MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 12 Januari 2019 14:27
Elektabilitas Stagnan, Saatnya Perkuat Penetrasi
Prabowo dan Joko Widodo

PROKAL.CO, JAKARTA – Elektabilitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah mulai stagnan. Tidak ada perubahan secara signifikan dalam tingkat keterpilihan. Mayoritas masyarakat sudah mengetahui dua kandidat tersebut. Masa pencitraan sudah selesai, sekarang saatnya mereka melakukan penetrasi ke masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan CEO dan founder Alvara Research Center Hasanuddin Ali saat merilis hasil survei yang dilakukan lembaganya di Hotel Oria, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, kemarin (11/1). Survei terbaru Alvara dilakukan pada 11–24 Desember 2018. Hasilnya, tingkat elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres tidak jauh beda dengan hasil survei pada Agustus dan Oktober lalu. Artinya, tidak ada perubahan tingkat keterpilihan sejak pertengahan hingga akhir 2018.

”Semakin dekat dengan pelaksanaan pemilu, tokoh capres-cawapres sudah semakin dikenal masyarakat Indonesia,” ungkap dia. Hal itu menunjukkan bahwa masa pencitraan sudah berakhir. Tiga bulan ke depan, paslon harus lebih sering turun ke bawah untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Hasan yakin bahwa waktu tiga bulan mendatang sangat menentukan arah politik pada pemungutan suara 17 April. Apalagi, akan ada lima kali debat yang harus diikuti paslon, baik antarpaslon, capres, maupun cawapres. Menurut Hasan, yang menarik bukan konten yang diperdebatkan, tapi isu yang berkembang setelah debat itu selesai. 

Menurut dia, masyarakat akan ramai mengomentari pelaksanaan debat yang dilakukan kedua paslon. Bagaimana gaya paslon menjawab dan mengomentari pertanyaan serta bagaimana mereka menyampaikan gagasan kepada audiens. Hal itulah yang akan menjadi perhatian publik. ”Panting bagi masing-masing pihak untuk bisa mengapitalisasi isu yang berkembang setelah debat selesai dilaksanakan,” katanya.

Pria asal Gresik itu mengaku tidak bisa memastikan apakah debat akan menurunkan atau menaikkan tingkat keterpilihan paslon. Dibutuhkan survei mendalam setelah debat. Dari survei itu, akan diketahui dampak dari debat tersebut.

Alumnus ITS itu menyatakan, setelah debat nanti, lembaganya melakukan survei untuk mengukur elektabilitas paslon dan bagaimana dampak dari debat tersebut. Bagaimana respons masyarakat setelah melihat kedua paslon berdebat. Mereka tentu akan mempunyai tanggapan masing-masing. ”Kita tunggu debatnya dulu, setelah itu akan kami survei,” tuturnya. (lum/c10/fat)

 


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 18:31

NGERINYA..!! Tak Terima Mantan Istri Nikah Lagi, Syahrul Bacok Mertua dan Dua Adik Iparnya

Pembantaian satu keluarga terjadi Jalan Pancing IAIN Gang Hawa, Kecamatan…

Minggu, 24 Maret 2019 18:17

Surga Belanja Ngga Cuma Ada di Malaysia dan Thailand, di Indonesia Juga Ada, Cek Ini...

 Saat berwisata, ada banyak sekali hal yang dapat dilakukan, mulai…

Minggu, 24 Maret 2019 18:15

Politikus Golkar Ingatkan Menkeu Agar Tak Lawan Keinginan Jokowi

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengingatkan Menteri Keuangan (Menkeu)…

Minggu, 24 Maret 2019 18:09

Libatkan Tuhan dalam Perjalanan Hidupmu

Di usia 70 tahun yang tengah dijalaninya, bepergian jauh tentu…

Minggu, 24 Maret 2019 18:07

Ada Pak Harto dan Ibu Tien di CFD, Warga Antusias Berfoto

Ada yang tak biasa di areal car free day (CFD)…

Minggu, 24 Maret 2019 12:50

KASIHAN, Guru Honorer Dukung 02 Dipecat, Pilih 01 Malah Bebas

 Koordinator Hononer K2 Indonesia Bhimma kembali mengkritisi kebijakan pemerintah. Ini…

Minggu, 24 Maret 2019 10:08

Berjuang untuk Memperbaiki Kehidupan Anak Cucu

Artis Sultan Pasha Djorghi terjun ke dunia politik dengan visi…

Sabtu, 23 Maret 2019 21:11

Mahasiswi Cantik yang Terang-Terangan Naksir Sandiaga Itu Ternyata...

Vincentia Tiffani mendadak jadi perbincangan di media sosial. Ia jadi…

Sabtu, 23 Maret 2019 21:04

Sandi "Dilamar" Mahasiswi Cantik, Jelas Aja Emak-Emak Ngga Terima..!!

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno meminta persetujuan…

Sabtu, 23 Maret 2019 20:47

Ngga Kuat Ngurus Bayi, Ibu Muda Ini Gantung Diri

Seorang ibu muda, Ni Wayan Restini malah mengakhiri hidup dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*