MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 15 Desember 2018 10:42
Musyawarah, Loh Kok Kepala BPN Tak Ada...??

Pemilik Lahan Pulau Balang Sepakati Harga yang Ditetapkan

SUDAH SEPAKAT: Para pemilik lahan mendapat penjelasan yang disampaikan anggota Pengadaan Lahan Pulau Balang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada musyawarah, kemarin (14/12).

PROKAL.CO, PENAJAM–Pembayaran atas lahan warga Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), hampir rampung. Para pemilik lahan yang akan digunakan sebagai akses menuju Jembatan Pulau Balang itu, sudah sepakat dengan harga yang ditetapkan juru taksir atau appraisal Rp 70 ribu per meter persegi. Di luar harga tanam tumbuh yang ada di lahan milik warga tersebut.

Panitia Pengadaan Lahan Pulau Balang pun mengundang sebanyak 16 pemilik lahan untuk akses jalan dan Jembatan Pulang Balang. Mereka pun hadir pada musyawarah yang digelar Jumat (14/12) siang. Membahas harga yang ditetapkan tim appraisal itu. Bertempat di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten PPU, Jalan Daeng Magu, Kilometer 7,5 Kelurahan Nipanipah, Kecamatan Penajam.

Musyawarah yang dimulai sekitar pukul 14.00 Wita, dijaga ketat oleh personel dari Polres PPU.  Pertemuan itu, berjalan cukup alot, hingga 2,5 jam. Pasalnya, Kepala BPN Kabupaten PPU Edison Lumban Batu selaku Ketua Panitia Pengadaan Lahan Pulau Balang, tak hadir menemui para pemilik lahan.

 “Yang bersangkutan (Edison Lumban Batu, Red) tidak diketahui di mana. Sudah konsultasi juga ke Kanwil BPN Kaltim, juga tidak mengetahui keberadaannya. Sehingga instruksi kepala kanwil menunjuk seorang pelaksana tugas kepala BPN. Sekaligus ketua panitia pengadaan lahan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum PPU Setyarso Wahyudiono selepas pertemuan.  

Dia berharap sudah ada keputusan dari Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Kaltim mengenai penunjukan pengganti sementara kepala BPN Kabupaten PPU, Senin (17/12) pekan depan. Mengingat tenggat waktu penyelesaian pembayaran lahan, paling lambat dilakukan pada Selasa (18/12). Pemprov Kaltim telah mengalokasikan Rp 20 miliar, yang bersumber dari APBD Kaltim 2018. Untuk membebaskan lahan untuk akses menuju Pulau Balang seluas 14,5 hektare dengan jumlah 27 peta bidang.

“Mudah-mudahan Senin nanti sudah ada Plt kepala BPN Kabupaten PPU. Kemudian menandatangani berita acara kesepakatan harga dari pemilik lahan,” ucapnya.

Pada pertemuan tertutup di ruang kepala BPN, para pemilik lahan, pada dasarnya menyetujui hasil keputusan harga yang telah dinilai tim appraisal. Ganti rugi lahan untuk warga dihargai Rp 70 ribu per meternya. Di luar harga tanam tumbuh yang ada di lahan yang akan dibebaskan itu. Mereka hanya menginginkan kepastian pembayaran, mengingat tenggat waktu pembayaran segera berakhir. Karena itu, setelah Plt kepala BPN Kabupaten PPU yang ditunjuk Kanwil BPN Kaltim nanti menandatangani berita acara kesepakatan harga, tahap selanjutnya adalah validasi data terhadap lahan yang akan dibebaskan. Jika seluruh tahapan itu rampung, tinggal melaksanakan berita acara pembayaran, yang akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Makanya, kami berharap Senin nanti, sudah ada pejabat yang ditunjuk sebagai Plt kepala BPN. Kalau memang tidak ada, maka kami akan berkonsultasi kembali dengan kepala Kanwil,” pungkasnya.

Pertemuan  itu juga dihadiri tim appraisal Pengadaan Lahan Pulau Balang, DPUPR Kabupaten PPU, Lurah Pantai Lango Ramaini, Kasat Intelkam Polres PPU AKP Juadi, serta Kasi Intel Kejari PPU Budi Susilo. Lantas, BPN Kabupaten PPU diwakili Kasi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Iskandar Zulkarnain. (*/kip/san/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…

Selasa, 15 Januari 2019 08:05

Inginkan Masalah Kemitraan Sawit Segera Rampung

TANA PASER – Gabungan komisi DPRD Paser yang dipimpin Ketua…

Selasa, 15 Januari 2019 08:02

THL Diskes Positif Narkoba Lagi

PENAJAM - Kontrak satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas…

Selasa, 15 Januari 2019 07:44

Dua Kampung Tanpa Listrik

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

PLN Butuh Surat Rekomendasi

BERDASARKAN keputusan rapat dengar pendapat tersebut, Unit Layanan Pelanggan (ULP)…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

Curi Motor demi Sabu

BONTANG - Kecanduan narkotika jenis sabu, membuat Ramli alias Combet…

Senin, 14 Januari 2019 10:20

Bawa Senpi Rakitan Peluru Tajam, Gini Dah Jadinya...

SANGATTA – Seorang wargaKecamatan Sangatta Utara, KabupatenKutai Timur (Kutim)diamankanpolisi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*