MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 11 Januari 2019 08:02
Ekspansi Go-Jek di Filipina Terganjal Kepemilikan Saham

PROKAL.CO, JAKARTA – Langkah Go-Jek berekspansi ke Filipina tak berjalan mulus. Badan Pengatur Hubungan Darat Filipina (LTFRB) menolak pengajuan Go-Jek untuk mengaspal di negaranya. Start-up unicorn Indonesia itu tersandung masalah kepemilikan saham asing. Ya, Pemerintah Filipina membatasi kepemilikan saham asing untuk bisnis tertentu, termasuk transportasi.

Dilansir Reuters, Ketua LTFRB Martin Delgra menyatakan, bahwa Go-Jek tidak memenuhi persyaratan kepemilikan modal asing untuk beroperasi di negaranya. Go-Jek mencoba masuk ke Filipina melalui anak usaha Velox Technology Philippines. Namun sayang, sebagian besar kepemilikan perusahaan tersebut dipegang perusahaan induk Velox South-East Asia Holdings yang berbasis di Singapura. “Go-Jek tidak memenuhi persyaratan kami,” ujar Delgra, Rabu (9/1).

Di Filipina, pesaing utama Go-Jek seperti di Indonesia, yakni Grab, yang sudah lebih dulu beroperasi. Delgra menjelaskan, Grab menggandeng MyTaxi.PH Inc yang mematuhi aturan kepemilikan lokal sesuai yang diamanatkan konstitusi Filipina.

Saat dimintai konfirmasi, pihak Go-Jek memberikan sinyal tetap berupaya mencari cara untuk bisa beroperasi di Filipina. “Kami terus terlibat secara positif dengan LTFRB dan badan pemerintah lainnya. Sebab, kami berusaha menyediakan solusi transportasi yang dibutuhkan masyarakat Filipina,” kata Public Relations Manager Go-Jek Indonesia Rindu Ragillia.

Sebelumnya, pada pertengahan 2018, Go-Jek mengumumkan rencana ekspansi bisnis ke empat negara. Yakni, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Filipina. Go-Jek menyiapkan USD 500 juta untuk mewujudkan rencana tersebut.

Di pihak lain, Pemerintah Indonesia mengatakan sudah mendengar adanya kendala Go-Jek untuk berekspansi ke Filipina. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan, bahwa pihaknya akan berusaha melobi Pemerintah Filipina agar melonggarkan aturan bagi Go-Jek. “Kalau kita sesama negara ASEAN tidak mau saling membuka diri, orang lain dari regional lain yang akan masuk,” ujar Rudiantara.

Dia menegaskan, siap membantu memfasilitasi unicorn asing yang ingin berbisnis di Indonesia. Begitu pula harapan sebaliknya, jika ada perusahaan lokal yang melakukan ekspansi ke negara lain. “Saya melobi rekanan di Filipina untuk membuka akses bagi unicorn Indonesia berbisnis di negara mereka. Saya akan terbuka kalau mereka punya unicorn masuk ke Indonesia, saya fasilitasi. Tapi, tolong, fasilitasi unicorn Indonesia di negara Anda,” katanya. (agf/jpg/ndu2/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…

Rabu, 13 Maret 2019 10:25

Industri Galangan Kapal di Kaltim Masih Lesu

SAMARINDA- Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners…

Rabu, 13 Maret 2019 10:13

KEK Maloy Diresmikan, Ini Efeknya Buat Kaltim

SAMARINDA - Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad memprediksi Kawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*