MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 12 Januari 2019 06:56
Langgar Batas Kecepatan, Denda Rp 500 Ribu

Sat Lantas Gunakan Speed Gun di Area KTL

TEMBAKKAN SPEED GUN: Polantas Bontang menembakkan alat speed gun kepada pengendara mobil yang dinilai melebihi batas kecepatan.

PROKAL.CO, BONTANG  –  Para pengendara tak bisa kebut-kebutan di jalan. Pasalnya, jika melanggar batas kecepatan bisa ditilang dengan denda Rp 500 ribu. Sat Lantas Polres Bontang menggunakan speed gun untuk melihat batas kecepatan pengendara demi mengurangi pelanggaran lalu lintas.

Laju kendaraan, ditetapkan dalam Pasal 287 Ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yaitu 40 km per jam hingga 60 km per jam. “Jika melebihi aturan maka kendaraan akan diberhentikan untuk dikenai tilang,” kata Kasat Lantas Polres Bontang AKP Irawan Setyono, Jumat (11/1).

Selain denda maksimal, kurungan penjara selama 2 bulan juga jadi ancaman pengendara yang doyan memacu laju kendaraannya. Alat speed gun tersebut digunakan di kawasan tertib lalu lintas (KTL), yakni Jalan Bhayangkara dan Jalan Pupuk Raya serta Jalan Cipto Mangunkusumo.

Penyebab tertinggi kecelakaan lalu lintas yang banyak terjadi akibat kecepatan kendaraan yang melebihi batas maksimal. Alhasil, korban laka lantas mengalami luka berat hingga meninggal dunia. Irawan menyebut alat speed gun ini bisa mengevaluasi kejadian laka lantas.

Dijelaskan Irawan, kecepatan maksimal kendaraan 40 km per jam sudah melalui penetapan kajian. Sementara di Jalan Pupuk Raya ada beberapa titik spot yang kecepatannya di bawah 40 km per jam, yaitu di depan sekolah YPK. Namun, ada juga yang diperbolehkan maksimal 60 km per jam, yakni di simpang BSD dan Bundaran Sintuk.

“Speed gun bisa membaca kecepatan dari jarak 100 meter dengan cara ditembakkan ke kendaraan yang dinilai melebihi batas kecepatan,” ungkapnya.

Pemberlakuan alat tersebut masih dalam tahap sosialisasi selama satu pekan ini. Dalam masa itu, sudah sekira 20 pengendara yang melanggar batas kecepatan baik mobil maupun motor. Speed gun juga diharapkan bisa mengurangi jumlah pelanggar rambu lalu lintas. “Kecelakaan diawali pelanggaran. Jadi rambu-rambu itu bukan hiasan saja tapi harus dipatuhi bukan dilanggar,” kata Irawan.

Terkait sistem penerapan speed gun dilakukan dengan cara hunting system. Jika petugas melihat kendaraan yang melaju sangat cepat maka akan ditembak dengan speed gun. (mga/rsh/k15)

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…

Selasa, 15 Januari 2019 08:05

Inginkan Masalah Kemitraan Sawit Segera Rampung

TANA PASER – Gabungan komisi DPRD Paser yang dipimpin Ketua…

Selasa, 15 Januari 2019 08:02

THL Diskes Positif Narkoba Lagi

PENAJAM - Kontrak satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas…

Selasa, 15 Januari 2019 07:44

Dua Kampung Tanpa Listrik

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

PLN Butuh Surat Rekomendasi

BERDASARKAN keputusan rapat dengar pendapat tersebut, Unit Layanan Pelanggan (ULP)…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

Curi Motor demi Sabu

BONTANG - Kecanduan narkotika jenis sabu, membuat Ramli alias Combet…

Senin, 14 Januari 2019 10:20

Bawa Senpi Rakitan Peluru Tajam, Gini Dah Jadinya...

SANGATTA – Seorang wargaKecamatan Sangatta Utara, KabupatenKutai Timur (Kutim)diamankanpolisi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*