MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Minggu, 06 Januari 2019 07:27
Hindari Gugatan Ahli Waris

Baru 90 Rumah Ibadah Bersertifikat, Ratusan Belum

MEGAH: Masjid Baitul Iman, salah satu yang sudah lengkap legalitas tanahnya. Sehingga relatif aman dari potensi gugatan oleh oknum tertentu. (FUAD MUHAMMAD/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Persoalan sengketa tanah yang tinggi di Balikpapan juga berpotensi terjadi pada rumah ibadah. Ini lantaran pembangunannya banyak dilakukan di atas tanah wakaf. Di mana sering tak terjadi proses perubahan status dari pemilik sebelumnya kepada pengurus rumah ibadah. Sehingga rawan digugat pihak lain terutama ahli waris.

“Iya. Tahun lalu sering masuk laporan ahli waris menggugat tanah rumah ibadah,” sebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan, Hakimin baru-baru ini.

Untuk itu, Kemenag pun bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan upaya pembuatan sertifikat terhadap rumah ibadah. Dengan begitu, ada jaminan bagi pengurus tak berhadapan dengan pengadilan apabila digugat. “Kalau ada sertifikatnya kan aman,” ujar Hakimin.

Disebut Hakimin, dari data terakhir yang dikantonginya pada 2017 lalu, tercatat ada 422 unit bangunan masjid yang resmi, 198 unit musala yang berada di tempat umum, dan 221 unit langgar yang berada di permukiman atau perumahan. Selain itu, ada 135 unit gereja Protestan yang terdiri dari 66 unit bangunan dan 69 unit ruko dan rumah pribadi. Sedangkan gereja Katolik tercatat ada tiga gereja induk dan satu kapel, lalu tujuh vihara untuk Buddha, dua pura untuk Hindu, dan satu kelenteng untuk Khonghucu.

“Sepengetahuan saya hingga awal 2019 ini, untuk masjid saja baru 90 yang memiliki sertifikat. Itu melonjak dari tahun lalu. Yang hanya ada empat masjid yang punya sertifikat,” tutur Hakimin.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Balikpapan Ramlan menyebut, dalam proses pembuatan sertifikat rumah ibadah diikutkan dalam program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Dengan begitu prosesnya bisa dilakukan secara cepat. Namun tetap bergantung pada status tanah. Apakah terjadi tumpang tindih atau tidak. “Kami sertakan ke PTSL. Dan ini masih ada yang berproses,” sebut Ramlan. (*/rdh/rsh/k18)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 07:33

Kasus TPU Naik Penyidikan

BALIKPAPAN - Polda Kaltim melakukan gelar perkara dugaan korupsi pengadaan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:23

Dishub Kaltim Siap Dukung Pendanaan

BALIKPAPAN - Rencana pengoperasian kembali Pelabuhan Somber, Batu Ampar, Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Sepekan, Sudah Empat Tangkapan Narkoba

BALIKPAPAN – Memasuki pekan kedua 2019, kasus penyalahgunaan narkoba di…

Senin, 14 Januari 2019 07:35

Pelabuhan Somber Belum Masuk RIPN

BALIKPAPAN – Jalan bagi Pemkot Balikpapan untuk mengoperasikan kembali Pelabuhan…

Senin, 14 Januari 2019 07:32

Sepekan Hilang, Polisi Masih Cari Rika

BALIKPAPAN – Setelah menerima informasi seorang remaja 15 tahun bernama…

Minggu, 13 Januari 2019 06:53

Tahanan Perempuan Dipindah ke Kukar

BALIKPAPAN – Over kapasitas masih terjadi di Rutan Klas II…

Sabtu, 12 Januari 2019 07:05

Tak Direstui, Gadis Kabur Bersama Teman Perempuannya

BALIKPAPAN – Hadijah tak pernah menyangka. Anak gadisnya, Rika Kristina…

Jumat, 11 Januari 2019 10:00

Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan Ringan

BALIKPAPAN - Peredaran narkoba di Balikpapan masih merajalela. Polsek Balikpapan…

Senin, 07 Januari 2019 08:43

Gara-Gara Ini, Kunjungan ke KRB Meningkat

BALIKPAPAN - Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019 telah…

Senin, 07 Januari 2019 08:42

Tarik Minat Menikah di KUA

BALIKPAPAN - Tahun ini, Kementerian Agama Balikpapan melakukan beberapa renovasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*