MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 11 Januari 2019 08:00
Target Program Satu Juta Rumah Terlampaui
-ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Pemerintah membuktikan komitmennya dalam menyediakan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Per 31 Desember 2018, mereka mencatat capaian program satu juta rumah sudah mencapai 1.132.621 unit.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim capaian itu telah melebihi target yang ditetapkan. Dengan capaian itu, program yang dijalankan Presiden Joko Widodo sejak April 2015 itu kini sudah tembus 3.542.318 unit rumah.

“Pada 2018, untuk pertama kalinya, jumlah pembangunan rumah di Indonesia menembus satu juta unit rumah. Tepatnya 1.132, 621 unit rumah,” kata Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan resmi, Kamis (10/1).

Dari capaian 1.132.621 Unit, terbagi 69 persen atau 785.641 unit merupakan rumah MBR dan 31 persen atau 346.980 unit rumah non-MBR. Untuk kategori rumah MBR, kontribusi Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan berhasil membangun sebanyak 217.064 unit rumah bagi MBR. Angka ini terdiri dari rumah susun (Rusun) sebanyak 11.655 unit, rumah khusus 4.525 unit, rumah swadaya sejumlah 200.884 unit.

Diketahui, program Satu Juta Rumah merupakan kolaborasi antara para pemangku kepentingan di bidang perumahan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi pengembang perumahan antara lain REI dan Apersi, perbankan, perusahaan swasta melalui kegiatan corporate social responsibility (CSR) dan masyarakat.

Dalam penyediaan hunian, kemampuan pemerintah melalui dana APBN hanya sekitar 20 persen terutama untuk rumah MBR. Kemudian sekitar 30 persen berasal dari subsidi KPR dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Sisanya merupakan rumah yang dibangun masyarakat secara swadaya dan pengembang perumahan secara formal.

Sementara kontribusi pemerintah daerah (Pemda) tercatat 111.821 unit rumah MBR terdiri pembangunan rusun sebanyak 9.430 unit, bantuan stimulan perumahan swadaya pembangunan baru (BSPS PB) sebanyak 6.937 unit, bantuan stimulan perumahan swadaya peningkatan kualitas (BSPS PK) sebanyak 95.454 unit.

Sedangkan rumah MBR yang dibangun pengembang ada sebanyak 447.364 unit, CSR 458 unit dan masyarakat sebanyak 8.934 unit. Untuk rumah non-MBR sebanyak 290.656 unit dibangun pengembang dan 56.324 unit dibangun masyarakat.

Adapun pada 2019 ini, Ditjen Penyediaan Perumahan menargetkan pembangunan rusun sebanyak 6.873 unit, rumah swadaya 206.500 unit, rumah khusus 2.130 unit dan bantuan prasarana sarana umum bagi 13.000 unit seperti jalan lingkungan, tempat pengolahan sampah dan jaringan air minum. (ndu2/k15)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 10:54

Perbankan Diminta Hidupkan Iklim Investasi

TANJUNG REDEB–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*