MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 12 Januari 2019 12:02
Ada Guru Swasta Gajinya Rp 300 Ribu, Begini Kata Presiden
Joko Widodo

PROKAL.CO, JAKARTA- Presiden Joko Widodo tak percaya masih ada guru honorer yang gajinya Rp 300 ribu per bulan. Hal itu diungkapkan Jokowi saat menggelar silaturahmi dengan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1). Dia pun mengajak salah seorang guru untuk berdialog.

PGSI adalah organisasi profesi guru atau serikat pekerja profesi guru. Namun kebanyakan dari mereka mengajar di sekolah swasta atau yayasan. Dua hal yang menjadi persoalan untuk mereka saat ini adalah masalah profesionalisme dan sertifikasi. 

“Tadi saya mendengar dari Pak Ketua (PGSI) masih ada yang gajinya Rp 300 ribu, Rp 400 ribu, Rp 500 ribu di dalam hati saya tidak percaya tapi kalau yang ngomong Pak Ketua ya saya harus percaya kalau masih ada,” kata Jokowi seperti diberitakan JawaPos.com.

Jokowi miris sebab profesi guru sangat penting. Menurutnya, hanya bangsa yang terdidik, cerdas, kuat, dan menguasai ilmu dan teknologi saja yang bisa menjadi bangsa maju. Oleh sebab itu, ia ingin menyelesaikan persoalan yang saat ini dialami oleh guru-guru honorer yakni in passing dan sertifikasi. “Saya tidak tahu kenapa nggak rampung-rampung, nggak selesai-selesai,” jelasnya.

Ia lantas meminta salah seorang guru maju dan berdialog. Guru asal Pemalang, Jawa Tengah, bernama Megayanti pun maju ke depan. Dengan suara yang bergetar ia menyampaikan persoalan yang dialami. Mulai dari besaran honor, kesulitan sertifikasi, hingga batasan usia.

“7 tahun mengajar honor saya Rp 50 ribu Pak Presiden, dan tiga tahun belakang honor kami Rp 150 ribu. Alhamdulillah Pak Presiden. Saya datang ke sini kayak mimpi bisa ketemu dengan bapak,” kata Bu Mega yang mengenakan jilbab merah.

Mega mengajar di bawah yayasan yang diatur oleh Kementerian Agama mengeluhkan persyaratan yang diminta. Persyaratan tersebut mengharuskan guru yang sudah mengajar sejak 2005 ke belakang. Sementara ia yang bekerja sejak 2009 tidak bisa ikut sertifikasi. Berdasarkan pengakuan Mega, persyaratan itu ada dalam SK Dirjen.

“Oh jadi yang (tahun) 2005 bisa, tapi kalau yang (tahun) setelahnya tidak bisa. Yang baru malah nggak bisa?” kata Jokowi menegaskan.

Selain itu, lokasi tes yang jauh dari tempat tinggal juga menjadi persoalan. Di samping batasan usia yang ditetapkan hanya sampai 35 tahun saja. Mega mengaku sudah tidak ada harapan lagi untuk sertifikasi karena umurnya sudah menginjak 36 tahun ini.

Jokowi pun mendengarkan keluhan Bu Mega dengan saksama. Sesekali ia menyela omongan Mega karena menyampaikan terlalu buru-buru. 

“Usia juga dibatasi sampai 35. Saya udah 36 udah nggak ada harapan lho, Pak. Saya bagaimana, Pak?” ujar Mega. “Bentar ini baru ditulis dulu kan, saya harus bicara dengan menpan RB, mendikbud, dan menteri agama,” terangnya. 

Ia pun mengatakan kalau sebetulnya ada beberapa masalah sudah ia tahu mengenai tenaga honorer. Namun tidak semuanya. Paling penting, kata Jokowi, jika masalah yang diutarakan tadi bukan berasal dari undang-undang maka akan dicarikan solusi yang lebih mudah. Sebab kalau sudah tertulis di undang-undang akan lebih sulit mengubahnya.

“Nanti saya cek, moga-moga kalau betul kalau itu SK Dirjen atau peraturan menteri itu lebih mudah,” pungkasnya.(jpg/)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 11:00

Presiden Kesampingkan Aturan Menteri

JAKARTA – Pemberian pembebasan bersyarat (PB) untuk terpidana kasus terorisme…

Minggu, 20 Januari 2019 10:59

Segera Tuntaskan 15 Kasus Umrah

JAKARTA – Regulasi acuan harga minimal paket Rp 20 juta…

Minggu, 20 Januari 2019 10:58

Tol Trans Jawa Tak Gratis Lagi

JAKARTA – Setelah sebulan lebih digratiskan untuk mendukung kelancaran arus…

Minggu, 20 Januari 2019 10:40

HOT BANGET..!! Rekaman Panas Itu Bener-Bener ...Uhhhhh.....

Adegan demi adegan dalam video panas pria dan wanita asal…

Minggu, 20 Januari 2019 10:23

TEGAS..!! Warga Kesal, Tolak Jablay Masuk Kampung

Warga Kampung Tegallega Palasari, Kecamatan Cipanas, Cianjur mengambil sikap tegas…

Jumat, 18 Januari 2019 10:44

Debat Pertama Ngga Seru, Ini Saran dari JK

JAKARTA- Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi masukan dalam Debat Pilpres…

Kamis, 17 Januari 2019 11:32

Aturan Kenaikan Gaji Tuntas Bulan Ini

JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan draf rancangan peraturan pemerintah (RPP)…

Selasa, 15 Januari 2019 10:25
Gaji Perangkat Desa Setara PNS Golongan IIA

Jelang Pemilu, Kebijakan Populis Dikeluarkan

JAKARTA – Jelang pemilu, kebijakan populis kembali dikeluarkan pemerintah. Kali…

Selasa, 15 Januari 2019 10:12

Janjikan Transformasi di Lima Sektor Utama

JAKARTA – Isu swasembada di berbagai bidang menjadi poin utama…

Selasa, 15 Januari 2019 10:09

Kecewa Isu Perempuan Tak Masuk Debat

JAKARTA – Debat paslon presiden dan wakil presiden putaran pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*