MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 01 Januari 2019 06:40
Potensi Pasar Saham Syariah
-

PROKAL.CO, PASAR saham syariah menunjukkan kinerja yang positif pada 2018. Jumlah investor saham syariah per November tumbuh 82 persen. Hingga akhir tahun ini, pertumbuhannya diperkirakan minimal mencapai 90 persen.

Kepala Divisi Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) Irwan Abdalloh menyatakan, kinerja perdagangan saham syariah konsisten di atas 50 persen. “Komposisi saham syariah, market cap, trading value, trading volume, dan frekuensi,” tuturnya.

Pasar modal syariah memiliki tiga tantangan besar. Pertama, tingkat literasi dan inklusi yang masih rendah. Artinya, kegiatan edukasi dan literasi menjadi perhatian yang utama. Kedua, penerbitan produk investasi syariah yang masih terbatas pada saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah. Padahal, secara regulasi sudah ada efek beragun aset (EBA) syariah dan real estate investment trusts (REITs) syariah. “Ketiga, pemerintah masih mendominasi market share sukuk,” katanya.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan, industri jasa keuangan syariah juga tumbuh positif selama 2018. Terbukti, aset perbankan syariah dan pembiayaan syariah (bank umum syariah dan unit usaha syariah), serta aset industri keuangan nonbank (IKNB) syariah mengalami pertumbuhan. Per Oktober 2018, masing-masing tumbuh 7,09 persen; 9,52 persen; dan 0,59 persen.

Untuk mendorong peran serta keuangan syariah dalam mendukung penyediaan sumber dana pembangunan, OJK memfasilitasi pendirian bank wakaf mikro (lembaga keuangan mikro syariah/LKMS). Juga, melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait keuangan syariah bekerja sama dengan masyarakat ekonomi syariah (MES) dan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). “Terdapat 41 bank wakaf mikro dengan nilai pembiayaan Rp 9,72 miliar dan melibatkan 8.373 debitur,” ungkapnya.

Wimboh menargetkan pertumbuhan pasar modal syariah lebih tinggi tahun depan. Saat ini, kata dia, masih banyak yang harus didorong melalui pembinaan. “Harus lebih baik daripada tahun ini,” tandasnya. (nis/jpg/ndu/k15)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 10:48

BERKAH..!! Ramadan Kerek Pendapatan PT Pos

BALIKPAPAN- PT Pos Indonesia (Persero) area Balikpapan berhasil membukukan pertumbuhan…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:06

Transaksi Nontunai Kaltim Menurun 8,71 Persen

SAMARINDA-Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan Bank Indonesia-Real Time…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:01

Realisasi Investasi Capai Rp 9,24 Triliun

SAMARINDA-Pada 2019, Kaltim menargetkan realisasi investasi mencapai Rp 36,35 triliun.…

Sabtu, 15 Juni 2019 11:47

Optimistis Pariwisata Samarinda Makin Mantap, Ini Indikatornya

SAMARINDA-Sejak beroperasinya Bandara Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, pariwisata…

Jumat, 14 Juni 2019 15:58

Cadangan Devisa Indonesia Turun Lagi

JAKARTA – Jumlah cadangan devisa (cadev) RI turun terus sejak…

Jumat, 14 Juni 2019 14:08

Lion Air Bantah Utang Rp 614 T

Order 800 pesawat dikabarkan menyisakan utang besar bagi Lion Air.…

Kamis, 13 Juni 2019 14:54
Dampak Banjir di Samarinda

SEMENTARA SEPI..!! Pengunjung Lembuswana Turun 90 Persen

SAMARINDA- Tak hanya merendam 12 kelurahan, banjir di Samarinda juga…

Kamis, 13 Juni 2019 11:36

Tahu Usaha Menjanjikan

Udin (38), pembuat tahu dan tempe di Jalan Marsma Iswahyudi, Teluk…

Kamis, 13 Juni 2019 00:09

Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbanyak

BALIKPAPAN – Berkembangnya perkebunan kelapa sawit di Bumi Etam berkontribusi…

Rabu, 12 Juni 2019 14:46

Musim Hujan Harga Cabai Semakin Pedas

SAMARINDA-Usai Idulfitri kebanyakan harga komoditas bahan makanan di Kaltim masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*