MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM DAHLAN ISKAN

Jumat, 11 Januari 2019 09:28
Tembok Surga

PROKAL.CO, OLEH: DAHLAN ISKAN

INILAH rapat presiden paling singkat. Kurang dari dua menit. Di Gedung Putih. Rabu lalu.

Yang diundang adalah pimpinan oposisi di DPR dan DPD. Nancy Pelosi dan Chuch Schumer. Yang selama ini minta agar presiden membuka kembali  kantor pemerintah yang tutup. Yang sudah berlangsung tiga minggu.

Rapat itu dimulai dengan ucapan Presiden Donald Trump. Hanya berupa dua kalimat pembukaan sekaligus pertanyaan.

"Apakah yang terjadi 30 hari ke depan kalau saya membuka kembali kantor pemerintah? Apakah Anda akan menyetujui anggaran pembangunan tembok perbatasan itu?" tanya Trump.

"No!," jawab Nancy.

Trump langsung berdiri. Ngebrak meja. Lalu pergi. Begitu saja.

Trump memang ngotot membangun tembok perbatasan. Yang memisahkan Amerika dengan Meksiko. Dengan anggaran USD 5,7 miliar. Sekitar Rp 75 triliun.

Demokrat, yang sekarang menguasai DPR, menolak. Pembangunan tembok itu tidak masuk akal. Bahkan dinilai tidak bermoral.

Akhirnya APBN 2019 tidak disahkan. Pemerintah terpaksa menutup sebagian layanannya.

Selasa malam lalu Trump pidato penting. Pidato nasional. Di prime time. Mengungkapkan pentingnya tembok itu. Untuk menyelamatkan Amerika.

Malam itu juga reaksi meluas. Yang kontra maupun yang pro. Bahkan dibawa-bawa ke ranah agama.

"Surga saja di keliling tembok. Agar tidak semua orang bisa masuk," ujar Pastor Robert Jeffress, dari First Baptist Church, Dallas.

Pastor Jeffress memang pendukung Trump. Sejak kampanye. Dia langsung posting Twitter. Mendukung pidato Trump itu.

Pastor Jeffress juga tampil di Fox&Friends. Stasiun TV yang selalu mendukung Trump.

Di situlah Jeffress berargumentasi. "Setidaknya dua ayat di Injil yang membenarkan pendapat saya," katanya.

Pertama bahwa surga sendiri dikelilingi tembok. "Apakah berarti Tuhan juga tidak bermoral?” ujar Jeffress.

Kedua, surah Nehemia, di Perjanjian Lama.

Di situ disebutkan bahwa Nehemia atau Nehemiah membangun tembok di sekeliling Kota Yerusalem.

Nehemia adalah pejabat setingkat bupati atau wali kota di Yerusalem. Semula dia pejabat tinggi di kekaisaran Parsi. Mendengar Yerusalem runtuh, Nehemia minta izin pulang kampung. Ingin membangun kembali Kota Yerusalem.

Tembok keliling itu akhirnya jadi. Bahkan ada dua tower pengawasnya. Dengan pintu-pintu gerbangnya. Dari gerbang domba di timur sampai dekat kolam air Siloam di barat. Di seberang makam David (Nabi Daud).

Dengan tembok perbatasan itu Pastor Jeffress memuji Trump. Dia kepala negara yang bertanggung jawab pada keamanan warganya.

Orang Kristen kulit putih umumnya memang mendukung tembok Trump. Huffpost melaporkan ada tiga kelompok Kristen kulit putih. Yang dari gereja Evangelico 67 persen mendukung. Yang dari Protestan hanya 57 persen. Yang dari Katolik hanya 56 persen.

Tapi 73 persen Katolik non-putih menolak. Dan 66 persen Protestan keturunan Meksiko menolak. Dan 70 persen Protestan kulit hitam menolak.

Tapi pastor seperti Jeffress sangat berpengaruh.

