MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 01 Januari 2019 10:19
Lakalantas Turun 66 Kasus
BERKURANG: Salah satu kasus kecelakaan lalu lintas di Bulungan pada 2018.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pada 2018, Polda Kaltara melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) mencatat angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dikatakan Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit, hal tersebut dapat dilihat dari grafik keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang dimiliki Ditlantas. Pada 2018 hanya ada 100 kasus lakalantas sedangkan tahun sebelumnya terdapat 166 kasus.

“Ada penurunan sebanyak 66 kasus jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 166 kasus,” ungkapnya belum lama ini.

Adapun penurunan lantaran sejumlah operasi yang dilakukan dalam upaya menekan angka lakalantas di Kaltara. Seperti halnya Operasi Zebra. “Melalui operasi-operasi tersebutlah kita mampu menekan angka lakalantas,” ujarnya.

Sebab, kata dia, selain penindakan terhadap segala pelanggaran, petugas juga memberikan pemahaman kepada setiap pengendara yang melintas. “Tidak hanya penindakan dan teguran, sosialisasi turut dilakukan,” bebernya.

Lantaran kasusnya menurun, tentu korban juga berkurang. Dapat dilihat dari data bahwa tahun ini tercatat 55 orang meninggal dunia, luka berat 62 orang, dan luka ringan sebanyak 180 orang.

“Tahun lalu ada sebanyak 59 orang yang meninggal dunia. Tapi untuk yang luka berat di tahun ini alami peningkatan, tahun lalu hanya 31 orang, demikian juga dengan yang luka ringan tahun lalu ada 85 orang,” sebutnya.

Dengan melihat angka yang mengalami luka berat dan ringan, fungsi polisi tentunya masih dibutuhkan dalam memberikan edukasi masyarakat hingga mencapai zero accident. “Terus lakukan penekanan, melalui sosialisasi dan penindakan dalam setiap upaya yang ada,” ungkapnya.

Terlepas dari lakalantas selama setahun kemarin, kata kapolda, Ditlantas juga telah melakukan penindakan dengan memberikan tilang kepada setiap pelanggar, di mana ada 5.813 surat tilang diterbitkan. “Turun jika dibandingkan 2017 yang mencapai angka 6.891, ada kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas,” sebutnya.

Selain itu, Ditlantas juga memberikan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran. Ada 12.922 teguran, angka tersebut juga turun jika dibandingkan 2017 yang mencapai 14.023 teguran. “Turun 1.101 kasus,” sebutnya.

Sementara itu, di Ibu Kota Kaltara Tanjung Selor, disebutkan Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho, ada kenaikan dibandingkan 2017. “Tercatat pada 2017 ada 36 kasus, sementara tahun 2018 ada 37 kasus,” sebutnya.

Dari sejumlah kasus tersebut, 11 orang meninggal dunia. Angka tersebut memang mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu yaitu 18 kasus. “Luka berat ada peningkatan, 2017 hanya 20 orang, tahun ini ada 29 orang. Sementara luka ringan ada penurunan satu kasus, sebab 2017 ada 17 orang dan tahun ini ada 16 orang,” ungkapnya.

Andrias menyebutkan bahwa langkah-langkah pencegahan akan terus dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya lakalantas. “Baik pemasangan rambu hingga spanduk-spanduk imbauan serta patroli,” tutupnya. (sny/eza/kpnn/dwi/k16)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 13 Juli 2019 11:32

Gakkum LHK Kalimantan Sita Ribuan Potong Kayu Olahan Illegal di Nunukan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Penyidik SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II…

Minggu, 16 Juni 2019 12:11

Tambak dan Hutan Adat Sulit Diverifikasi

TANJUNG SELOR – Ada 10 surat keputusan (SK) perhutanan sosial…

Minggu, 16 Juni 2019 12:08

Instansi Mana yang Paling Banyak Butuh Pegawai di Kaltara? Cek Ini

TANJUNG SELOR – Menukil data Biro Organisasi Setprov Kaltara, ada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*