MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 09 Januari 2019 10:31
Pemkot Keok Lagi

Kasus Gugatan Lahan Polder Gang Indra

PROKAL.CO, SAMARINDA–Pemkot Samarinda kembali keok. Upaya mereka menggugat warga atas ganti rugi lahan yang kini bersulih rupa jadi Polder Gang Indra di Jalan Antasari Air Putih, Samarinda Ulu, ditolak Pengadilan Tinggi Kaltim.

Najamuddin dan Noorsiah, pasutri yang digugat ganti rugi hingga Rp 1 miliar itu kembali keluar jadi “jawara” selepas hakim pengadilan tinggi menguatkan putusan sengketa itu pada 13 Desember 2018. “Sudah terbit dan kami serahkan ke masing-masing pihak,” ucap Abdul Rahman Karim, Humas Pengadilan Negeri (PN) Samarinda ke awak media ini, kemarin (7/1).

Hanya, pemkot belum mau menyerah. Mereka telah menyatakan akan kasasi. Sambung Rahman, kasasi disampaikan secara lisan oleh pemkot, Kamis (3/1) pekan lalu. Kini, lembaga peradilan yang berkantor di Jalan M Yamin itu tinggal menunggu memori kasasi dan kontra kasasi dari kedua pihak yang bersengketa. “Relas putusan banding sudah kami beri ke para pihak. Karena sudah ada pernyataan. Tinggal menunggu untuk diteruskan ke MA (Mahkamah Agung),” lanjutnya.

Dijabarkan Rahman, ganti rugi lahan yang kini dibangun Polder Gang Indra sempat menjadi rasuah yang diulik para beskal Kota Tepian. Pemkot menggugat para pelapor, pasutri tersebut, lantaran dana pembebasan lahan itu sudah diberikan kepada para enam pemilik lahan. Mereka, Zainuddin (pemilik lahan seluas 1.556 meter persegi), Arbayah (2.341 meter persegi), Adha Wijaya (1.654 meter persegi), Slamet Priyadi (907 meter persegi), Subhan (368 meter persegi), dan Irana Yanti (290 meter persegi).

Gugatan perdata pemkot bernomor 77/Pdt.G/2016/PN.Smr itu terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda per 31 Mei 2016. Setahun berselang, atau 27 April 2017, Hakim PN Samarinda menolak gugatan pemkot dan menilai lahan 7.035 meter persegi yang dibebaskan pemkot adalah benar milik Noorsiah dan Najamudin. “Pertimbangan majelis hakim PN saat itu, legalitas lahan itu tak kuat hanya SPPT (surat pernyataan penguasaan tanah), sementara pasutri itu memiliki sertifikat bertahun 1991,” ungkapnya.

Dari putusan di PN itu, pemkot diminta membayar tanah yang sudah berfungsi sebagai kolam retensi itu dengan nominal saat pembebasan lahan ditempuh pemkot medio 2008. Tak puas atas putusan PN, pemkot menempuh banding. Namun, majelis hakim pengadilan tinggi yang dipimpin Mahfud Saifullah bersama Subiharta dan Hari Murti menguatkan putusan tersebut. “Poin berbeda hanya soal ganti rugi, jika di PN pasutri ini menerima ganti rugi Rp 2 miliar diubah hakim tinggi jadi Rp 2,4 miliar,” tutupnya. (*/ryu/ndy/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 09:58

Warga Takut Tersengat Listrik

SAMARINDA–Perlahan, penertiban permukiman di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) segmen…

Jumat, 22 Maret 2019 21:41

Ma'ruf Amin Pertimbangkan Posisi Menteri Berasal dari Kaltim

SAMARINDA - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan mempertimbangkan nantinya…

Jumat, 22 Maret 2019 09:53

Forum Perempuan Deklarasi Dukung HBS

SAMARINDA – Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Forum Perempuan Peduli…

Jumat, 22 Maret 2019 09:28

Surat Suara Masih Kurang

SAMARINDA–Para komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda harus kerja ekstra…

Jumat, 22 Maret 2019 09:20

Hari Libur Dikambinghitamkan

SAMARINDA-Tindak lanjut aparat dalam mengusut karamnya Tongkang BG Kaltim FT…

Jumat, 22 Maret 2019 09:12

Nostalgia Kisah Nyata, Ada Benih Cinta dan Keluarga Baru

Berseragam cokelat, mengabdi untuk negeri, bertaruh nyawa demi harga diri…

Jumat, 22 Maret 2019 09:10

SIAGA SAMBUT PESTA DEMOKRASI

Ratusan personel gabungan dari TNI-Polri melakukan gelar pasukan pengamanan jelang…

Kamis, 21 Maret 2019 21:24

Cawapres KH Ma'aruf Amin Datang ke Samarinda, Ini Agendanya

SAMARINDA - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'aruf…

Kamis, 21 Maret 2019 08:54

Kasus Tongkang Karam, Ada Potensi Unsur Pidana

SAMARINDA–Kejanggalan mulai terendus dari peristiwa karamnya Tongkang BG Kaltim FT…

Kamis, 21 Maret 2019 08:53

NJOP Naik, Pemasukan Meningkat

SAMARINDA–Berbagai upaya ditempuhpemkot untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*