MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Minggu, 06 Januari 2019 08:52
Mingalabar from Myanmar
Shwezigon Pagoda

PROKAL.CO, Oleh: Firman Wahyudi

 

PERJALANAN dari Balikpapan ke Myanmar memakan waktu 5 jam 30 menit, termasuk transit di Singapura. Setibanya di ibu kota Myanmar, Yangon, langsung disambut kalungan bunga. Lalu makan malam sambil menyaksikan Karaweik Show, pertunjukan budaya setempat.

Hari berganti, keesokan melakukan perjalanan sekitar 4 jam dari Yangon, tiba di Kyaiktiyo Pagodaatau yang dikenal dengan sebutan Golden Rock. Untuk dapat sampai, kami naik cable car sambil menikmati pemandangan dari ketinggian. Objek wisata ini konon bertengger di atas sehelai rambut Buddha. Keunikannya, yakni keseimbangan melawan gravitasi.

Esoknya setelah sarapan terbang ke Heho dengan pesawat. Menempuh satu jam perjalanan. Mengunjungi Pyi Shan Monastery, merupakan biara untuk biksu dan bhikuni. Lalu menyusuri Danau Inle yang terkenal karena desain perahu yang khas.

Melewati Phaung Daw Oo Pagoda, melihat leher panjang di Nan Pan Village. Tradisi masyarakat setempat. Dianggap sebagai identitas pada zaman dahulu. Konon, perempuan berleher panjang lebih menarik di mata pria.

Setelah itu, menuju Bagan yang memakan waktu 9 jam. Kota kuno di Divisi Mandalay pada abad ke-9 sampai ke-13. Sebelumnya dijuluki Arimaddanapura atau Arimaddana. Subuh kami sudah bergegas. Menikmati indahnya matahari terbit dari balon udara.

Berkesempatan mengelilingi Old Bagan City dengan kereta kuda. Kemudian foto dengan latar Dhammayangyi Pagoda, Shwezigon Pagoda. Sorenya, melihat kehidupan masyarakat asli Burma di desa Min Nan Thu.

Melanjutkan perjalanan ke Mandalay. Kunjungan ke Mahamuni Pagoda, Golden Monastery. Tak lupa berbelanja suvenir khas di China Town. Kami berkesempatan mencicipi makan malam khas Myanmar, namanya Daung Lann Gyi. Rasanya unik. Cenderung asam dan asin.

Hari ketujuh alias terakhir, kunjungan ke Mingun untuk melihat Myatheindan Pagoda atau White Pagoda. Indah sekali. Perjalanan di Myanmar memberi kesan beda apalagi budayanya. Apalagi negara tersebut juga dikenal sebagai negara Tanah Emas.

Walau melelahkan, namun semua terbayar dengan pemandangan alam dan kultur budaya. Bagi pencinta sejarah dan alam, negara ini sangat direkomendasikan! (*/rdm2/k8)

 


BACA JUGA

Kamis, 13 Juni 2019 14:21

Festival Balon, Jalan Tengah untuk Melestarikan Tradisi dan Menjaga Keamanan Penerbangan

Festival di Ponorogo dan Pekalongan berlangsung tanpa melanggar aturan tentang…

Minggu, 02 Juni 2019 17:39
Kisah Asmuni Membangun Rumah Makan Sukma Rasa

Dari Jualan Keripik, Pernah Jadi TKI, hingga Sukses di Usaha Kuliner

Siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil. Asmuni, pemilik Rumah Makan Sukma…

Sabtu, 01 Juni 2019 13:23

Ini Cerita Petualangan Matteo Nanni Bermotor dari Italia ke Indonesia

Dari Italia, Matteo Nani sudah berkendara enam bulan hingga sampai…

Selasa, 28 Mei 2019 14:57
Dari Mengaji Mereka Mengharumkan Nama Kaltim di Tingkat Dunia: Syahroni (2)

Gelar Juara Diakui Tak Lepas dari Hobi Nyanyi

Ramadan tahun ini, sangat lengkap bagi Syahroni. Ustaz perantauan asal…

Senin, 27 Mei 2019 15:46
Mahmud ”Hypegrandy”, Kakek Gaul Penggemar Gaya Hypebeast yang Viral

Dandanan Boleh Kekinian, tapi Hobi Tetap Ternak Burung

Kemeja, celana bahan, dan sepatu pantofel tampaknya sudah so yesterday…

Minggu, 26 Mei 2019 13:31
Mencicipi Pengalaman Ramadan di Oxford (2–Habis)

Gelar Kajian Quran Sebelum Berbuka Puasa

SEPERTI umumnya kegiatan muslim di berbagai negara, kami juga menjalani…

Kamis, 23 Mei 2019 11:24
Bilkis Bano, Tunggu Keadilan Selama 17 Tahun

Dapat Rumah, Pekerjaan, Kompensasi Miliaran

Kerusuhan di Gujarat, India, 2002 lalu telah merenggut kehormatan dan…

Kamis, 16 Mei 2019 14:55
Berbincang dengan dr Joseph, Bule Brazil Penjaga Pohon Kurma di Islamic Center

Bule Rawat 165 Pohon Kurma tanpa Digaji, Yakin Kurmanya Berbuah Tiga Tahun Lagi

Masjid Hubbul Wathan Islamic Center ditanami 165 pohon kurma. Uniknya,…

Senin, 06 Mei 2019 13:16
Ketika Dua Bule Aktivis Lingkungan Prihatin dengan Sampah di Indonesia

Ajak Mencintai Bumi, Ingatkan Dampak Negatif Plastik

Mereka bukan asal Indonesia. Yang satu, Adriana María Olarte dari…

Senin, 06 Mei 2019 13:13
Padusan, “Ritual” Sambut Ramadan yang Jadi Tradisi

Umat Islam Padati Tempat-Tempat Pemandian Alami

SLEMAN – Sudah menjadi tradisi tahunan tiap H-1 Ramadan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*