MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Rabu, 02 Januari 2019 11:11
Perempuan Harus Lebih Banyak Minum Air Putih, Ini Alasannya

PROKAL.CO, Perempuan yang mengonsumsi tambahan 1,5 liter air setiap hari ke asupan reguler mereka selama 12 bulan adalah 50 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan infeksi saluran kemih lainnya daripada perempuan yang minum kurang dari jumlah itu.

Hasil penelitian JAMA Internal Medicine dari University of California, San Francisco, menyebutkan pengurangan infeksi berulang mungkin karena peningkatan volume urine mendorong lebih sering buang air kecil, keduanya memaksa keluar lebih banyak bakteri dari kandung kemih. Penelitian ini adalah percobaan klinis acak pertama untuk memeriksa rekomendasi umum menambahkan air ke dalam diet.

Minum 1,5 liter sehari setara dengan sekitar enam cangkir air atau empat botol air 12-ons. "Air apapun yang aman untuk diminum bisa membantu mengatasi masalah-masalah ini,” kata deputi editor untuk JAMA Internal Medicine, Dr. Deborah Grady dari University of California, San Francisco, seperti dilansir laman MSN, Rabu (26/12).

Setidaknya separuh dari semua perempuan berisiko terkena apa yang oleh dokter disebut sebagai "sistitis akut tanpa komplikasi" atau "infeksi saluran kemih" pada suatu saat dalam kehidupan mereka.

Begitu mereka mendapatkannya, sekitar seperempat dari para wanita itu akan mendapatkan yang lain dalam waktu enam bulan. Hingga 75 persen wanita akan mendapatkannya satu lagi dalam setahun.

Rasa panas yang membakar, gatal dan sering buang air kecil bisa membuat hidup menjadi sengsara.

Tapi ada masalah lain yang lebih besar, yakni mengobati infeksi UTI menyumbang sekitar 15 persen dari semua penggunaan antimikroba, menurut penelitian, yang berkontribusi pada meningkatnya masalah resistensi antibiotik.

Itulah sebabnya banyak wanita didorong untuk mencoba perubahan gaya hidup sebelum atau sebagai tambahan pada obat resep. 

Anjuran umum. Jangan menunda buang air kecil. Buang air kecil segera setelah berhubungan seksual dan praktikkan kebersihan daerah kemaluan yang baik, yang termasuk menggunakan sabun biasa yang tidak harum untuk mencuci daerah di sekitar kemaluan Anda dengan lembut setiap hari, menurut National Health Service di Inggris.

Hindari douche dan menggunakan sabun wangi, karena hal ini bisa mengganggu keseimbangan alami bakteri dan tingkat pH.(fny/jpnn)


BACA JUGA

Senin, 15 Juli 2019 11:21

Biasa dengan Karakter Klien Beda, Tangani 10 Ribu Tamu

KARAKTER klien yang berbeda sudah biasa dihadapi. Diungkapkan Kritaya Zenaida…

Senin, 15 Juli 2019 11:11

Waspada Tiga Jenis Kutu di Kepala

Ketikalagi asyik mengobrol, tiba-tiba kulit kepala rasanya gatal sekali? Kondisi…

Senin, 15 Juli 2019 11:09

Mitos Membasmi Kutu, Dari Santan Basi hingga Kapur Barus

SELAIN mengganggu kenyamanan saat beraktivitas, rasa gatal berlebih akibat kutu…

Senin, 15 Juli 2019 11:07

Menabung sejak Dini, Bisa Dimulai dari Usia Dua Tahun

Kebiasaanmenabung sebaiknya ditanamkan sejak dini. Orangtua penting agar anak lebih…

Senin, 15 Juli 2019 11:06

Ajarkan Anak Menghargai Usaha

SEBAGIAN orangtua menganggap belum waktunya anak memahami uang. Namun, berbeda…

Senin, 15 Juli 2019 11:05

Belajar Bahasa Inggris Usia Dewasa, Benahi Mental agar Lancar

Kemampuan berbahasa penting untuk menunjang karier dan pendidikan. Mampu berbahasa…

Senin, 15 Juli 2019 11:03

Persiapan Matang demi Karier Gemilang

DIA adalah Jeannet Novelia Sarwono. Mahasiswi program studi Manajemen Fakultas…

Senin, 15 Juli 2019 10:59

Masakan Tatar Sunda Manjakan Lidah

Menghabiskan liburan dengan sekadar berjalan-jalan namun tak berwisata kuliner agaknya…

Senin, 15 Juli 2019 10:58

Soto Mi Bogor dengan Aneka Isian

SETELAH mi kocok bandung, menu selanjutnya yakni soto mi bogor.…

Senin, 15 Juli 2019 10:57

Manis Pedas Wedang Jahe Bajigur

MENDENGAR kata wedang jahe bajigur, maka terbayang minuman dengan sensasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*