MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 10 Januari 2019 07:05
Tambah Bahagia karena Mesir Jadi Host Piala Afrika
PENGHARGAAN KEDUA: Mohamed Salah (tengah) bersama Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika Ahmad Ahmad (kiri) dan Presiden Liberia George Weah. (FOTO: SEYLLOU/AFP)

PROKAL.CO, WINGER Liverpool sekaligus Timnas Mesir Mohamed Salah kembali menjadi pemain terbaik Afrika. Ini adalah gelar yang kedua kalinya ia raih. Pertama kali, ia meraih pada edisi 2017. Namun tidak hanya Mohamed Salah yang bahagia, Mesir sebagai negara asal Salah pun memperoleh kebahagiaan, Rabu (9/1). Itu menyusul pengunduran diri Kamerun sebagai host Piala Afrika 2019 karena pembangunan stadion tertunda dan perang berkecamuk. Nah,  dalam proses voting di Dakar disepakati Mesir akan menggelar Piala Afrika edisi ke-32.

Buat pertama kalinya dalam sejarah Piala Afrika, bulan pelaksanaan kompetisi sepak bola paling bergengsi di Afrika itu digeser menjadi Juni-Juli. Tahun ini tepatnya akan berlangsung 15 Juni-13 Juli. Pada edisi sebelumnya, Piala Afrika selalu digelar awal tahun dan jadwal ini sering dikeluhkan klub dari pemain yang membela timnasnya di Piala Afrika.

Dalam situs Federasi Sepak Bola Afrika (CAF) kemarin disebutkan ketika proses voting ada dua calon host Piala Afrika 2019. Yakni Mesir dan Afrika Selatan. Kemudian saat hasil voting diumumkan Mesir mendapat 16 suara sementara Afsel cuma satu suara.

Bintang dan penyerang Mesir Mohamed Salah menyebut terpilihnya Mesir sebagai host sungguh menyenangkan. Sebab dua dari tiga kesempatan Mesir jadi tuan rumah, The Pharaohs juara (2006 dan 1986). Satu-satunya kegagalan Mesir jadi juara ketika bertindak sebagai tuan rumah terjadi 45 tahun lalu atau Piala Afrika 1974.

“Dengan dukungan seluruh penonton saat kami jadi tuan rumah maka kami mendambakan titel kedelapan. Dan bahagia rasanya bermain di depan ribuan pendukung kami,” kata Salah di situs resmi CAF.

Pada edisi Piala Afrika 2017 di Gabon, Salah dan Mesir berhasil mencapai partai final. Sayangnya di partai puncak tersebut Mesir menyerah dengan skor 1-2 oleh Kamerun.

Nah, bagaimana dengan kesiapan Mesir sebagai tuan rumah Piala Afrika 2019 ini ? Kingfut menulis Mesir setidaknya harus menyediakan enam stadion. Berbeda dari edisi Piala Afrika 2017 dimana hanya 16 negara berpartisipasi, maka untuk pertama kalinya di Piala Afrika 2019 ini ada 24 negara kontestan yang dibagi dalam enam grup.

Pelatih timnas Uganda Sebastien Desabre kepada Kingfut menyambut gembira tentang terpilihnya Mesir sebagai host Piala Afrika 2019. Desabre pernah melatih klub Mesir Ismaily.

“Tak diragukan lagi, atmosfer sepak bola Mesir merupakan salah satu yang terbaik di Afrika. Dan pendukung kami akan berbondong-bondong mendukung kami di sini,” ujar Desabre. (dra/jpg/tom/k18)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 08:04

Demokrat Belum Buat Laporan 2 Tahun

<div> <strong>PENAJAM</strong> - Partai Demokrat Penajam Paser Utara belum menyampaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*