MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Rabu, 02 Januari 2019 11:11
Perempuan Harus Lebih Banyak Minum Air Putih, Ini Alasannya

PROKAL.CO, Perempuan yang mengonsumsi tambahan 1,5 liter air setiap hari ke asupan reguler mereka selama 12 bulan adalah 50 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan infeksi saluran kemih lainnya daripada perempuan yang minum kurang dari jumlah itu.

Hasil penelitian JAMA Internal Medicine dari University of California, San Francisco, menyebutkan pengurangan infeksi berulang mungkin karena peningkatan volume urine mendorong lebih sering buang air kecil, keduanya memaksa keluar lebih banyak bakteri dari kandung kemih. Penelitian ini adalah percobaan klinis acak pertama untuk memeriksa rekomendasi umum menambahkan air ke dalam diet.

Minum 1,5 liter sehari setara dengan sekitar enam cangkir air atau empat botol air 12-ons. "Air apapun yang aman untuk diminum bisa membantu mengatasi masalah-masalah ini,” kata deputi editor untuk JAMA Internal Medicine, Dr. Deborah Grady dari University of California, San Francisco, seperti dilansir laman MSN, Rabu (26/12).

Setidaknya separuh dari semua perempuan berisiko terkena apa yang oleh dokter disebut sebagai "sistitis akut tanpa komplikasi" atau "infeksi saluran kemih" pada suatu saat dalam kehidupan mereka.

Begitu mereka mendapatkannya, sekitar seperempat dari para wanita itu akan mendapatkan yang lain dalam waktu enam bulan. Hingga 75 persen wanita akan mendapatkannya satu lagi dalam setahun.

Rasa panas yang membakar, gatal dan sering buang air kecil bisa membuat hidup menjadi sengsara.

Tapi ada masalah lain yang lebih besar, yakni mengobati infeksi UTI menyumbang sekitar 15 persen dari semua penggunaan antimikroba, menurut penelitian, yang berkontribusi pada meningkatnya masalah resistensi antibiotik.

Itulah sebabnya banyak wanita didorong untuk mencoba perubahan gaya hidup sebelum atau sebagai tambahan pada obat resep. 

Anjuran umum. Jangan menunda buang air kecil. Buang air kecil segera setelah berhubungan seksual dan praktikkan kebersihan daerah kemaluan yang baik, yang termasuk menggunakan sabun biasa yang tidak harum untuk mencuci daerah di sekitar kemaluan Anda dengan lembut setiap hari, menurut National Health Service di Inggris.

Hindari douche dan menggunakan sabun wangi, karena hal ini bisa mengganggu keseimbangan alami bakteri dan tingkat pH.(fny/jpnn)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 13:24

Lapar Palsu, Apa Itu?

Pernahkah Anda merasa lapar padahal baru saja melahap sepiring nasi…

Minggu, 24 Maret 2019 12:14

Nasi Bakar, Paduan Bumbu dan Lauk Eksotis

PADA umumnya nasi bakar adalah nasi berbumbu santan seperti nasi…

Minggu, 24 Maret 2019 12:13

Kuotie dan Swekiau, Garing dan Lembut

MERUPAKAN dua hidangan yang memiliki bahan sama namun proses masak…

Minggu, 24 Maret 2019 12:12

Sensasi Sambal Tempoyak Bikin Ketagihan

SEPERTI judulnya, bahan baku utama adalah sambal tempoyak. Olahan yang…

Minggu, 24 Maret 2019 12:08

Harus Tahu Watak Klien

MERINTIS usaha outbound training belasan tahun silam membuat Fitri Susilowati…

Minggu, 24 Maret 2019 12:06

Tak Sekadar Bisnis, Berikan Edukasi

Demi mencapai keberhasilan, pebisnis memiliki cara masing-masing. Paling penting, berani…

Minggu, 24 Maret 2019 12:04

Wajib Berikan Pengarahan pada Tim

SAAT masih awal merintis, Fitri Susilowati memiliki sepuluh orang yang…

Kamis, 21 Maret 2019 22:04

Ini Manfaat Air Rebusan Daun Serai

Serai atau lebih dikenal dengan sereh, sering digunakan sebagai bumbu…

Selasa, 19 Maret 2019 15:20

Ini Penyebab Mendadak Merinding, Jangan Khawatir....

Setiap orang memang memiliki reaksi fisik yang berbeda-beda ketika dihadapkan…

Minggu, 17 Maret 2019 10:51

Program Hamil Alami Melalui Senam Yoga

SESEGERA mungkin memiliki anak setelah menikah tentu menjadi dambaan semua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*