MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 12 Januari 2019 14:26
Bawaslu Putuskan Anies Tidak Melanggar Kampanye

Terkait Gestur Dua Jari di Acara Partai Gerindra

Anies Baswedan

PROKAL.CO, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lolos dari jeratan pidana pemilu. Bawaslu Kabupaten Bogor memutuskan bahwa mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) itu tidak melakukan pelanggaran kampanye. Dia dinilai tidak menguntungkan pasangan calon presiden dan wakil presiden mana pun.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan dari pelapor dan terlapor. Setelah itu, sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) yang terdiri atas Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan mengadakan rapat untuk membahas kasus tersebut.

Dalam rapat itu diputuskan, laporan tidak memenuhi unsur pidana. ”Tidak dapat dilanjutkan pada proses selanjutnya,” terang dia saat dihubungi Jawa Pos kemarin (11/1).

Irvan menyatakan, apa yang dilakukan Anies tidak memenuhi unsur pasal yang disangkakan, yaitu pasal 282 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu jo pasal 547. Pasal itu menyebutkan bahwa pejabat negara dilarang membuat keputusan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon tertentu selama masa kampanye.

Menurut dia, berdasar hasil klarifikasi yang dilakukan Bawaslu, baik dari keterangan pelapor, terlapor, maupun saksi-saksi, tidak ada satu pun yang bisa membuktikan bahwa terlapor telah membuat keputusan yang menguntungkan dan merugikan. ”Karena unsur tidak memenuhi, kasus itu pun tidak kami lanjutkan,” ucapnya.

Dia mengatakan, berdasar keterangan Anies, saat datang ke acara Partai Gerindra, mantan rektor Universitas Paramadina itu sudah menyampaikan pemberitahuan bahwa dirinya akan hadir dalam acara tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemberitahuan tersebut sama dengan izin.

Selain tidak memenuhi unsur pidana, lanjut Irvan, acara yang dihadiri Anies bukanlah kampanye. Kegiatan itu merupakan acara internal yang diadakan Partai Gerindra. Acara tersebut rutin dilakukan. ”Jadi, tidak ada acara kampanye,” kata dia. Karena bukan acara kampanye, Anies tidak bisa disebut kampanye.

Irvan menegaskan bahwa keputusan itu diambil melalui rapat Sentra Gakkumdu yang mendasarkan pada keterangan dari berbagai pihak. Tidak ada intervensi dari pihak mana pun. ”Itu murni keputusan rapat Sentra Gakkumdu Kabupaten Bogor,” tegas dia.

Seperti diberitakan, Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) melaporkan Anies ke Bawaslu. Mereka menilai Anies melakukan pelanggaran kampanye karena berpose salam dua jari saat menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, pada Senin, 17 Desember lalu.

Anies mengaku, sejak awal pihaknya siap menerima apa pun keputusan yang dijatuhkan Bawaslu. Dia juga mengapresiasi berbagai respons dan dukungan masyarakat yang mengalir kepadanya. Namun, alumnus UGM itu meminta persoalan gestur dua jari tak perlu menjadi fokus pembicaraan di media. ”Kita berharap pemilu pilpres lebih fokus pada hal-hal substantif, bukan hal yang minor seperti ini,’’ ujarnya saat ditemui di Balai Kota DKI kemarin.

Menurut Anies, banyak hal yang jauh lebih penting untuk menjadi bahan pembicaraan daripada persoalan yang sempat membelitnya. Baginya, persoalan yang kini menjadi perhatian masyarakat itu juga akan menentukan masa depan Indonesia di kemudian hari. ”Karena ini menentukan arah perjalanan bangsa,’’ katanya. (lum/dee/c6/fat)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 23:00

Apa Hasil Uji Balistik Proyektil di Tubuh Korban Kerusuhan 21-22 Mei

Mabes Polri tengah melakukan uji balistik terhadap proyektil yang sempat…

Rabu, 19 Juni 2019 12:11

Korban Kecelakaan Kapal di Sumenep, Temukan 15 Jasad Mengapung

SUMENEP–Pencarian korban Kapal Motor (KM) Amin Jaya yang tenggelam di…

Senin, 17 Juni 2019 14:33

KPU Pakai Patokan Gugatan Awal

JAKARTA – Sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) kembali…

Minggu, 16 Juni 2019 22:28

Merasa Tak Ada Beban, Periode Terakhir Jokowi Ambil Keputusan Gila

Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya sudah tidak punya beban dalam…

Minggu, 16 Juni 2019 22:25

Golkar Makin Loyal ke Jokowi

Loyalitas Partai Golkar pada koalisi Jokowi dinilai semakin tinggi. Tak…

Minggu, 16 Juni 2019 21:15

Komisioner KPU Ini Nilai Gugatan Prabowo-Sandi Cacat Logika

JAKARTA- Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menilai salah satu dalil…

Minggu, 16 Juni 2019 13:27

Penahanan 100 Tersangka Rusuh Ditangguhkan

JAKARTA – Polri terus mendalami kasus dugaan makar. Rencananya, Polri…

Minggu, 16 Juni 2019 13:12

Situng Dipersoalkan, KPU Sebut Tidak Tepat

JAKARTA – Para pihak yang bersengketa atas hasil pilpres di…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:49
Antara Pemilu 2019 dan Pilkada 2020

Wewenang Bawaslu Bisa Berbeda

JAKARTA – Pengawasan pemilu yang tergolong ketat kali ini sangat…

Sabtu, 15 Juni 2019 16:44

Pimpinan MPR Usul Diisi Gabungan Kubu Jokowi-Prabowo

JAKARTA – Pengisian kursi pimpinan MPR mulai menjadi perdebatan. Sebab,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*