MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 10 Januari 2019 07:52
MENGEJUTKAN..!! Begini Pengakuan Pasangan Mahasiswa Pembuang Bayi
MENYESAL: Kedua tersangka saat diamankan di Mapolsek Tenggarong Seberang.(rifqi/kp)

PROKAL.CO, class="yiv5536849368ydp419f3de4msonormal">TENGGARONG – Setelah menerima informasi ditemukannya seorang bayi di semak-semak di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf langsung bertindak. Puluhan personel Polsek langsung dibagi dalam beberapa tim, tak satu pun personel yang libur hari itu.

Tim itu langsung di bawah kendali kapolsek. Sebagian ada yang ditempatkan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dari warga. Ada juga personel ke Kecamatan Tenggarong, hingga Samarinda. Mereka mengumpulkan informasi ke seluruh klinik bersalin hingga rumah sakit untuk mencari berbagai informasi.

Hingga akhirnya, titik terang muncul. Polisi mendapat kabar jika ada persalinan seorang mahasiswi berinisial Sr di sebuah klinik di Jalan PM Noor Samarinda. Berbekal informasi tersebut, anggota yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang Ipda Hadi langsung mendatangi klinik tersebut.

Meski telah mendapat petunjuk awal, polisi rupanya masih kesulitan mencari tahu alamat mahasiswi tersebut. Hingga akhirnya, petugas mendapat petunjuk lain yang mengarah pada alamat tempat tinggal orangtua bayi malang tersebut.

Selama ini, Sr tinggal dengan kekasihnya berinisial St. Sejumlah barang bukti pun diamankan. Mulai dari pakaian bayi, kuitansi pembayaran persalinan serta buku kontrol perawatan ibu dan anak. Kedua tersangka akhirnya diamankan di kontrakannya di Samarinda tanpa perlawanan pada Senin (7/1) sekitar pukul 14.00 Wita.

“Meski keduanya mengakui perbuatannya, tapi petugas di lapangan terus berupaya mengumpulkan barang bukti dan petunjuk lain, agar memudahkan proses penyidikan,” kata kapolsek.

Tak perlu menunggu lama, selama 22 jam kasus tersebut mengemuka, polisi berakhir mengamankan kedua tersangka. Dari hasil pemeriksaan kata kapolsek, salah satu penyebab keduanya nekat membuang bayi lantaran keduanya masih berstatus mahasiswa dan belum menikah.

Selain itu, hubungan keduanya tidak diketahui oleh orangtua masing-masing. “Alasan keduanya, dia tidak mau mengecewakan orangtuanya karena masih kuliah. Termasuk biaya untuk memenuhi kebutuhan bayi. Mereka berharap ada orang yang mengambil bayi tersebut saat dibuang,” tambahnya.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka akan diancam dengan Pasal 305 KUHP junto 55 KUHP dan atau 76 B junto Pasal 77 Undang-Undang 35/2014 tentang perubahan atas Undang-Undang 23/2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun enam bulan.

Sementara itu, St saat ditanya awak media mengaku menyesal atas perbuatannya. Ia pun mengaku sebenarnya sayang dengan bayi buah hubungannya tersebut. Termasuk kepada Sayang kini harus menanggung hasil perbuatannya. Senada, Sr mengatakan, dirinya sayang dan menyesal telah membuang bayinya.

Ia pun berharap tetap diberi kesempatan untuk memelihara bayi tersebut. Sebelumnya diwartakan, warga Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang mendadak geger. Sekitar pukul 16.00 Wita, seorang bayi  laki-laki ditemukan di semak-semak tak jauh dari jalan raya.

Di bawah terik matahari, bayi tersebut tampak menangis dan akhirnya ditemukan warga yang melihatnya. Empa (45), warga Desa Teluk Dalam, RT 1, Kecamatan Tenggarong Seberang menjadi orang pertama yang menemukan bayi malang tersebut.

Kepada polisi, Empa mengaku mendengar suara tangisan bayi saat hendak buang air kecil di bahu jalan. Penasaran dengan suara tersebut, Empa lalu mencari sumber suara. (qi/kri/k18)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 09:53

Perusahaan Sawit PHK 390 Karyawan

SANGATTA – Perusahaan kelapa sawit PT Anugerah Energitama (AE) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:52

Masa Kampanye Rawan, Aparat Kerja Keras

SANGATTA – Rawannya pesta demokrasi di Kutai Timur mulai terlihat.…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:42

Bankaltimtara Paser Tes Urine Seluruh Pegawainya

TANA PASER–Sebanyak 153 pegawai tetap, kontrak, maupun outsourching Bankaltimtara Cabang…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:41

Sembilan OPD Ditenggat Akhir Maret

PENAJAM–Jelang berakhirnya Maret, masih ada organisasi perangkat daerah (OPD) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:40

Pencairan TPP Mengacu Perbup Lama

TANA PASER–Tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) PNS dua bulan terakhir…

Jumat, 22 Maret 2019 15:54

Buron 5 Tahun, Jaksa Tangkap Terpidana Korupsi Dana Perjalanan DPRD Kukar

Samarinda - Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara bersama tim…

Jumat, 22 Maret 2019 10:16

436.624 Rokok Ilegal Dimusnahkan

SANGATTA–Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe madya Pabean…

Jumat, 22 Maret 2019 10:05

Masyarakat Diminta Ekstra-Waspada

TANJUNG REDEB–Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengaku terkejut membaca berita…

Jumat, 22 Maret 2019 10:00

Atasi Ancaman Stunting

SAMARINDA - Kasus stunting terus menjadi sorotan di Tanah Air,…

Jumat, 22 Maret 2019 09:58

“Jangan Sampai Warga Tidak Diperhatikan"

TANA PASER — Setelah musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*