MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 13 Januari 2019 07:43
Tambang Diluar PKP2B Belum Jelas Manfaatnya Bagi Kaltim
Angkutan batu bara di sungai Mahakam.

PROKAL.CO, dir="ltr">SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menilai pertambangan batubara di luar Perjanjian Kerjasama Batubara (PKP2B) masih belum jelas kontribusinya bagi masyarakat Kaltim.

Isran melihat PKP2B seperti Kaltim Prima Coal, Berau Coal dan Kideco malah lebih jelas kontribusinya. Itu terlihat dana Corporate Social Responbility (CSR) yang digelontorkan perusahaan tersebut.

"Lihat saja KPC sekarang produksinya 71 juta metrik ton per tahun, dana CSR hanya 5,63 juta dollar. Berau Coal, 18-20 juta metrik ton dana CSR mencapai 16 juta dollar. Belum lagi yang lain lain. Seperti Kideco dan lain lain," kata Isran berpidato pada Silaturahmi dan Dialog Pemuda digelar MPI KNPI Kaltim, Sabtu (12/1/2019).

Malah, setiap PKP2B tersebut berproduksi, maka daerah Kaltim mendapat Dana Bagi Hasil (DBH) dari tambang tersebut sebesar 13 sampai 16 persen.

Isran mempertanyakan banyaknya tambang batubara Izin Usaha Pertambangan (IUP) tak memberikan kontribusi apa-apa terhadap daerah Kaltim meski setiap harinya ada saja pengiriman batubara melintas di sungai Mahakam.

"Sautu hari, saya perintahkan (orang) lihat satu hari tongkang batubara melewati sungai Mahakam. Lebih kurang 60-70 tongkang satu hari 15 jam. Kalau sampai 24 jam bisa 120 ponton, rata rata 10 ribu metrik ton. Itu belum jelas manfaatnya," kata Isran.

Sementara itu, Anggota Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kaltim, Yunus Nusi mengatakan para pemuda di KNPI Kaltim yang bersatu siap berjuang bersama Bapak Gubernur.

Yunus mengakui tambang batubara saatnya tak lagi harus menyusahkan masyarakat. Maka itu, ia mendukung perjuangan Gubernur untuk mendorong CSR perusahaan tambang batubara membantu masyarakat.

"Masalah tambang ini, seperti CSR yang kurang dari perusahaan untuk masyarakat dan reklamasi pasca tambang yang tak jalan. Mestinya reklamasi diserahkan ke pemerintah provinsi agar penghijauan lahan bekas tambang bisa jalan," kata Yunus. (mym)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 12:12

Pemprov Janji Perketat Tambang

SAMARINDA–Besarnya alokasi anggaran yang diperlukan untuk menjalankan program penanggulangan banjir…

Rabu, 19 Juni 2019 12:10

Konstruksi Ibu Kota Baru Dimulai 2021

JAKARTA–Rencana pemindahan ibu kota terus dipersiapkan. Meski lokasinya belum ditetapkan,…

Rabu, 19 Juni 2019 10:56
Polemik PPDB Sistem Zonasi

PPDB Bertujuan Mulia, Tapi Pelaksanaan Bermasalah

JAKARTA - Semangat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meniadakan sekolah favorit…

Rabu, 19 Juni 2019 10:53

Makin Menjamur, Guest House Resahkan Perhotelan

Menjamurnya guest house di Kota Minyak diyakini bisa memperbesar lapangan…

Rabu, 19 Juni 2019 10:51

Makin Sadar, Warga Pilih Tukarkan Uang Pecahan di Perbankan

SAMARINDA- Kinerja outflow pada Mei 2019 meningkat 86,03 persen year-on-year…

Rabu, 19 Juni 2019 10:44
Pemerintah Dituding Tak Sigap dalam Kasus Tragedi Teluk Balikpapan--sub

Pemerintah Dianggap Tak Siap, Enam Lembaga Negara Digugat

Tragedi pencemaran minyak di Teluk Balikpapan, akhir Maret 2018, masih…

Rabu, 19 Juni 2019 10:41
Yulia Hadi, dari Paser Wakili Tiga Negara di Kontes Kecantikan Tingkat Dunia

Voting di Posisi Teratas, Lolos Empat Besar, Final Digelar di Meksiko

Aktif di kegiatan sosial menjadi pintu gerbangnya menuju kontes kecantikan.…

Rabu, 19 Juni 2019 10:39
Pemprov Janji Perketat Tambang

Penanganan Banjir Samarinda, Pemda Kejar Anggaran ke Pusat

SAMARINDA–Besarnya alokasi anggaran yang diperlukan untuk menjalankan program penanggulangan banjir…

Senin, 17 Juni 2019 14:50
Atasi Banjir Samarinda, Sekkot Minta Bantuan Pemprov dan Pusat

Atasi Banjir di Samarinda, Ini Kuncinya...

Mengatasi banjir di sejumlah wilayah di Kaltim menjadi pekerjaan utama…

Senin, 17 Juni 2019 14:45

Begini Sistem Anyar Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri

Seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) tahun ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*