MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 11 Januari 2019 10:34
Perkara Narkoba Terus Meningkat

PROKAL.CO, SENDAWAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat (Kubar) membeberkan hasil kerjanya sepanjang 2018. Untuk diketahui, Kejari ini menangani Kabupaten Kubar dan Mahakam Ulu (Mahulu).

Pada 2018 kasus pidana umum (pidum) yang ditangani Kejari Kubar selaku penuntut umum, yakni narkoba berada di urutan pertama. Menyusul kasus perlindungan anak (PA) di urutan kedua.

“Kasus narkoba pada 2017 hanya 49 perkara, meningkat dua kali lipat di 2018 menjadi 70 perkara,” terang Kepala Kejari Kubar Syarief Sualeman Nahdi kemarin.

Menurut dia, perkara pidum pada 2018 menjadi tolok ukur tugas Kejari Kubar seiring sejalan dengan polres dan Pengadilan Negeri Kubar yang komitmen memberantas narkoba secara pasif.

“Setiap perkara narkoba, Kejari Kubar menuntut relatif tinggi dibanding dengan yang lain, meski barang buktinya sedikit. Karena menjadi keprihatinan kami untuk menyelamatkan generasi bangsa dari narkoba,” bebernya.

Dia menyebut, parahnya, dalam perkara narkoba pada 2018 di Kubar ada terdakwa anak-anak. Sehingga sudah sampai tingkat mengkhawatirkan. Pada peringkat kedua perkara pidum, yakni kasus perlindungan anak (PA) 17 kasus.

“Kami berharap masyarakat, utamanya orangtua agar lebih mengawasi putra-putrinya dalam pergaulan, jangan lengah,” katanya.

Mengenai perkara pidsus (pidana khusus) sepanjang 2018, Kejari Kubar telah menyelamatkan uang negara Rp 3,8 miliar dari dua perkara yang ditangani.

“Yaitu kasus pemberian dana hibah Pemprov Kaltim kepada tiga yayasan pendidikan di Kubar dan kasus dugaan korupsi Perusda Witeltram Kubar,” katanya.

Dia membeberkan, kasus korupsi dana hibah oleh tiga yayasan di Kubar sudah putus di PN Tipikor Samarinda, namun kurang sesuai. Tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) adalah 10 tahun penjara kepada terdakwa Profesor Susadya Sutedjawidjaya, tapi diputus hanya 6 tahun.

Sehingga Kejari Kubar banding dan saat ini dalam tahap kasasi. Uang Rp 3,8 miliar tersebut diselamatkan di dalam rekening penampungan Kejari Kubar. “Setelah kasus korupsi tiga yayasan itu inkracht (berkekuatan hukum tetap), uang tersebut akan disetor ke kas negara,” ungkapnya.

Kajari menegaskan, pada 2019, pihaknya menekankan seluruh kasus yang ditangani untuk penyelamatan uang negara melalui pengembalian oleh para terduga koruptor. Sebab, di samping menghukum fisik, alangkah baik dapat melakukan pengembalian uang negara.

“Untuk kasus dugaan penyimpangan penggunaan dana KPU Mahulu sebesar Rp 30 mliar tahun anggaran 2015/2016, belum ditetapkan tersangkanya. Kami masih terus mendalami seluruh barang bukti yang harus kami verifikasi. Secepatnya akan diumumkan berapa kerugian negara dari kasus itu, dan siapa tersangkanya," tutupnya. (rud/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 11:45

Tunggakan Listrik PLN Capai Rp 6 Miliar

TANJUNG REDEB–Jumlah tagihan rekening listrik pelanggan PLN hingga kini mulai…

Rabu, 19 Juni 2019 11:42

MHU Persilakan Warga Tempuh Jalur Hukum

Komisi I DPRD Kaltim telah menindaklanjuti laporan warga, terkait dugaan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:39

Pembersihan Drainase Perlu Sebulan

TENGGARONG–Tingginya intensitas hujan ditambah potensi banjir kiriman dari hulu Kukar…

Selasa, 18 Juni 2019 10:57

“Jangan Foto-Foto,Mas, Nanti Viral di Media”

Keberadaan pengetap bahan bakar minyak (BBM) terus menjadi sorotan, baik…

Selasa, 18 Juni 2019 10:55

Leher Ditikam, Remaja Kritis

TENGGARONG – Kasus penganiayaan berat terjadi di Pantai Pelangi, Kelurahan…

Selasa, 18 Juni 2019 10:51

Jabatan Direktur PDAM Danum Taka Berakhir, Seleksi Terbuka Bakal Dilaksanakan

PENAJAM- Ahmad Usman resmi dilantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur…

Selasa, 18 Juni 2019 10:49

Butuh 725 Formasi, Klaim Tak Bebani APBD

PENAJAM- Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) segera mengusulkan formasi penerimaan…

Senin, 17 Juni 2019 22:13

Cekcok, Aldi Tikam Leher Ompi Pakai Badik di Pantai Pelangi Samboja

KUTAI KARTANEGARA- Hanya gara-gara persoalan sepele, seorang pemuda ditikam di…

Senin, 17 Juni 2019 12:29

Padahal Sangat Potensi, Pertanian Baru Tergarap 100 Hektare

TABALAR-Potensi pertanian di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, disebut cukup…

Senin, 17 Juni 2019 12:28
Soal Pembangunan Boiler IV di PLTU Lati

Investor Asal Tiongkok Belum Beri Kepastian

TANJUNG REDEB–Rencana kerja sama PT Indo Pusaka Berau (IPB) dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*