MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 12 Januari 2019 06:10
Dorong UKM Manfaatkan Teknologi Digital

PROKAL.CO, SURABAYA  –  Perkembangan dunia digital memungkinkan usaha kecil dan menengah (UKM) untuk tumbuh. Tidak terkecuali usaha yang dijalankan dari rumah oleh para perempuan.

Ketua Umum Wanita Sarekat Islam (WSI) Wilayah Jawa Timur Dewi Mufarojah menuturkan, perempuan memiliki potensi besar untuk mulai mengembangkan bisnis. Juga mendorong tumbuhnya usaha lokal di daerahnya. Karena itu, mereka harus dibekali keterampilan sehingga mengetahui cara mengolah produk yang memiliki nilai jual.

”Contohnya, ada ibu-ibu menjual kopra, itu cuma dijual saja ke tengkulak. Padahal, kalau diolah lagi, banyak manfaatnya. Bahkan, bisa sampai diekspor dan jadi kerajinan padat karya,” ujarnya, Kamis (10/1). Berdasar Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perempuan yang memiliki usaha sendiri mencapai 40 persen dari seluruh pelaku wirausaha.

Menurut Dewi, dengan semakin berkembangnya dunia digital, upaya mengembangkan UMKM bisa lebih mudah. Transaksi juga makin mudah dilakukan. Karena itu, pihaknya mendorong perempuan untuk mulai berwirausaha dengan mengandalkan perkembangan dunia digital.

”Kan banyak itu distributor yang menjual produk dengan harga murah. Lalu, produk itu bisa dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi karena kita menambah nilai produk tersebut,” jelasnya.

Selain pelatihan, ke depan WSI memberikan pendampingan bagi usaha kecil, mulai pemilihan bidang usaha hingga pemasaran. Dewi mengatakan, pihaknya akan membantu permodalan bagi UKM bekerja sama dengan Baznas dan lembaga keuangan lainnya.

Presiden Joko Widodo dalam perayaan ulang tahun Bukalapak mengatakan, jumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia ada 56 juta. Akan tetapi, baru 4 juta UMKM yang menjadi mitra Bukalapak. Meski angka 4 juta tidak sedikit, namun masih banyak peluang yang dapat digaet oleh Bukalapak.

“Sekarang pelapak ada 4 juta, jumlah yang sangat besar. Bukalapak masih punya PR yang sangat besar. Agar 56 juta masuk bersih semuanya ke Bukalapak,” kata Jokowi.

Selama ini, kata Jokowi, UMKM kerap menemukan banyak problem saat ingin berkembang. Mulai dari membangun brand, membuat desain, hingga mengemas produk menjadi barang yang dapat menarik perhatian pembeli. Adanya Bukalapak, lanjutnya, tentu membuka jalan bagi para UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya supaya bisa lebih besar.

“Yang sudah siap bisa masuk ke Bukalapak. Tapi banyak yang belum siap untuk masuk. Saya mengajak Bukalapak agar membangun ekosistem online ini agar sanggup bisa meningkatkan ekosistem offline-nya,” kata Jokowi.

Menurutnya, apabila ekosistem offline dan online ini disambungkan maka peluangnya akan sangat besar. Jokowi pun berpesan jangan sampai UMKM tidak bisa masuk e-commerce, lantas yang masuk adalah produk-produk dari luar negeri. “Sementara enggak apa-apa, dalam jangka pendek harus diusahakan bersama-sama supaya produk berasal dari dalam negeri kita,” jelasnya. (ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…

Rabu, 13 Maret 2019 10:25

Industri Galangan Kapal di Kaltim Masih Lesu

SAMARINDA- Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners…

Rabu, 13 Maret 2019 10:13

KEK Maloy Diresmikan, Ini Efeknya Buat Kaltim

SAMARINDA - Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad memprediksi Kawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*