MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 12 Januari 2019 06:23
Sediakan Ruang Berkeluh Kesah di Media Sosial

PROKAL.CO, BANYAK orang yang menganggap bahwa berkeluh kesah adalah hal yang negatif. Namun, di tangan akun ini, keluh kesah menjadi sesuatu yang lebih manusiawi. Dikemas secara estetis dan memiliki visualisasi yang menarik, nggak heran kalau akun @nantikitasambattentanghariini alias yang disingkat menjadi NKSTHI saat ini naik daun di media sosial.

Dibuat pada Desember 2018, NKSTHI melejit berkat quotes-nya yang cukup berbeda. Jika akun lain membuat quotes yang memotivasi atau menginspirasi, NKSTHI justru melakukan hal sebaliknya. NKSTHI dikenal berkat kutipan-kutipan yang berisi tentang sambat (bahasa Jawa: keluh kesah). Misalnya, mengeluhkan chat yang nggak dibalas gebetan, cuaca yang nggak menentu, hingga revisi skripsi yang nggak kunjung usai. Hmm, kenapa terpikir untuk membuat akun tentang sambat ya?

’’Sambat ini sebenarnya hal yang sepele, tapi kadang dianggap negatif di masyarakat. Dibilang kurang bersyukur atau semacamnya. Padahal, kita cuma pengin mengeluarkan beban di pikiran kita secara spontan. Toh, setelah sambat, kita akan merasa lega kan?’’ ungkap founder NKSTHI yang memilih dipanggil sebagai Sahambat, pelesetan dari sahabat. Yap, dia lebih suka menjadi anonim dan nggak ingin identitasnya dibuka.

Karena basic-nya emang menyukai dunia desain grafis, nggak heran kalau quotes yang dibuat bisa menjadi visually attractive. Dengan perpaduan quotes yang catchy dan ilustrasi yang estetis, nggak heran jika NKSTHI berhasil mengumpulkan lebih dari 50 ribu follower di Instagram dan 30 ribu follower di Twitter hanya dalam waktu sebulan. ’’Selain itu, banyak yang ngerasa quotes NKSTHI relate dengan kehidupan mereka, lalu beramai-ramai mention temannya di kolom komentar. Itulah yang membuat jumlah pengikut NKSTHI cepat naik di medsos,’’ jelasnya.

Selain dari diri sendiri dan teman-teman, dia mengakui bahwa inspirasi quotes itu datang dari followers setianya. ’’Sering aku bikin question box di Instagram story, lalu meminta mereka sambat tentang apa pun yang mereka inginkan. Dari sana, banyak banget ide yang potensial buat dijadikan konten,’’ terangnya.

Dia bilang, bahan konten nggak bakal habis karena setiap hari selalu ada aja sambatan yang menarik dari followers. Rata-rata pengikutnya adalah anak muda berusia 18–24 tahun. Dia pun berusaha membuat konten yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Meski begitu, kehadiran NKSTHI memberikan warna tersendiri dalam dunia media sosial. Bahkan bisa menjadi pelarian atau escaping bagi mereka yang memiliki masalah di dunia nyata. ’’Dari sana, aku juga belajar bahwa banyak yang medsosnya bahagia, tapi ternyata di balik itu punya masalah. Mereka ingin mengeluarkan keluh kesahnya dan butuh teman untuk cerita,’’ tuturnya. Dia juga selalu membalas DM followers-nya dan membuka diri bagi siapa pun yang ingin berkeluh kesah.

Di sisi lain, banyak juga yang ngerasa bahwa NKSTHI mirip dengan Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (NKCTHI) yang dibuat Marchella F.P. ’’Sebenarnya terinspirasi dari sana, tapi pengemasan konten dan topik yang dibahas berbeda kok,’’ ujarnya. Meski NKSTHI dianggap sebagai wadah untuk berkeluh kesah, ternyata banyak pengikutnya yang terhibur dengan konten yang dibuat. ’’Yang awalnya pengin sambat jadi ketawa karena menurut mereka lucu. Banyak juga yang ngerasa lega dan terwakili dengan quotes yang ada di dalamnya,’’ katanya.

Ketika ditanya tentang project untuk mengembangkan NKSTHI ke depan, Sahambat menjawab santai. ’’Sejauh ini ada beberapa penerbit yang menghubungi untuk menawarkan bikin buku. Tapi, aku pengennya fokus bikin konten di IG dan Twitter dulu. Buku nanti dikerjakan sambil jalan,’’ ucapnya. Well, we wish the best luck for you! (nen/c14/may)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*