MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 01 Januari 2019 10:16
Pukat Trawl Masih Digunakan, Tak Bisa Dilarang karena Belum Ada Solusi Alternatif
BERBAHAYA: Area tangkap nelayan lokal disebut terganggu dengan penggunaan pukat trawl oleh nelayan lain.

PROKAL.CO, Berbagai keluhan masyarakat menjadi perhatian khusus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara). Tak hanya di bidang infrastruktur, tapi juga kelautan dan perikanan.

----------------------------

Anggota Komisi I DPRD Kaltara Muhammad Iskandar menyinggung soal penggunaan pukat trawl usai Rapat Paripurna ke-30 Masa Persidangan III Tahun 2018 di Kantor DPRD Kaltara, Tanjung Selor, Senin (31/12).

“Saat ini nelayan lokal yang mayoritas mencari hasil laut dan sungai dengan cara memancing, pasang bubu, dan pukat, sudah kebingungan mencari tempat melaut. Karena tempat biasa mereka melaut sudah rusak akibat aktivitas nelayan yang menggunakan pukat trawl,” ujar Iskandar.

Menyikapi hal ini, dia meminta ada sikap tegas Pemprov Kaltara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk menyikapi persoalan ini. Sebab, nelayan yang menggunakan pukat trawl ini sudah menjamah hingga anak sungai yang dimanfaatkan nelayan lokal untuk memancing. 

Bahkan, tempat main ikan yang sengaja dibuat oleh nelayan lokal di titik-titik tertentu sudah rusak akibat tertarik pukat trawl. “Tolong perhatian pemerintah, jangan sampai setelah ada masalah, baru bersikap. Kan alangkah baiknya diantisipasi sejak awal,” tegasnya.

Intinya, dia meminta ada perhatian dari pemerintah terhadap para nelayan lokal, khususnya di Antutan, Buluh Perindu, Tanjung Rumbia, Tanjung Palas Hilir, dan Salimbatu. Sebab, saat ini para nelayan lokal ini berpendapat untuk apa ada Kaltara jika tidak bisa memperhatikan masyarakat, khususnya nelayan lokal.

Menyikapi hal itu, Kepala DKP Kaltara Amir Bakrie mengatakan, untuk persoalan ini sudah ditangani. Sejauh ini tim DKP secara rutin melakukan pemantauan di lapangan dan akan melakukan penindakan terhadap nelayan yang melanggar.

“Sekarang sudah tidak ada lagi nelayan yang menggunakan pukat trawl masuk hingga sungai-sungai. Jika ada ditemukan akan ditindak tegas oleh tim yang melakukan monitoring secara rutin di lapangan,” kata Amir.

Termasuk juga secara rutin pihaknya telah melakukan imbauan kepada para nelayan yang menggunakan pukat trawl itu untuk tidak masuk hingga ke sungai. Namun, untuk melarang penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan itu, pihaknya belum bisa, karena hingga kini solusi untuk penggantian alat tangkap nelayan itu juga belum ada dari pemerintah pusat, yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kalau berharap dengan APBD untuk melakukan penggantian alat tangkap itu tentu tidak bisa. Karena jumlahnya tidak sedikit, bisa diperkirakan berapa kira-kira anggaran yang dibutuhkan untuk itu,” jelasnya.

Pastinya, dia mengimbau kepada para nelayan yang masih menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan itu dapat menyesuaikan dengan kondisi daerah supaya tidak merusak ekosistem laut di wilayah provinsi termuda Indonesia ini. (iwk/eza/kpnn/dwi/k16)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 09:43

Bosnas Triwulan I Sudah Cair

JAKARTA–Dana bantuan operasional sekolah nasional (bosnas) triwulan I 2019 sudah…

Kamis, 21 Maret 2019 09:42

Rp 7 Miliar untuk Pembebasan Lahan

TANJUNG SELOR–Pemprov Kaltara melalui Dinas Perhubungan (Dishub), tahun ini mengucurkan…

Kamis, 21 Maret 2019 09:40

Delineasi KIPI Rampung Bulan Depan

TANJUNG SELOR–Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan, delineasi Kawasan Industri Pelabuhan…

Selasa, 19 Maret 2019 09:17

Masyarakat Wajib Peduli Kebersihan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengajak seluruh pihak…

Selasa, 19 Maret 2019 09:15

Gubernur Ingatkan PNS tentang Sumpah

TANJUNG SELOR – Calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun (PNS)…

Kamis, 14 Maret 2019 09:22

Bulan Ini, SOA Penerbangan Dimulai

 TANJUNG SELOR – Masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan…

Kamis, 14 Maret 2019 09:20

Pemprov Fokus Bangun Jalan Baru

 TANJUNG SELOR – Sebagai pendukung infrastruktur pada Kawasan Industri dan…

Kamis, 14 Maret 2019 09:17

Jaksa Kirim Memori Banding

TANJUNG SELOR – Perkara dugaan pelanggaran pemilu oleh calon DPD…

Kamis, 14 Maret 2019 09:15

Investasi PLTSa Capai Rp 1,3 Triliun

TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh…

Selasa, 12 Maret 2019 09:16

Bendungan PLTA Digarap Mulai Mei

JAKARTA - Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*