MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Jumat, 28 Desember 2018 08:16
Pengurus Tak Aktif, REI Kritik Perbankan
-

PROKAL.CO, SERTIFIKAT kepemilikan rumah yang belum diperoleh konsumen PT Pelangi Putera Mandiri meski telah membayar lunas ataupun mencicil via KPR membuat DPD Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan buka suara. Ketua REI Balikpapan Edi Djuwaedi mengatakan, pengembang PT Pelangi Putra Mandiri merupakan anggota REI.

“Lupa sejak kapan. Tapi sejak era saya 2014 hingga di periode kedua ini pengembang Pelangi Putera Mandiri masih masuk anggota,” ujarnya.

Namun, Edi menyebutkan, meski masuk anggota REI, pengurus PT Pelangi Putera Mandiri tidak pernah aktif. Mereka tidak pernah ikut rapat atau menghadiri kegiatan REI lainnya di Balikpapan.

“Ya kalau dia aktif kan kami bisa memberikan konsultasi dengannya agar tidak rugi berbisnis properti. Sekarang dari kami tidak bisa apa-apa. Kami ini hanya organisasi. Jadi untuk sanksi hanya menonaktifkan dari anggota,” ujarnya.

Terkait sertifikat rumah yang digadaikan di bank lain, Edi berpendapat cara tersebut lumrah. ”Kalau menggadaikan atau mengagunkan sertifikat tanah untuk pembiayaan pembangunan properti. Khususnya yang bermodal terbatas,” ungkapnya.

Hanya, REI berharap kasus yang terjadi perlu dicermati. “Mungkin si pengembang tidak memikirkan strateginya. Paling tidak membangun bertahap, ini dibangun semuanya. Cash flow juga perlu dipertimbangkan. Paling buruknya uang dari hasil agunan tanah justru dipakai hal yang lain,” jelasnya.

Edi juga turut menyayangkan cara kerja perbankan. “Harusnya melihat dulu si debitur. Jangan asal menawarkan saja. Jadinya kan seperti ini,” tandasnya.

Sementara itu, notaris atau PPAT Cathy Megawe yang disebut-sebut memproses sertifikat konsumen PT Pelangi Putera Mandiri hingga turut mengeluarkan cover note belum bersedia memberikan pernyataan kepada Kaltim Post.

“Nanti ya mas. Saya belum bisa kasih keterangan. Nanti ya,” katanya melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, awak media ini menyambangi kantornya selama dua hari berturut-turut pekan lalu di Komples Ruko Balikpapan Baru. Namun, dia tak berada di tempat. Adapun Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Kaltim Dwi Ariyanto tak merespons upaya konfirmasi sejak pekan lalu. Panggilan dan pesan pendek tak direspons. Demikian juga pesan melalui aplikasi WhatsApp hanya dibaca tanpa memberikan tanggapan terkait dugaan malaadministrasi dua bank BUMN dalam penyaluran KPR di Balikpapan. (tim kp)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*