MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Kamis, 10 Januari 2019 07:40
Mari Budayakan Membaca

PROKAL.CO, Oleh: Septyana Endang H.S.

(Guru Bahasa Indonesia di SMP 34 Samarinda)

PADA era digital ini, informasi begitu mudah kita dapatkan dengan dukungan teknologi. Wikipedia, blog-blog tulisan, situs berita online sudah bukan hal yang asing bagi generasi sekarang. Kemudahan ini dapat memberikan dampak positif maupun negatif dalam dunia media massa.

Di lingkungan media massa, salah satu dampak negatifnya adalah gulung tikarnya beberapa koran dan majalah yang sudah lama beredar di masyarakat. Tabloid olahraga nomor satu nasional yang menjadi bacaan favorit penulis, di luar dugaan akhirnya menerbitkan edisi perpisahan Oktober 2018 dan menimbulkan kesedihan bagi penggemarnya. Penulis menyimpulkannya sebagai dampak negatif, karena adanya kontribusi signifikan dari media cetak terhadap perkembangan budaya bahasa pembacanya.

Sebelum penulis menjabarkan kontribusi tersebut, ada baiknya kita bandingkan wartawan media online dan media cetak. Wartawan online berpacu dengan waktu mengejar deadline setiap saat, hasil liputan langsung ditulis saat itu juga. Hasilnya, bahasa jurnalis yang disampaikan ringkas dengan judul yang membuat penasaran calon pembacanya sehingga meng-klik judul berita tersebut.

Berbeda dengan wartawan koran, mereka mempunyai waktu hingga malam hari untuk menyempurnakan hasil liputannya. Riset mendalam, penambahan referensi berita dan proses editing berulang merupakan kegiatan yang akrab dijalani wartawan media cetak. Kerja keras ini menghasilkan karya jurnalistik yang menurut penulis berdampak positif bagi perkembangan budaya bahasa dibandingkan redaksi berita online.

Makin rendah peradaban suatu masyarakat, makin sederhana bahasanya. Sebaliknya, makin berkembang kebudayaan dan peradaban suatu masyarakat, makin luas juga jangkauan pemikirannya, sehingga mereka membutuhkan bahasa yang berkemampuan tinggi untuk menyatakan semua yang dipikirkannya. Karena itu, bahasanya harus kaya, bukan saja dalam kosa kata namun juga penggunaannya yang luas.

Media cetak berperan dalam memperkaya kosa kata bahasa Indonesia. Sebuah harian nasional yang terbit tanggal 06 Januari 2019 memuat beberapa kosa kata baru yang masih asing di telinga penulis. Penyintas, milenial, gim, dan seterusnya.

Adakah yang tahu kata-kata tersebut? Bahkan di KBBI belum tercantum kata tersebut. Atau sudah terdapat di KBBI namun kita belum terbiasa memakainya seperti kata gawai (kerja/pekerjaan), kontemporer (masa kini), hegemoni (dominasi), melek (mengerti) dan seterusnya. Banyak kata-kata baru yang dipakai di media cetak dan akhirnya diakui dalam KBBI.

Peran positif media cetak berikutnya adalah membentuk opini atau gambaran hal-hal yang bermanfaat bagi pembacanya. Contohnya, masih pada harian edisi di atas, artikel di kolom Gaya Hidup dengan judul Baca Buku Itu Keren, Kawan. Artikel tersebut berisi komentar dari beberapa kawula muda yang hobi membaca buku dan membandingkannya dengan hobi yang lain.

Tulisan yang ringan namun sarat makna dan pesan buat generasi muda agar timbul semangat untuk meningkatkan minat dan daya bacanya. Tingginya tingkat baca masyarakat akan berpengaruh positif pada budaya bahasanya.

Kedua hal di atas adalah contoh sederhana peran media cetak dalam pengembangan budaya bahasa masyarakat. Penulis mendambakan tulisan yang singkat ini memberi pengaruh positif pada para pihak untuk turut berperan dalam membangun budaya bahasa kita. Penerbit, wartawan dan pembaca, mari kita bentuk generasi yang cerdas, gemar membaca dan cinta bahasa Indonesia. (ndu/k18)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 13:26

Demokrasi dan Persen

Oleh BANDUNG MAWARDI HARI-HARI menjelang keruntuhan rezim Orde Baru, Wiji…

Jumat, 14 Juni 2019 14:39

Lebaran Berkawan Air

ADA nuansa berbeda pada Idulfitri 1440 Hijriah di Kaltim. Beberapa…

Kamis, 13 Juni 2019 11:27

Banjir dan Kita

Disaat  semestinya bersukaria menyambut hari raya kemenangan Idul Fitri, sejumlah…

Jumat, 31 Mei 2019 14:43

Menyambut Lebaran ala Indonesia

Bambang Iswanto*    MAL dan pusat perbelanjaan penuh. Tidak ketinggalan,…

Selasa, 28 Mei 2019 14:08

Jemput Bola Ibu Kota

Aji Sofyan Effendi* KALAU ditanya kepada seluruh provinsi di Indonesia,…

Jumat, 24 Mei 2019 10:54

Mahalnya Sebuah Kejujuran

Ismail MPdI, Guru Fiqih MAN IC  SALAH satu indikator ketakwaan…

Jumat, 17 Mei 2019 10:53

Melihat Pahala

PEMANDANGAN biasa yang terjadi setelah sepuluh hari Ramadan ke atas…

Kamis, 16 Mei 2019 15:49

Dahsyatnya Pengaruh Perkataan

Oleh: Afriani Nur Fitri Masyarakat Kutai Timur   HAI sobat…

Kamis, 16 Mei 2019 15:48

Pelecehan Seksual di Kampus: Jalan Damai Apakah Cukup?

Oleh: Andi Wahyu Irawan  Dosen Bimbingan Konseling Universitas Mulawarman SEJUMLAH…

Rabu, 08 Mei 2019 20:08

Mengenal (sedikit) Tentang Plagiarism

Menulis itu gampang gampang susah atau susah susah gampang. Sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*