MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Sabtu, 29 Desember 2018 06:48
Butuh 100 Tempat Sampah, Pedagang Asong Dilarang Berjualan di Pantai Manggar
MASALAH BERSAMA: Sampah berserakan di Pantai Manggar ketika momen libur panjang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 lalu. Persoalan serupa diharapkan tak terulang dalam momen liburan Tahun Baru 2019.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Larangan penggunaan kantong plastik maupun kemasan plastik ke kawasan wisata memang belum disahkan. Namun, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan telah mengimbau agar pedagang maupun pengunjung tidak membawa plastik saat ke Pantai Manggar. Imbauan baru sebatas sosialisasi, dan akan dilanjutkan dengan pemasangan plang larangan.

Terdapat 74 kedai/warung beroperasi setiap harinya di kawasan pantai, terutama saat libur panjang seperti saat ini, para pedagang rutin berjualan. Kepala Disporapar Balikpapan, Oemy Facessly mengatakan, selain imbauan kepada pedagang untuk tidak menggunakan plastik, pihaknya juga melarang penjaja asongan berjualan di dalam lokasi wisata.

"Masih bertahap, dan kami juga menggandeng DKK (Dinas Kesehatan Kota) maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan dalam memberikan imbauan. Walau belum berjalan kami harap pedagang dan pengunjung dapat melakukan dengan kesadaran diri masing-masing agar tidak menggunakan plastik, " ucapnya.

Dalam libur panjang seperti sekarang, sehari sampah plastik yang dibuang ke TPA Manggar mencapai 7 ton, sedangkan hari biasa sampah yang dibuang 3 ton. Setidaknya dalam sehari truk sampah bolak-balik hingga lima kali. Beberapa ceceran sampah masih terlihat berserakan, karena jumlah tong sampah yang tersedia masih terbatas. Baru 58 unit tempat sampah, 48 di antaranya merupakan hasil bantuan dari program corporate social responsibility (CSR).

Kepala UPT Manggar, Rusliansyah mengaku membutuhkan lebih banyak tong sampah. Sejauh ini pun belum tersedia tempat sampah khusus, baik sampah jenis kering maupun basah. Semua jenis sampah masih bercampur jadi satu. Selain sampah kantong plastik, maupun sedotan, kulit kelapa juga kerap menimbun. Meski telah memberikan pengumuman melalui speaker, Rusli mengatakan sampah yang mestinya dibawa pulang kembali seusai berkunjung masih sering tergeletak atau dibiarkan begitu saja.

"Liburan dan pergantian tahun baru jelas jumlah sampah meningkat. Setidaknya butuh 100 unit tempat sampah lagi, agar bisa tersebar lebih luas. Karena pengunjung terkadang suka membuang sampah sembarangan," ujar Rusli.

Menanggapi usulan Kepala DLH Suryanto agar dilakukan pengecekan bagi pengunjung, Rusli tidak sepenuhnya setuju. Selain masalah waktu, arus lalu lintas akan terganggu sehingga dibutuhkan solusi lain. "Mungkin saat hari biasa di luar waktu libur atau tahun baru bisa dilakukan, tapi kalau sekarang tidak memungkinkan, sebab akan membuat antrean dan kemacetan lebih panjang," tandasnya. (lil/rsh/k15)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:30

Personel TNI AU Harus Bisa Bahasa Inggris

PANGKALAN Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengadakan tes bahasa Inggris bagi…

Rabu, 17 Juli 2019 11:02

Kasihan...!! Rumah Veteran Hangus Terbakar

BALIKPAPAN–Warga RT 10, Gang Sampurna, Baru Ilir Balikpapan Barat dikejutkan…

Selasa, 16 Juli 2019 12:01

Balikpapan Tetap Larang Kantong Plastik

BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan memilih untuk menunggu arahan terkait kelanjutan harmonisasi…

Selasa, 16 Juli 2019 08:58
Orangtua Keberatan, Pelajar Pilih Mengurung Diri

Puluhan Anak Balikpapan Terancam Putus Sekolah

Di antara keceriaan hari pertama masuk sekolah, kemarin (15/7), puluhan…

Senin, 15 Juli 2019 13:04

Dianggap Tak Menguntungkan, Lelang SAUM Sepi

Banyak persoalan yang mesti diselesaikan pemkot agar SAUM maksimal. Di…

Senin, 15 Juli 2019 12:22

GREGET..!! Pacar Bermesraan dengan Ladies, Perempuan Ini Ngamuk, Tusuk Pacarnya

SEORANG pria berinisial HR (24), warga Jalan Gunung Balikpapan, Prapatan,…

Senin, 15 Juli 2019 12:20

DERITANYA..!! Air Hanya Mengalir Maksimal 12 Jam

Bocornya pipa akibat pergerakan tanah ditambah kondisi hujan yang sudah…

Senin, 15 Juli 2019 12:19

Di RS Ini, Tak Ada Dokter Anestesi dan Ruang Jenasah

BALIKPAPAN–Rumah Sakit Sayang Ibu berdiri pada 2004. Bangunan dua lantai…

Senin, 15 Juli 2019 11:45
Klaim BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja untuk Pasien Kecelakaan

Sistem Informasi Sudah Terintegrasi

Sejak BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Jasa Raharja, korban kecelakaan…

Senin, 15 Juli 2019 11:44

Longsor, Rumah Warga Jebol

BALIKPAPAN - Hujan deras yang mengguyur Kota Beriman, Jumat (12/7)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*