MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 10 Januari 2019 12:01
Dewan Konsultasi Harga TBS ke Kalteng
CARI SOLUSI: Permasalahan anjloknya harga TBS kelapa sawit di Paser jadi topik utama dalam kunjungan ke Kalteng.

PROKAL.CO, TAMIANG LAYANG – Gabungan Komisi DPRD Paser dipimpin Ketua DPRD Paser Kaharuddin melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Timur, Kalteng, kemarin (9/1).  Tampak dalam kunjungan tersebut sejumlah anggota DPRD Paser.

Di antaranya, Abdullah, Dody Satwika Nasution, Hamransyah, Abdul Rauf, Dian Yuniarti, Sutarno, Aspiana, Ikhwan Antasari, Arbain, dan Iskandar. Kunjungan kerja ini dalam rangka konsultasi mengenai harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah tersebut.

Sebab, harga TBS di Paser, bahkan Kaltim anjlok. Lawatan ke Gedung DPRD Barito Timur ini diterima Wakil ketua DPRD Barito Timur Ariantho S Muler didampingi beberapa anggota Komisi II dan Kepala Dinas Pertanian Barito Timur Riza Rahmadi beserta staf.

Kaharuddin menyampaikan fenomena yang terjadi di Paser saat ini. Harga TBS begitu anjlok bahkan sampai di bawah Rp 1.000. Hal ini membuat para petani menjerit, sampai harga TBS lebih murah dibanding pisang goreng atau sanggar.

“Semoga setelah kunjungan ini, masukan dan saran dari rekan-rekan di Barito Timur tentang perkebunan khususnya harga TBS ini bisa bermanfaat buat Paser. Sudah berapa bulan harga ini terus dikeluhkan para petani kami di Paser. DPRD sudah berbuat semaksimal mungkin. Memanggil pihak terkait beberapa kali rapat, bahkan langsung memantau ke pabrik kelapa sawit,” ujar politikus Partai Golkar itu.

Tambah Sekretaris Komisi I DPRD Paser Hamransyah, DPRD dan Pemkab Paser sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan seluruh pihak, termasuk ada keputusan bahwa jika kembali terjadi perjanjian kerja sama (PKS) yang membeli TBS dengan harga di bawah ketentuan, akan dikenai sanksi.

Namun, faktanya sampai saat ini masih terjadi protes dari petani. “Kami pun di legislatif tidak memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi, ini semua ada di ranah eksekutif yang langsung mengawasi dan menentukan harga. Nah, semoga di sini kita bisa mendapatkan solusi agar bisa diimplementasikan ke daerah kami,” katanya.

Terkait anjloknya harga TBS, Riza menyampaikan bahwa di Barito Timur ada 15 pabrik kelapa sawit (PKS), kemudian untuk harga tersebut menyesuaikan masa umur tanam buah.

“Barito Timur tidak ada plasma atau kebun untuk masyarakat, tidak diketahui dengan jelas apakah dulu pernah ada kemudian dijual masyarakat atau memang tidak pernah ada,” sebutnya.

Menurut dia, petani setempat tidak ada yang menjual ke tengkulak, tapi langsung ke PKS atau koperasi yang sudah memiliki surat perjanjian kerja itu. Sehingga harga sesuai yang berlaku. Sebab, apabila menjual di luar, banyak mafia TBS yang dapat berdampak langsung ke harga.

Kemudian, setiap bulan diadakan rapat koordinasi yang diikuti petani sawit, koperasi, pemerintah, dan pihak yang terlibat dalam PKS.  “Pemerintah juga memgang peranan penting dalam sistem pengawasan, mitra yang ada harus ada SPK dengan koperasi atau PKS yang nantinya di-SK-kan oleh bupati,” jelas Riza. (adv/jib/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…

Selasa, 15 Januari 2019 08:05

Inginkan Masalah Kemitraan Sawit Segera Rampung

TANA PASER – Gabungan komisi DPRD Paser yang dipimpin Ketua…

Selasa, 15 Januari 2019 08:02

THL Diskes Positif Narkoba Lagi

PENAJAM - Kontrak satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas…

Selasa, 15 Januari 2019 07:44

Dua Kampung Tanpa Listrik

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

PLN Butuh Surat Rekomendasi

BERDASARKAN keputusan rapat dengar pendapat tersebut, Unit Layanan Pelanggan (ULP)…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

Curi Motor demi Sabu

BONTANG - Kecanduan narkotika jenis sabu, membuat Ramli alias Combet…

Senin, 14 Januari 2019 10:20

Bawa Senpi Rakitan Peluru Tajam, Gini Dah Jadinya...

SANGATTA – Seorang wargaKecamatan Sangatta Utara, KabupatenKutai Timur (Kutim)diamankanpolisi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*