MANAGED BY:
SELASA
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 01 Januari 2019 10:16
Pukat Trawl Masih Digunakan, Tak Bisa Dilarang karena Belum Ada Solusi Alternatif
BERBAHAYA: Area tangkap nelayan lokal disebut terganggu dengan penggunaan pukat trawl oleh nelayan lain.

PROKAL.CO, Berbagai keluhan masyarakat menjadi perhatian khusus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara). Tak hanya di bidang infrastruktur, tapi juga kelautan dan perikanan.

----------------------------

Anggota Komisi I DPRD Kaltara Muhammad Iskandar menyinggung soal penggunaan pukat trawl usai Rapat Paripurna ke-30 Masa Persidangan III Tahun 2018 di Kantor DPRD Kaltara, Tanjung Selor, Senin (31/12).

“Saat ini nelayan lokal yang mayoritas mencari hasil laut dan sungai dengan cara memancing, pasang bubu, dan pukat, sudah kebingungan mencari tempat melaut. Karena tempat biasa mereka melaut sudah rusak akibat aktivitas nelayan yang menggunakan pukat trawl,” ujar Iskandar.

Menyikapi hal ini, dia meminta ada sikap tegas Pemprov Kaltara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk menyikapi persoalan ini. Sebab, nelayan yang menggunakan pukat trawl ini sudah menjamah hingga anak sungai yang dimanfaatkan nelayan lokal untuk memancing. 

Bahkan, tempat main ikan yang sengaja dibuat oleh nelayan lokal di titik-titik tertentu sudah rusak akibat tertarik pukat trawl. “Tolong perhatian pemerintah, jangan sampai setelah ada masalah, baru bersikap. Kan alangkah baiknya diantisipasi sejak awal,” tegasnya.

Intinya, dia meminta ada perhatian dari pemerintah terhadap para nelayan lokal, khususnya di Antutan, Buluh Perindu, Tanjung Rumbia, Tanjung Palas Hilir, dan Salimbatu. Sebab, saat ini para nelayan lokal ini berpendapat untuk apa ada Kaltara jika tidak bisa memperhatikan masyarakat, khususnya nelayan lokal.

Menyikapi hal itu, Kepala DKP Kaltara Amir Bakrie mengatakan, untuk persoalan ini sudah ditangani. Sejauh ini tim DKP secara rutin melakukan pemantauan di lapangan dan akan melakukan penindakan terhadap nelayan yang melanggar.

“Sekarang sudah tidak ada lagi nelayan yang menggunakan pukat trawl masuk hingga sungai-sungai. Jika ada ditemukan akan ditindak tegas oleh tim yang melakukan monitoring secara rutin di lapangan,” kata Amir.

Termasuk juga secara rutin pihaknya telah melakukan imbauan kepada para nelayan yang menggunakan pukat trawl itu untuk tidak masuk hingga ke sungai. Namun, untuk melarang penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan itu, pihaknya belum bisa, karena hingga kini solusi untuk penggantian alat tangkap nelayan itu juga belum ada dari pemerintah pusat, yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kalau berharap dengan APBD untuk melakukan penggantian alat tangkap itu tentu tidak bisa. Karena jumlahnya tidak sedikit, bisa diperkirakan berapa kira-kira anggaran yang dibutuhkan untuk itu,” jelasnya.

Pastinya, dia mengimbau kepada para nelayan yang masih menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan itu dapat menyesuaikan dengan kondisi daerah supaya tidak merusak ekosistem laut di wilayah provinsi termuda Indonesia ini. (iwk/eza/kpnn/dwi/k16)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 12:11

Tambak dan Hutan Adat Sulit Diverifikasi

TANJUNG SELOR – Ada 10 surat keputusan (SK) perhutanan sosial…

Minggu, 16 Juni 2019 12:08

Instansi Mana yang Paling Banyak Butuh Pegawai di Kaltara? Cek Ini

TANJUNG SELOR – Menukil data Biro Organisasi Setprov Kaltara, ada…

Kamis, 30 Mei 2019 12:51

Petani Rumput Laut Kerap Melanggar, Ini yang Dilakukan DKP

TANJUNG SELOR–Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Kamis, 30 Mei 2019 12:50

Gubernur Minta Awasi Pola Makan Anak

SEBATIK–Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengimbau masyarakat agar memanfaatkan maksimal…

Kamis, 30 Mei 2019 12:49

Layani Pembeli Pakai Drum, Petugas SPBU Dipecat!

Peringatan diberikan bagi oknum petugas nakal yang kerap “membantu” mengisi…

Kamis, 30 Mei 2019 12:48

Dua Tahun Rusak, Pelabuhan Tak Disentuh Perbaikan

TANJUNG SELOR– Kerusakan di Pelabuhan Feri Ancam, Kecamatan Sekatak, sejak…

Kamis, 30 Mei 2019 12:45

Dipastikan Penumpang Tak Bertambah

NUNUKAN–PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan memastikan Jumat (31/5)…

Kamis, 30 Mei 2019 12:45

LEBIH CEPAT..!! Di Kabupaten Ini Besok ASN Mulai Cuti Bersama

NUNUKAN–Cuti bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 15 Mei 2019 11:29

WARGA BUNYU DEMO..!! Minta Pemadaman Bergilir Berakhir

TANJUNG SELOR–Kekecewaan warga Pulau Bunyu, Bulungan, terhadap pemadaman listrik bergilir…

Senin, 13 Mei 2019 12:17

WADUH..!! Hulu Diguyur Hujan, 5 Desa di Tanjung Palas Timur Terendam

Hujan yang mengguyur wilayah hulu Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara sejak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*