MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 11 Januari 2019 09:01
PARAH MEMANG..!! Sudah 22 Tahun Kesulitan Air Bersih, Warga Perumahan Artas Demo DPRD Samarinda
Warga Perum Artas demo di DPRD Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sejak tahun 1996, warga Perumahan Bukit Temindung Indah (Artas) di Jl Damanhuri, mengalami kesulitan air bersih. Mereka harus irit menggunakan air yang hanya mengalir ke rumah dua kali dalam sebulan.

Seiring terus bertambah penghuni perumahan tersebut, krisis air bersih semakin menjadi. Tak tahan kondisi tersebut, akhirnya sekitar 300 orang mewakili 2000 jiwa di dalam lingkungan 6 RT perumahan tersebut berunjuk rasa ke Kantor DPRD Samarinda, Kamis (10/1/2019).

Mereka meminta pemerintah turun membantu penyediaan air bersih dari PDAM masuk ke perumahan.

Para peserta unjuk rasa diterima oleh anggota DPRD Samarinda, Saiful dan Alphard Syarif. Hadir juga Direktur PDAM Tirta Kencana Samarinda, Noor Wahid Hasyim beserta jajarannya.

Dalam pertemuan itu, PDAM berjanji akan membantu warga perumahan Artas. PDAM siap mendahulukan perbaikan jaringan instalasi air bersih asalkan diberikan izin dari pengembang dan warga perumahan.

Berlarutnya masalah ini, Noor menilai ada komunikasi yang sempat terputus antara PDAM dan warga.

"Kami ada komunikasi dengan warga perumahan dan bukan tidak ada. Memang kemarin ada komunikasi terputus karena pergantian manajemen PDAM untuk memperbaiki kondisi ini (krisis air di perumahan)," jelas Noor.

Noor meminta izin dari warga perumahan dan pengembang untuk memperbaiki jaringan PDAM di perumahan Bukit.

"Tinggal saya diizinkan atau tidak memperbaiki kondisi ini. Kalau diizinkan, ada solusi jangka pendek," kata Noor.

Noor menjelaskan air bersih sulit mengalir di perumahan akibat hanya satu pompa saja beroperasi dan adanya oknum dari PDAM yang memasang jaringan langsung ke booster bawah sehingga menghalangi perbaikan instalasi air di daerah itu.

Sementara itu, salah satu warga perumahan Artas, Achmad Sofyan mengaku mereka harus bergiliran mendapat air bersih setiap 15 hari sekali.

"Kalau mengalir, volume air sangat kecil yang masuk. Sehingga, air yang kami tampung tak cukup dengan kebutuhan kami," kata Sofyan.

Terpisah, Vera Dumalina, perwakilan dari pengembang PT Arta Nusantara mengatakan manajemen PDAM mengaku ke pihaknya kondisi krisis air perumahan akibat pasokan air yang terbatas.

"Dulu, katanya PDAM mengaku supply air di Samarinda tidak mampu layani perumahan. Itu bahasanya," katanya.

Menurut Vera, sebelumnya pengembang juga telah memenuhi permintaan PDAM untuk membeli pompa agar bisa atasi krisis air di perumahan.

Namun, masih ada masalah terhadap pompa tersebut yang tak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga PDAM tak bisa membenahi masalahnya. (mym)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 11:40

Menanti Dampak Perda Tata Niaga Sawit

TANA PASER – Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan di Kabupaten…

Senin, 21 Januari 2019 10:55

Pansel KPU Buka Lagi Pendaftaran

SAMARINDA–Kerja Panitia Seleksi (Pansel) Komisioner KPU Kaltim 2018–2023 sempat terhenti.…

Minggu, 20 Januari 2019 11:00

MUDAHAN LEBIH HOT..!! Tanpa Kisi-Kisi di Debat Kedua

JAKARTA – Debat capres-cawapres edisi kedua masih sebulan lagi. Namun,…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:09

Biaya Tol Teluk Kian Membengkak

BALIKPAPAN  –   Semakin lama tertunda, anggaran pembangunan Jembatan Tol…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:07

Abu Bakar Ba’asyir Bebas Tanpa Syarat

JAKARTA  -  Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir bisa mengakhiri…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:04

Polres Belum Terima Komplain Konsumen

BALIKPAPAN –  Kasus obat kosmetik ilegal diungkap jajaran Polres Balikpapan,…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

SERASA ANAK TIRI..!! Bandara APT Pranoto “Dicueki” Pusat

SAMARINDA–Moda transportasi udara jadi idola untuk memangkas waktu perjalanan. Sayangnya,…

Jumat, 18 Januari 2019 08:11

Kosmetik Ilegal Dijual Mahal

BALIKPAPAN – Nurliah (26) hanya bisa menunduk. Perempuan berkulit putih…

Jumat, 18 Januari 2019 08:01

Mengubur Kebencian

OLEH: BAMBANG ISWANTO (Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda)…

Jumat, 18 Januari 2019 07:57

Koran Adalah Alat Perjuangan, Bertahan dengan Kualitas Sajian

Media daring menjamur. Tapi tak akan membunuh koran. Tak membuatnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*