MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 10 Januari 2019 11:30
Ketua DPRD Minta Survei Ditunda

Tentang Dusun Sidrap yang Diminta Gabung ke Bontang

Mahyunadi

PROKAL.CO, SANGATTA–Dusun Sidrap di perbatasan Kutai Timur (Kutim) dan Kota Bontang, masih menanti keajaiban. Permasalahan yang dinantikan warga Sidrap di Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, tersebut adalah mereka bisa mendapat perhatian lebih dari Pemkab Kutim.

Untuk diketahui, pada awal Januari 2019, warga Kutim dikejutkan dengan adanya sebuah pertemuan antara Pemprov Kaltim, Pemkab Kutim, dan Pemkot Bontang. Pertemuan itu membahas usulan Pemkot Bontang agar sekitar 900 hektare (ha) kawasan Sidrap dijadikan wilayah administrasi Bontang. Namun, belakangan hanya 164 hektare yang dianggap masuk akal untuk diusulkan.

Sehubungan hal itu, Ketua DPRD Kutim Mahyunadi meminta Pemprov Kaltim yang berencana melakukan survei ke Sidrap untuk mencermati usulan Pemkot Bontang, agar lebih bersabar.

"Pada dasarnya, saya tidak mungkin menolak usulan karena sudah ada surat kesepakatan yang kami tanda tangani bersama dengan pihak Bontang dan gubernur," ungkap Mahyunadi kepada Kaltim Post, kemarin (9/1).

Politikus Partai Golkar itu menyatakan, sudah membuat surat permohonan penundaan survei lapangan kepada Gubernur Kaltim. Itu setelah adanya tuntutan/aspirasi dari seluruh desa yang ada di Kecamatan Teluk Pandan. "Saya khawatir jika tidak kondusif di lapangan," ucap lelaki yang juga karib disapa Unad itu.

Tentang rencana pemekaran desa/kecamatan, itu adalah solusi dan masukan dari para kepala desa yang hadir dalam hearing di Sekretariat DPRD pada Senin (7/1). Hal itu sebagai solusi pengganti yang diusulkan.

Dia mengaku mendukung sikap masyarakat maupun pemerintah. Namun, semua perlu ada pertimbangan bersama, mencari jalan terbaik. "Saya menyikapi positif hal ini dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Lantas, Bupati Kutim Ismunandar telah menyatakan, belum menerima usulan Pemkot Bontang tersebut. Diharapkan, masyarakat bersatu bulat tekad memperbaiki Kutim, namun dengan cara yang baik.

Ditemui terpisah, Apriyanto, warga Sidrap, mengaku selama pemerintahan Kutim berdiri, warga setempat lebih banyak mendapat bantuan dari Pemkot Bontang, karena aksesnya lebih dekat. Dia berharap, jika Pemkab Kutim ingin mempertahankan Sidrap, ada suatu ketegasan agar warga Sidrap bisa mendapat layanan yang lebih baik di Kutim. (mon/san/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:36

Stiker Caleg Dicopot Paksa

SANGATTA–Para pengendara di jalan umum Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur…

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:31

ASTAGA..!! Curiga 22.612 Peserta Penerima Bantuan Iuran Tak Layak Dapat Bantuan

PENAJAM–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Rabu, 16 Januari 2019 10:11

Gaji Petugas Kebersihan Naik 10 Persen

BUKAN hanya bonus yang dikucurkan Pemkot Bontang terhadap pasukan kuning…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…

Selasa, 15 Januari 2019 08:05

Inginkan Masalah Kemitraan Sawit Segera Rampung

TANA PASER – Gabungan komisi DPRD Paser yang dipimpin Ketua…

Selasa, 15 Januari 2019 08:02

THL Diskes Positif Narkoba Lagi

PENAJAM - Kontrak satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas…

Selasa, 15 Januari 2019 07:44

Dua Kampung Tanpa Listrik

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*