MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 05 Januari 2019 06:25
I AM A BEGPACKER!

Meminta-minta demi Keliling Dunia

PROKAL.CO, class="Default">MUSIM liburan panjang kayak sekarang ini emang pas banget kalau dimanfaatkan dengan jalan-jalan. Apalagi kalau liburannya ke luar negeri. Traveling hemat ke berbagai negara dengan jadi backpacker sih sah-sah aja. Tapi, jangan sampai jadi begpacker, ya! Yap, begpacker ini berusaha meminta-minta di negeri orang biar bisa liburan atau pulang ke negara asal. Wah,gimana ya tanggapan para traveler soal maraknya fenomena itu? Check this out! (nen/c25/may)

 

Jangan sampai Merugikan Orang Lain

Ashari Yudha, Travel Blogger

”Untuk fenomena begpacker ini, menurutku menyedihkan ya, karena traveling itu seharusnya nggak merugikan orang lain. Jangan melakukan hal yang membuat orang lain terganggu atau nggak nyaman seperti minta-minta atau semacamnya. Ada banyak alasan begpacker kehabisan uang. Misalnya, ingin memaksimalkan gaya hidup, tapi nggak memperhitungkan kondisi keuangannya. Kalau aku pribadi, kehabisan uang ketika traveling ke luar negeri sih belum pernah. Kalaupun misalnya suatu saat terjadi, seenggaknya kita udah prepare seperti punya kontak teman-teman yang kita kenal di negara tersebut. Bisa juga dengan memberikan jaminan berupa kartu kredit atau yang lain supaya kita tetap bisa megang uang.”

 

Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Lusy Giri Pratiwi, Universitas Airlangga

”Waktu dulu di Malaysia, sebenarnya nggak pernah nemu begpacker, tapi nggak berarti nggak ada. Begitu pula di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, pasti ada begpacker. Terlebih, di destinasi wisata yang ramai turis asing. Kalau seorang turis sampai jadi begpacker, itu berarti dia ngerepotin dan menyusahkan orang lain.

Kalau sampai dia kurang dana, berarti kurang persiapan. Kalau emang bujettipis, jangan lama-lama di negara tersebut supaya ada dana buat balik ke negara asal. Dan jika terjadi hal yang nggak diinginkan seperti delay dankoper rusak atau hilang, itu harus prepare pakai asuransi. Kalau emang uangnya benar-benar habis, at least coba hubungi kerabat atau teman terdekat untuk minta bantuan. Sebisa-bisanya harus bertanggung jawab pada diri sendiri.”

 

Persiapan sebelum Liburan

Rengga Sanjaya Nuriman, Travel Vlogger

”Masih inget nggak kalau dulu di Indonesia pernah ada sepasang turis asing dari Eropa yang nyasar di Jawa Tengah, terus mereka nggak bisa bayar hotel. Pihak hotel telepon polisi dan sama polisi turis itu malah dikasih duit. Atau, ada kasus bule yang sampai mengemis dan mengorek-orek tempat sampah karena nggak ada uang.

Fenomena begpacker tersebut sebenarnya gak cuma terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, atau Kamboja. Mereka memanfaatkan kebaikan warga lokal buat mendapatkan uang, lalu uangnya dibuat traveling lagi sama mereka.

Gue agak nggak suka sih sama begpacker karena seharusnya sebelum traveling, kita harus menyiapkan banyak hal. Prepare, mulai menyiapkan duit, tiket pesawat, paspor, sampai visa. So, siapkan diri sebaik-baiknya.”

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*