MANAGED BY:
RABU
22 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 06 Januari 2019 08:24
Disiplin dalam Memasak, Hasilkan Chessecake Enak
BOSAN: Merasa bosan dengan kue bolu dan ingin membuat kue berbeda menjadi alasan bagi Erni Ervina dan sang suami, Ricky Sudrajat mengolah cheesecake.

PROKAL.CO, KUDAPAN ini mulai naik daun. Teksturnya lembut, rasa keju begitu terasa, dan tentu saja lumer di mulut. Cheesecake susah-susah gampang dibuat. Bahkan beberapa mengakui cukup rumit. Dengan tekstur yang lebih lembut dari bolu pada umumnya, membuat kue yang satu ini memiliki daya tarik tersendiri. Terlebih untuk pencinta keju sejati.

Saat disambangi Kamis (3/1) siang di Perumahan Royal Regency, Samarinda, Erni Ervina dan suaminya, Ricky Sudrajat, sudah memajang empat cheesecake dan 12 cupcake. Selaku pemilik usaha Vanilla Cake, Erni memang terkenal akan cheesecake-nya yang lembut tanpa rasa enek.

Memang bukan sekadar omongan. Tekstur lembut cheesecake sudah bisa terlihat saat memotong. Meski diproses dengan cara dipanggang, kelembutannya bisa terasa dari atas permukaan hingga bagian terbawah. Setiap potongnya akan tercium aroma gurih keju. Dalam kesempatan ini, Kaltim Post akan mengulik resep rahasia cheesecake ala Erni.

Perempuan 28 tahun itu mengatakan, bagi pemula yang ingin membuat cheesecake, harus patuh pada setiap langkah pembuatan. Mulai takaran hingga teknik mengaduk adonan.

“Membuat cheesecake cukup rumit. Saat baru mencoba, saya membutuhkan waktu dua hingga tiga jam. Itu saja belum tentu berhasil, jadi penting banget untuk pemula, mengetahui dan patuh menghindari hal-hal yang bisa membuat gagal,” ungkapnya.

Kegagalan juga dialami Erni dalam perjalanan membuat cheesecake. Perempuan yang memiliki satu putra itu juga menyebut kegagalan pembuatan muncul dari banyak faktor. Mulai adonan hingga peralatan. Walhasil, untuk membuat kue ini selain dibutuhkan keahlian juga menguras kesabaran.

Hal yang harus diperhatikan kesempurnaan ketika memisahkan antara putih dan kuning telur. Jika Anda tidak memisahkan dengan sempurna atau menyepelekan satu titik kuning telur yang masih tersisa, hal itu bisa membuat kue tidak mampu mengembang sempurna.

Kue yang tidak mengembang juga bisa disebabkan oleh pemilihan gula yang asal-asalan. Sambil menaruh kue yang sudah dia hias, Ricky menjelaskan untuk membuat cheesecake yang sempurna harus memilih gula kering.

“Tidak ada merek tertentu. Hanya, gula yang dipilih harus kering dan tidak lembap. Dicek dari bungkusnya, kalau gula lengket di plastik itu tandanya lembap. Nah, kalau gula itu tetap dicampurkan dengan adonan lain, cheesecake tidak akan mengembang maksimal. Pemilihan gula yang tepat itu ketika dibolak-balik, tidak ada yang lengket di plastik,” ungkap Ricky.

Dalam satu porsi cheesecake, Erni memakai 300 gram keju yang ditim atau dilelehkan. Kemudian dicampur margarin serta susu kental manis. Putih dan kuning telur yang telah dipisahkan dikocok masing-masing hingga mengembang. Lalu campurkan adonan telur ke lelehan keju.

Pasti tebersit dalam benak, apakah telur sebanyak itu membuat kue beraroma amis. Perempuan yang hobi memasak sejak setahun yang lalu itu membagi tips agar cheesecake tidak akan amis meski menggunakan telur yang cukup banyak.

“Penggunaan air lemon bisa menjadi solusi untuk meminimalisasi aroma tidak sedap. Selain bisa menghilangkan bau amis, pemilihan air lemon mampu membuat cita rasa khas berbeda pada cheesecake. Terlebih bahan ini alami dan aman digunakan,” lanjutnya.

Erni menegaskan, membuat cheesecake akan lebih baik jika memilih oven yang terdapat api bawah dan atas atau oven listrik. Sebab, ketika menggunakan oven dengan jenis ini jauh lebih mudah mengatur suhu dan membuat cheesecake matang dengan sempurna dibandingkan oven jenis tangkring.

“Sebab, 30 menit awal, kue harus dioven menggunakan api bawah dan atas. Namun, setelah lewat 30 menit, api atas harus dimatikan dan hanya menggunakan api bawah selama satu jam. Jika menggunakan oven tangkring, hasil kue memang mengembang ketika masih dalam oven. Namun, setelah dikeluarkan kue akan amblas dan mengerut karena panas tidak merata,” ucap Erni.

Tingkat kesulitan membuat kue memang setimpal dengan hasilnya. Meski rumit, cheesecake tetap digemari berbagai kalangan. Kini cheesecake kian populer. Tidak ada ruginya untuk belajar mengolah cheesecake. Selain lebih ekonomis, kebersihan kue juga terjamin karena buatan sendiri. Selamat mencoba! (*/nul*/rdm2/k16)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 09:28

Pahami Empat Pilar Bisnis, Fokus dan Ubah Strategi

LATAR belakang pendidikan Windie Karina Farmawati adalah sarjana psikologi, bertolak…

Senin, 20 Mei 2019 09:20

Tampil Elegan Bikin Ramadan Berkesan

RAMADAN tak hanya diisi dengan ngabuburit atau buka bareng. Ada…

Minggu, 19 Mei 2019 13:48

Istimewa, Pekerjakan Anak Putus Sekolah

WINDIE  Karina Farmawati belajar dari sang ibu, Trisnawati Tjandra. Untuk memperkerjakan…

Minggu, 19 Mei 2019 12:19
Soto dan Salad

Hidangan Hangat hingga Kudapan Sehat

SOTO merupakan hidangan berkuah nan populer di Indonesia. Selaku juru…

Minggu, 19 Mei 2019 12:10

Kudapan Manis Nusantara dan Gurih dari India

SIAPA tidak kenal amparan tatak? Merupakan kudapan yang sering diburu…

Minggu, 12 Mei 2019 13:51
Bagus Satria dan Mira Dewi Yustina

Dari Pernikahan jadi Bisnis Menjanjikan

Tiga tahun lalu, Bagus Satria dan Mira Dewi Yustina membuat…

Minggu, 12 Mei 2019 13:50

Terima Pesanan dari Sumatra hingga Papua

PERTAMA kali merintis Galeri Cantik, Bagus Satria dan Mira Dewi…

Minggu, 12 Mei 2019 13:42

Stay Beautiful for Ramadan Iftar

MOMEN Ramadan dijadikan ajang berkumpul bersama sanak saudara dan teman.…

Minggu, 12 Mei 2019 13:39

Terapkan Konsep Bisnis Syariah

MENJALANI usaha memang harus dibarengi dengan konsep yang jelas untuk…

Minggu, 12 Mei 2019 13:37

Setiap Senin Masakan Khas Jawa

JANGAN mengaku gemar berburu kuliner jika tidak bertandang dan mencicipi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*