MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 12 Januari 2019 14:27
Elektabilitas Stagnan, Saatnya Perkuat Penetrasi
Prabowo dan Joko Widodo

PROKAL.CO, JAKARTA – Elektabilitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah mulai stagnan. Tidak ada perubahan secara signifikan dalam tingkat keterpilihan. Mayoritas masyarakat sudah mengetahui dua kandidat tersebut. Masa pencitraan sudah selesai, sekarang saatnya mereka melakukan penetrasi ke masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan CEO dan founder Alvara Research Center Hasanuddin Ali saat merilis hasil survei yang dilakukan lembaganya di Hotel Oria, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, kemarin (11/1). Survei terbaru Alvara dilakukan pada 11–24 Desember 2018. Hasilnya, tingkat elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres tidak jauh beda dengan hasil survei pada Agustus dan Oktober lalu. Artinya, tidak ada perubahan tingkat keterpilihan sejak pertengahan hingga akhir 2018.

”Semakin dekat dengan pelaksanaan pemilu, tokoh capres-cawapres sudah semakin dikenal masyarakat Indonesia,” ungkap dia. Hal itu menunjukkan bahwa masa pencitraan sudah berakhir. Tiga bulan ke depan, paslon harus lebih sering turun ke bawah untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Hasan yakin bahwa waktu tiga bulan mendatang sangat menentukan arah politik pada pemungutan suara 17 April. Apalagi, akan ada lima kali debat yang harus diikuti paslon, baik antarpaslon, capres, maupun cawapres. Menurut Hasan, yang menarik bukan konten yang diperdebatkan, tapi isu yang berkembang setelah debat itu selesai. 

Menurut dia, masyarakat akan ramai mengomentari pelaksanaan debat yang dilakukan kedua paslon. Bagaimana gaya paslon menjawab dan mengomentari pertanyaan serta bagaimana mereka menyampaikan gagasan kepada audiens. Hal itulah yang akan menjadi perhatian publik. ”Panting bagi masing-masing pihak untuk bisa mengapitalisasi isu yang berkembang setelah debat selesai dilaksanakan,” katanya.

Pria asal Gresik itu mengaku tidak bisa memastikan apakah debat akan menurunkan atau menaikkan tingkat keterpilihan paslon. Dibutuhkan survei mendalam setelah debat. Dari survei itu, akan diketahui dampak dari debat tersebut.

Alumnus ITS itu menyatakan, setelah debat nanti, lembaganya melakukan survei untuk mengukur elektabilitas paslon dan bagaimana dampak dari debat tersebut. Bagaimana respons masyarakat setelah melihat kedua paslon berdebat. Mereka tentu akan mempunyai tanggapan masing-masing. ”Kita tunggu debatnya dulu, setelah itu akan kami survei,” tuturnya. (lum/c10/fat)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 11:00

Presiden Kesampingkan Aturan Menteri

JAKARTA – Pemberian pembebasan bersyarat (PB) untuk terpidana kasus terorisme…

Minggu, 20 Januari 2019 10:59

Segera Tuntaskan 15 Kasus Umrah

JAKARTA – Regulasi acuan harga minimal paket Rp 20 juta…

Minggu, 20 Januari 2019 10:58

Tol Trans Jawa Tak Gratis Lagi

JAKARTA – Setelah sebulan lebih digratiskan untuk mendukung kelancaran arus…

Minggu, 20 Januari 2019 10:40

HOT BANGET..!! Rekaman Panas Itu Bener-Bener ...Uhhhhh.....

Adegan demi adegan dalam video panas pria dan wanita asal…

Minggu, 20 Januari 2019 10:23

TEGAS..!! Warga Kesal, Tolak Jablay Masuk Kampung

Warga Kampung Tegallega Palasari, Kecamatan Cipanas, Cianjur mengambil sikap tegas…

Jumat, 18 Januari 2019 10:44

Debat Pertama Ngga Seru, Ini Saran dari JK

JAKARTA- Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi masukan dalam Debat Pilpres…

Kamis, 17 Januari 2019 11:32

Aturan Kenaikan Gaji Tuntas Bulan Ini

JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan draf rancangan peraturan pemerintah (RPP)…

Selasa, 15 Januari 2019 10:25
Gaji Perangkat Desa Setara PNS Golongan IIA

Jelang Pemilu, Kebijakan Populis Dikeluarkan

JAKARTA – Jelang pemilu, kebijakan populis kembali dikeluarkan pemerintah. Kali…

Selasa, 15 Januari 2019 10:12

Janjikan Transformasi di Lima Sektor Utama

JAKARTA – Isu swasembada di berbagai bidang menjadi poin utama…

Selasa, 15 Januari 2019 10:09

Kecewa Isu Perempuan Tak Masuk Debat

JAKARTA – Debat paslon presiden dan wakil presiden putaran pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*