MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 01 Januari 2019 10:16
Pukat Trawl Masih Digunakan, Tak Bisa Dilarang karena Belum Ada Solusi Alternatif
BERBAHAYA: Area tangkap nelayan lokal disebut terganggu dengan penggunaan pukat trawl oleh nelayan lain.

PROKAL.CO, Berbagai keluhan masyarakat menjadi perhatian khusus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara). Tak hanya di bidang infrastruktur, tapi juga kelautan dan perikanan.

----------------------------

Anggota Komisi I DPRD Kaltara Muhammad Iskandar menyinggung soal penggunaan pukat trawl usai Rapat Paripurna ke-30 Masa Persidangan III Tahun 2018 di Kantor DPRD Kaltara, Tanjung Selor, Senin (31/12).

“Saat ini nelayan lokal yang mayoritas mencari hasil laut dan sungai dengan cara memancing, pasang bubu, dan pukat, sudah kebingungan mencari tempat melaut. Karena tempat biasa mereka melaut sudah rusak akibat aktivitas nelayan yang menggunakan pukat trawl,” ujar Iskandar.

Menyikapi hal ini, dia meminta ada sikap tegas Pemprov Kaltara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk menyikapi persoalan ini. Sebab, nelayan yang menggunakan pukat trawl ini sudah menjamah hingga anak sungai yang dimanfaatkan nelayan lokal untuk memancing. 

Bahkan, tempat main ikan yang sengaja dibuat oleh nelayan lokal di titik-titik tertentu sudah rusak akibat tertarik pukat trawl. “Tolong perhatian pemerintah, jangan sampai setelah ada masalah, baru bersikap. Kan alangkah baiknya diantisipasi sejak awal,” tegasnya.

Intinya, dia meminta ada perhatian dari pemerintah terhadap para nelayan lokal, khususnya di Antutan, Buluh Perindu, Tanjung Rumbia, Tanjung Palas Hilir, dan Salimbatu. Sebab, saat ini para nelayan lokal ini berpendapat untuk apa ada Kaltara jika tidak bisa memperhatikan masyarakat, khususnya nelayan lokal.

Menyikapi hal itu, Kepala DKP Kaltara Amir Bakrie mengatakan, untuk persoalan ini sudah ditangani. Sejauh ini tim DKP secara rutin melakukan pemantauan di lapangan dan akan melakukan penindakan terhadap nelayan yang melanggar.

“Sekarang sudah tidak ada lagi nelayan yang menggunakan pukat trawl masuk hingga sungai-sungai. Jika ada ditemukan akan ditindak tegas oleh tim yang melakukan monitoring secara rutin di lapangan,” kata Amir.

Termasuk juga secara rutin pihaknya telah melakukan imbauan kepada para nelayan yang menggunakan pukat trawl itu untuk tidak masuk hingga ke sungai. Namun, untuk melarang penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan itu, pihaknya belum bisa, karena hingga kini solusi untuk penggantian alat tangkap nelayan itu juga belum ada dari pemerintah pusat, yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kalau berharap dengan APBD untuk melakukan penggantian alat tangkap itu tentu tidak bisa. Karena jumlahnya tidak sedikit, bisa diperkirakan berapa kira-kira anggaran yang dibutuhkan untuk itu,” jelasnya.

Pastinya, dia mengimbau kepada para nelayan yang masih menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan itu dapat menyesuaikan dengan kondisi daerah supaya tidak merusak ekosistem laut di wilayah provinsi termuda Indonesia ini. (iwk/eza/kpnn/dwi/k16)

 

 


BACA JUGA

Senin, 14 Januari 2019 07:27

Tahapan PLBN Labang Dimulai

TANJUNG SELOR – Pembangunan dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN)…

Senin, 14 Januari 2019 07:26

Promosi Pariwisata lewat Simpar

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Dinas Pariwisata, terus berupaya…

Senin, 14 Januari 2019 07:26

Tujuh Sekolah Raih Adiwiyata

TANJUNG SELOR – Tujuh sekolah di Kaltara meraih penghargaan nasional…

Senin, 07 Januari 2019 08:37

MANTULL PAK GUB..!! 2.500 Rumah Bakal Direhab Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Program rehab rumah bagi masyarakat kurang mampu…

Senin, 07 Januari 2019 08:35

Dokter Spesialis Akan Diberi Fasilitas

TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) akan memberikan sejumlah…

Jumat, 04 Januari 2019 07:48

Terkendala Minimnya SDM

TANJUNG SELOR – Program pemerintah berupa pendaftaran tanah sistematis lengkap…

Jumat, 04 Januari 2019 07:48

4 DPD Tak Serahkan LPSDK

PROSES penyerahan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) peserta pemilu…

Jumat, 04 Januari 2019 07:46

Bakal Hadir Tiga Perda Retribusi

UPAYA peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi sudah disiapkan…

Jumat, 04 Januari 2019 07:44

Tidak Ada Anggaran untuk Korban Bencana

TARAKAN – Korban tanah longsor kemungkinan tidak mendapatkan bantuan dana…

Jumat, 04 Januari 2019 07:43

Penyegaran di Lingkungan Polres Bulungan

TANJUNG SELOR – Penyegaran di tingkat perwira pertama menjadi agenda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*