MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 11 Januari 2019 08:21
Tarif Pengiriman Paket Naik 20 Persen
PENYESUAIAN: Langkah maskapai menaikkan tarif surat muatan udara (SMU) pada Oktober 2018 berdampak pada kenaikan harga pengiriman barang. Saat ini beberapa perusahaan sudah menaikkan hingga 20 persen.(paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, SURABAYA – Perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik melakukan penyesuaian tarif pengiriman paket sejak awal 2019. Kenaikan tarif tersebut dilakukan lantaran biaya operasional membengkak.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jatim Ardito Soepomo menyatakan, biaya operasional meningkat signifikan sejak beberapa bulan terakhir. Karena itu, hampir seluruh penyedia layanan pengiriman memutuskan menaikkan tarif 10-20 persen.

Rata-rata kenaikan biaya operasional perusahaan jasa pengiriman 20-50 persen. Beberapa komponen mengalami kenaikan sehingga harus menyesuaikan. “Kenaikan itu berlaku untuk semua jenis pengiriman yang basis pengiriman menggunakan airlines,” katanya, Rabu (9/1).

Salah satu komponen dasar yang berpengaruh signifikan adalah tarif surat muatan udara (SMU) yang diberlakukan maskapai. Kenaikannya cukup besar jika dibandingkan sebelum-sebelumnya. “Selama sebulan bisa naik dua kali,” ungkap Ardito. Diketahui, maskapai telah menaikkan tarif SMU Oktober 2018 lalu. Bahkan, beberapa maskapai menaikkan tarif hingga dua kali dalam sebulan.

Yang jelas, lanjut Ardito, kenaikan tarif SMU adalah salah satu komponen dasar. Sebab, untuk pengiriman ke luar pulau, yang tercepat adalah via udara. “Jika komponen dasar sudah tinggi, bagaimana lagi kami bisa bertahan kalau tidak mengikutinya,” paparnya. Sebagai contoh, biaya SMU untuk Surabaya–Jakarta dari Rp 2.900 menjadi lebih dari Rp 6.000.

Meski tarif SMU naik signifikan, hingga sekarang, permintaan layanan pengiriman belum terpengaruh. Menurut dia, permintaan pengiriman paket dari pelanggan masih normal. Selain mengandalkan pasar ritel seperti dari e-commerce, perusahaan jasa pengiriman memiliki pelanggan tetap dari kalangan korporasi. Saat ini sumbangan dari korporasi masih mendominasi. “Tiap perusahaan berbeda-beda, tapi untuk korporasi rata-rata 60 persen,” tuturnya.

Selain menempuh langkah menaikkan tarif, perusahaan jasa pengiriman berupaya menekan biaya operasional. Tiga komponen besar yang menyumbang biaya operasional selain transportasi ialah listrik dan UMR. “Hal-hal yang bisa diefisienkan akan dimaksimalkan. Efisiensi memang harus dilakukan di berbagai sektor, khususnya untuk menekan operational cost yang sangat tinggi,” kata Ardito. (res/jpg/ndu2/k15)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 06:30

Toyota Kian Mantap Jadi Leader di Kelas LMPV

BALIKPAPAN  -   Mengawali 2019, Toyota menggebrak industri otomotif dengan meluncurkan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:27

Pacu Produksi Perikanan

SAMARINDA  -  Produksi ikan tangkap di Kaltim tahun ini ditarget…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:25

Pengusaha Masih Belum Disiplin

SAMARINDA  -   Pemerintah tampaknya perlu melakukan edukasi lebih intensif…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:23

Ekspansi ke Bisnis Kuliner

BALIKPAPAN  -  Telkom Property Area VI Regional Kalimantan menargetkan pendapatan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:23

Tekanan Inflasi di Triwulan I Mereda

SAMARINDA  -  Tekanan inflasi Kaltim pada triwulan I 2019 diperkirakan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:22

Suku Bunga Acuan Masih Bertahan

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:18

Optimistis Bersaing di Pasar LMPV

JAKARTA  –  Persaingan pasar kendaraan low multi-purpose vehicle (LMPV) kian…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:16

Tiket Terbatas, Buruan Beli sebelum Kehabisan

BALIKPAPAN  - Pemerintah tengah getol memasyarakatkan olahraga. Salah satu yang…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:15

Dorong Bangun SPBU di Luar Jawa

SURABAYA  –  Jumlah lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) atau…

Jumat, 18 Januari 2019 06:55

BEI Lanjutkan Tren Positif

BALIKPAPAN - Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencetak pertumbuhan investor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*