MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Kamis, 31 Januari 2019 10:09
Rumah Warga Terkena Abrasi

Mukhlis: Sebagian Pantai di Sebatik Alami Abrasi

MAKIN PARAH: Kondisi pantai dalam wilayah dua kecamatan di Pulau Sebatik saat ini semakin tergerus pengikisan bibir pantai. Bahkan sudah ada rumah warga yang roboh akibat longsor.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Abrasi yang terjadi di pantai Pulau Sebatik, khususnya di Kecamatan Sebatik dan Sebatik Timur, semakin tak terbendung. Pengikisan bibir pantai terjadi di Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur. Berikut di Desa Pada Idi, Desa Sei Manurung, dan Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik.

Camat Sebatik Mukhlis mengatakan, abrasi di Kecamatan Sebatik telah lama, bahkan ada dua rumah telah roboh akibat bibir pantai longsor. Penyebab longsor tersebut karena bibir pantai terkikis.

“Abrasi pantai di Kecamatan Sebatik ini sudah lama terjadi. Hampir sebagian bibir pantai di Sebatik terkena abrasi. Saat warga pertama kali membangun rumah, air masih jauh dari rumah. Namun, saat ini telah masuk hingga kolong rumah,” paparnya.

Diakui Camat Mukhlis, kondisi pantai di Sebatik telah berubah total. Pada 2005 pantai masih dipenuhi hamparan pasir putih. Namun saat ini, tak ada lagi pasir yang dapat dilihat. Beberapa warga memilih mencari tempat yang lebih aman. Seperti di Pantai Kayu Angin, dulu banyak pohon kayu angin yang berdiri kukuh tapi saat ini hampir habis diterjang ombak besar. Kurang lebih 10 tahun lalu pohon kayu angin masih jauh dari terjangan ombak, tapi semakin lama bibir pantai habis terkikis.

Camat Sebatik Timur Wahyuddin mengatakan, warga yang bermukim di Jalan Pantai Indah, Desa Tanjung Aru, terkena bencana alam diakibatkan tinggi gelombang air laut. Sebab, pada awal 2019 ini air laut mengalami pasang tinggi dan dipengaruhi angin utara yang berembus sangat kencang.

“Banyak kerusakan yang terjadi akibat gelombang yang cukup tinggi,” katanya.

 Wahyuddin menjelaskan, beberapa kerusakan akibat abrasi di sepanjang pantai Desa Tanjung Aru, pertama ada delapan rumah warga rusak, tiang patah dan hanya menggantung saat ini. Jembatan pos marinir mengalami patah pada tiang.

 “Perlu ada tindak lanjut dan memprioritaskan anggaran lanjutan pembangunan pemecah gelombang,” ujarnya. (kpg/san/k16)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 April 2019 10:14

Hari Ini, Disdukcapil Tetap Layani Pencetakan E-KTP

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan memastikan…

Rabu, 17 April 2019 10:13

Percepatan DOB, Selesaikan Batas Wilayah

TANJUNG SELOR – Meskipun hingga saat ini pembentukan Daerah Otonomi…

Rabu, 17 April 2019 10:12

234 CPMI Tak Mencoblos Hari Ini

NUNUKAN – Sebanyak 234 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang…

Rabu, 17 April 2019 10:11

Naskah UN Diambil di Polsek Terdekat

TANJUNG SELOR – Seluruh naskah soal Ujian Nasional (UN) tingkat…

Rabu, 17 April 2019 10:10

Hari Ini, Speedboat Reguler Tak Beroperasi

TANJUNG SELOR – Di hari H pelaksanaan pemilihan umum (pemilu)…

Minggu, 07 April 2019 12:45

TNI AL Amankan 1,8 Kg Sabu di Tarakan

Peredaran narkoba di daerah perbatasan terus dibasmi. Terakhir adalah kasus…

Rabu, 03 April 2019 09:24

Disnakertrans Tindaklanjuti Aduan SBSI

TANJUNG SELOR – Aduan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bulungan…

Rabu, 03 April 2019 09:24

Pemilik Ratusan Kepiting Bertelur Misterius

TANJUNG SELOR – Pemilik ratusan kepiting bertelur yang disita Balai…

Rabu, 03 April 2019 09:22

Kapal Sembago Karam di Dermaga Inhutani

NUNUKAN – Sebuah kapal bermuatan sembilan bahan pokok (sembako) karam…

Kamis, 28 Maret 2019 09:52

WAH BAHAYA NIH..!! Sungai Tanjung Rumbia Tercemar

TANJUNG SELOR–Sampel air Sungai Tanjung Rumbia, Tanjung Selor, yang diduga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*