MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 24 Januari 2019 10:14
Faktor Tsunami Banten-Lampung, Kunjungan ke Maratua dan Derawan Menurun
Sanusi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB- Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik sepanjang liburan Natal Tahun Baru 2018 ke pulau Maratua dan Derawan mengalami penurunan.

"Pengunjung yang datang akhir tahun 2018 ke Maratua dan Derawan sekitar 4000 orang. Itu karena ada faktor isu tsunami ikut pengaruhi wisatawan membatalkan kunjungan. Jika tidak ada isu, mungkin jumlahnya lebih," kata Sanusi, pengelola Home Stay Derawan Indah, Kamis (24/1/2019).

Menurut Sanusi, bencana tsunami yang terjadi di Banten-Lampung sangat berpengaruh wisatawan yang akhirnya membatalkan kunjungannya ke Maratua dan Derawan.

"Tahun 2018, masih tinggi jumlah kunjungan wisatawan yang datang. Dan, tahun 2019, masih akan tambah tinggi lagi kunjungan ke Derawan," kata Sanusi.

Perkembangan resort dan cottage juga semakin terus bertambah di Maratua. Ini didorong banyaknya Warga Negara Asing (WNA) ikut terjun bisnis wisata.

"Pulau Maratua akan dijadikan Bali kedua di Indonesia. Makanya, banyak orang asing Malaysia, India, Jerman dan Perancis dirikan resort di Maratua," jelas Sanusi.

Meski begitu, masalah belum tuntas ditangani industri wisata di Derawan adalah belum adanya fasilitas pengelolaan sampah. Dan, kurangnya kesadaran wisatawan yang buang sampah sembarangan di laut dan saat berada di pulau.

"Kami masih membuang sampah akhir harus ke Tanjung Batu. Yang ditempuh 1 jam naik kapal speed boat dari Derawan. Dari pemerintah sendiri memang sudah tangani persoalan sampah ini tapi belum maksimal," ujar Sanusi. (mym)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 12:17
Dari Sidang Dugaan Pergeseran Suara di Loa Janan Ilir

349 Suara Bergeser, PPK Berdalih Faktor Kelelahan

Rekapitulasi Kecamatan Loa Janan Ilir berkelindan dugaan pergeseran suara. Lima…

Selasa, 25 Juni 2019 11:23

WADUH...!! Alat Navigasi Bandara Kalimarau Rusak

TANJUNG REDEB - Alat navigasi, Very High Frequency Omnidirectional Range…

Selasa, 25 Juni 2019 09:09

35 Anak Tewas di Lubang Tambang, Kepala ESDM Minta Orang Tua Perketat Pengawasan

Samarinda - Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim,…

Senin, 24 Juni 2019 14:15

Komnas HAM Tuding Aparat Tak Taati Rekomendasi

Tewasnya Ahmad Setiawan di kolam bekas tambang memantik reaksi Komisi…

Senin, 24 Juni 2019 14:13

Diduga Terjadi Pembiaran Berlarut

Satu demi satu warga di Samarinda bertumbangan. Lubang bekas tambang…

Senin, 24 Juni 2019 14:11
Samarinda yang Selalu Saja Ada Tambang Ilegal

Pemerintah Beri Ruang Pelanggaran

PELANGGARAN demi pelanggaran dilakukan para pelaku usaha pertambangan di Kaltim.…

Senin, 24 Juni 2019 13:26
Jumlah Pelanggaran Pemilu 2019 Naik Pesat Dibanding 2014

Kombinasi Meningkatnya Pengawasan dan Bebalnya Peserta

Tingkat kepatuhan peserta pada Pemilu 2019, rupanya, belum membaik. Yang…

Senin, 24 Juni 2019 13:18

Pemilik Pabrik Korek Ditangkap di Hotel

LANGKAT – Polres Binjai terus mendalami kasus kebakaran yang menewaskan…

Senin, 24 Juni 2019 10:18

Persentase Penurunan Harga Tiket Pesawat Masih Dikaji

Penurunan harga tiket pesawat masih dinanti-nanti masyarakat. Pihak maskapai masih…

Minggu, 23 Juni 2019 22:57
Ahmad, Jadi Korban Ke-35 yang Tewas di Kolam Bekas Tambang

Diketahui Tenggelam setelah Empat Jam

Pemprov Kaltim sepertinya diuji. Setelah temuan sejumlah tambang ilegal di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*