MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 12 Januari 2019 06:53
MAKJLEB..!! Dua Puluhan ABG Hamil di Luar Nikah

Alasan Sejumlah Pasangan Urus Dispensasi

-ilustrasi

PROKAL.CO, BONTANG  –  Sungguh ironis, bahtera rumah tangga belum terbentuk tetapi kondisi mempelai perempuan sudah berbadan dua. Begitulah yang selalu tersaji saat pemohon hendak mengajukan dispensasi nikah.

Tercatat, sebanyak 24 pasangan meminta nikah muda pada tahun 2018. Humas Pengadilan Agama Bontang Firlyanti Komalasari Mallarangan menyebut, sebanyak 90 persen dari jumlah tersebut mengajukan dengan motif hamil duluan. Jika dikalkulasi maka nominalnya mencapai 21 orang.

“Kalau seperti ini datanya berarti jumlahnya termasuk tinggi,” kata Firly kepada Kaltim Post, Jumat (11/1). Sisanya, pengajuan dispensasi nikah akibat orangtua sudah kewalahan. Kepada majelis hakim, orangtua pemohon menyatakan khawatir dengan pergaulan dari putra-putrinya.

“Ini menyangkut gaya pacarannya yang sudah jauh. Sehingga ada ketakutan orangtua. Akhirnya memutuskan untuk menikahkan putra-putrinya di usia belia,” ungkapnya.

Rata-rata tiap bulannya, pengadilan agama menerima dua berkas dari pemohon. Uniknya, kebanyakan yang mengajukan ialah orangtua pihak laki-laki. Mereka terbentur dengan batasan usia untuk menikah. Sementara pihak perempuan karena batasan usia lebih rendah sehingga dapat terakomodasi. 

“Ini lebih ke arah tanggung jawab dengan kondisi calon pengantin perempuan,” ucapnya.

Sebagai informasi, sesuai Pasal 7 Ayat 1 UU Perkawinan, disebutkan batasan usia menikah ialah pihak laki-laki 19 tahun. Sementara pihak perempuan tiga tahun lebih rendah. Pembatasan ini untuk melihat kematangan calon pengantin dari sisi lahir dan batin.

Dari jumlah kasus yang ada, kebanyakan majelis hakim mengabulkan permintaan pemohon. Namun, majelis hakim selalu melihat ada hal yang sangat mendesak untuk memberikan izin. “Pertimbangan kondisi ada perbuatan yang sudah jauh. Dan mereka harus bertanggung jawab untuk menghindari dosa selanjutnya,” sebutnya.

Alur dari pengajuan dispensasi nikah bermula saat KUA menolak pendaftaran nikah calon pengantin. Mengingat, usia salah seorang calon pengantin belum cukup sesuai regulasi. Orangtua kemudian membawa surat ke Pengadilan Agama untuk mengajukan dispensasi nikah anaknya. Dengan melampirkan buku nikah orangtua.

Dituturkan Firly, majelis hakim lalu bersidang paling banyak dua kali. Sehingga durasi waktu hingga keputusan diperkirakan mencapai satu bulan. Dalam persidangan, tidak ada upaya mediasi terlebih dahulu. Hanya, majelis hakim memberikan pandangan terhadap konsekuensi pernikahan.

“Termasuk memberikan nasihat kepada kepada orangtua calon pengantin,” tuturnya. Terakhir, calon diwajibkan menulis pernyataan sikap di depan majelis hakim. Tujuannya pernikahan tersebut memang dilandasi dari keinginan calon pengantin. Bukan paksaan orangtua.

Dengan kondisi ini, Firly berharap agar orangtua mengawasi putra-putrinya. Agar kejadian hamil di luar nikah dapat dicegah. (ak/rsh/k15)

 


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 11:44

Pencuri Motor di Bawah Umur

TANA PASER – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 11:32

“Data BPJS Kesehatan Enggak Benar”

PENAJAM – Ribuan data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat…

Senin, 21 Januari 2019 11:20

Kontraktor Masih Resah

SANGATTA–Meskipun sudah mendapat janji manis berupa pelunasan utang paling lambat…

Senin, 21 Januari 2019 11:18

Tetap Gunakan Desain Sebelumnya

TANJUNG REDEB–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau…

Senin, 21 Januari 2019 11:17

Caleg Tersangka, KPU Tunggu Putusan

TANJUNG REDEB–Seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Berau ditetapkan tersangka oleh…

Senin, 21 Januari 2019 08:22

Jembatan Tering 17 Tahun Mangkrak

SENDAWAR - Dua proyek jembatan menyeberangi Sungai Mahakam di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Tumpuk Tanah, Izin Belakangan

TENGGARONG - Manajemen PT Gerbang Daya Mandiri (GDM) mengklaim belum…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:32

Ada yang Harus Skedul Ulang

SANGATTA - Kebijakan Pemkab Kutai Timur  (Kutim) yang menginginkan anggaran…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:30

Proyek 2015 Belum Dibayar Disdik?

SANGATTA - Surat perintah kerja (SPK) proyek di Dinas Pendidikan…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:29

Pembangunan Maratua Sangat Pesat

TANJUNG REDEB – Jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Maratua dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*