Bahkan di akhir zaman kelak, ujar Jeffress, Kota Yerusalem kembali dikelilingi tembok yang kuat dan tinggi sekali. Yakni ketika Yesus kembali ke bumi sebagai penyelamat dunia.

Di Kristen, surga juga digambarkan dikelilingi tembok. Yang terbuat dari permata. Lalu ada 12 pintunya. Yang juga terbuat dari permata.

Tiap pintu ada namanya. Menurut Google, nama 12 pintu itu untuk 12 suku di Israel:  Asher, Benjamin, Dan, Gad, Issachar, Joseph, Judah, Levi, Nephtali, Reubon, Simeon, dan Zebulun.

Keyakinan akan ada pemimpin akhir zaman itu juga ada di Islam. Bahwa Nabi Isa AS (Yesus), yang ditarik jasadnya ke langit itu, akan kembali ke bumi. Di akhir zaman. Tanda-tanda akhir zaman pun diperinci dengan jelas: hancurnya moral manusia. Yang tanda-tanda itu sudah terlihat di zaman ini. Berarti kiamat sudah dekat.

Islam juga percaya surga itu dikelilingi tembok. Kiai muda dari Radio Dalam Jakarta, Irfan Zidny mengatakan bahwa Nabi Muhammad berkata (dari riwayat Al Baihaqi) begini:

Sesungguhnya Allah menciptakan surga dikelilingi tembok yang terbuat dari emas dan perak. Allah membangun surga dengan tangan-Nya, lalu memerintahkan surga, "bicaralah". Surga pun bicara, "beruntunglah orang-orang beriman". Allah berfirman, "beruntunglah engkau yang mendapatkan rumah laksana istana".

"Hanya saja ulama Islam berbeda pendapat," ujar Kiai Irfan yang dari tasawuf Sirna Rasa ini, "apakah tembok itu benar-benar ada atau hanya kiasan".

Di Kristen perbedaan pendapat seperti itu juga ada.

"Tidak relevan menggunakan tembok surga untuk membela temboknya Trump," ujar Pendeta John C Darhaeur, pimpinan Gereja United Church of Chris Amerika. Seperti yang saya kutip dari Huffington Post kemarin.

Bahkan pendeta Matthew Soerens dari Evangelico sendiri mengatakan "di akhir zaman nanti Yerusalem memang dikelilingi tembok kuat dan tinggi, tapi pintu gerbangnya tidak pernah ditutup." (dwi/k16)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 08:44

Naik Bus

OLEH: DAHLAN ISKAN SAYA putuskan naik bus saja. Dari Konya…

Minggu, 20 Januari 2019 07:37

Aksi Empat Sekawan

OLEH: DAHLAN ISKAN PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump membalas.…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:20

Debat Normatif

SUDAH begitu jelasnya moderator menuntun: agar di sesi penutup masing-masing…

Kamis, 17 Januari 2019 08:53

Gwadar

OLEH: DAHLAN ISKAN INI tidak penting: dibanding debat calon presiden…

Rabu, 16 Januari 2019 08:22

Defisit BPS

OLEH: DAHLAN ISKAN APA boleh buat: Biro Pusat Statistik harus…

Selasa, 15 Januari 2019 08:30

Mini APBN Made In Khan

OLEH: DAHLAN ISKAN PEMERINTAH baru ini sangat berani: memperkenalkan “Mini…

Senin, 14 Januari 2019 08:11

Petir Jagung

Oleh Dahlan Iskan HARGA telur turun. Pada saatnya nanti. Ketika…

Sabtu, 12 Januari 2019 07:22

Daniel di Balik Byton

Elon Musk sampai ditawari KTP green card Tiongkok. Setelah serius…

Jumat, 11 Januari 2019 09:28

Tembok Surga

OLEH: DAHLAN ISKAN INILAH rapat presiden paling singkat. Kurang dari…

Kamis, 10 Januari 2019 08:04

Tiga Hotel Tiga Malam

Oleh Dahlan Iskan Ini salah saya sendiri: tidak mau bikin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*