MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 14 Desember 2018 07:37
NGANGGUR DAH..!! Kontrak Ribuan Honorer Bakal Dihapus
ilustrasi

PROKAL.CO, PENAJAM – Keberadaan tenaga harian lepas (THL) atau tenaga honorer di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal dihapuskan. Seiring dengan pemberlakuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Pasca terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K pada 22 November 2018.

Hal tersebut diatur pada Pasal 4 PP Nomor 49/2018, bahwa setiap instansi pemerintah wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan P3K berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja. Itu dilakukan untuk jangka waktu 5 tahun, yang diperinci per 1 tahun berdasarkan prioritas kebutuhannya.

“Jadi, kalau menerapkan regulasi P3K itu, secara otomatis tenaga honorer akan dihapuskan. Sudah disesuaikan dengan analisis beban kerja yang diterjemahkan pada jabatan di setiap unit organisasi terkecil. Seperti sub-bidang atau sub-bagian,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten PPU Surodal Santoso, belum lama ini.

Untuk seleksi penerimaan P3K ini akan terbuka untuk umum. Tak dikhususkan untuk tenaga honorer. Dengan sistem seleksi layaknya penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Yang disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan yang dibutuhkan. Baik itu jenjang pendidikan diploma tiga (D-3) maupun strata 1 (S-1).

“Tapi tak menutup kemungkinkan ada untuk SMA. Bisa disediakan sesuai kebutuhan. Misalnya untuk mengisi jabatan pengadministrasian dan pengamanan kantor. Yang menjadi beban kerja untuk sub-bidang atau sub-bagian tadi,” jabar Surodal.

Dampak dari pemberlakukan P3K ini, ribuan tenaga honorer terpaksa dirumahkan. Karena selama ini, tenaga honorer menerima upah dari kegiatan yang ada di organisasi perangkat daerah (OPD) yang dianggarkan setiap tahunnya.

Namun, dengan adanya tenaga P3K ini, dapat membuat pekerjaan pemerintah menjadi terurai. Karena diangkat dengan jabatan, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tugas yang ada.

“Umpamanya kasubag umum dan kepegawaian, membutuhkan jabatan P3K untuk S-1. Otomatis dia akan membuka pendaftaran untuk itu,” terangnya.

Namun, pemberlakukan kebijakan untuk merekrut P3K di Kabupaten PPU ini, tampaknya belum bisa diwujukan pada tahun depan. Mengingat, pagu anggaran untuk pemberian gaji terhadap tenaga P3K ini, tidak dialokasikan pada APBD 2019 yang bersumber dari dana bagi hasil (DBH).

“Jadi disesuaikan dengan kemampuan daerah. Penggajiannya disesuaikan dengan UMK (upah minimum kabupaten), dan mendapat tunjangan seperti PNS. Tidak seperti gaji honorer sekarang,” tuturnya.

Surodal menambahkan, masa kerja dari tenaga P3K ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dari OPD. Dan dievaluasi setiap tahunnya. “Jadi perjanjian kontraknya per tahun. Dan untuk diperpanjang, harus melakukan seleksi kembali,” pungkasnya.

Sebagai informasi, menurut data BKPP, jumlah tenaga honorer di Pemkab PPU sebanyak 3.125 orang. Itu mengacu pada keterangan presensi yang disampaikan OPD beberapa bulan lalu. Data tersebut berbeda disampaikan Badan Keuangan (BK). Ada sekira 4 ribu tenaga honorer di Pemkab PPU. Angka ini dilihat dari penyaluran tunjangan hari raya (THR) yang ditransfer langsung oleh BK ke rekening tenaga honorer. (*/kip/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 22:10

WALHI : Pemprov Kaltim Beri Jalan Mulus Kehancuran Karst Kutim dan Berau

SAMARINDA - Kawasan Karst di Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur…

Senin, 25 Maret 2019 12:39
MONTENEGRO vs INGGRIS

Butuh Lebih dari Caps ke-50

PODGORICA – Jordan Henderson pemain paling senior di timnas Inggris…

Senin, 25 Maret 2019 11:53

Cepat Bangkit, Kejar Target Lain!

HANOI – Nasib tim nasional U-23 Indonesia dalam dua bulan…

Senin, 25 Maret 2019 11:12

Yuni Dibunuh di Rumah, Wajah Lebam, Harta-Benda Raib

SAMARINDA–Sebuah rumah di Jalan Masjid, RT 30, Nomor 21, Rawa…

Senin, 25 Maret 2019 08:59

Dokter Menumpuk di Samarinda, Mahakam Ulu Tak Ada Dokter Spesialis

Dokter spesialis lebih suka bertugas di daerah perkotaan. Pasalnya, mereka…

Minggu, 24 Maret 2019 12:52

TEGAS..!! Kaltim Tolak Pembatasan Produksi Batu Bara

SAMARINDA- Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengatakan, untuk menjaga…

Minggu, 24 Maret 2019 11:54

Hantu Kacak Balikpapan Meresahkan, Masih Ada 2 yang Keliaran

BALIKPAPAN – Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan di Kota Beriman…

Minggu, 24 Maret 2019 11:48
Belanda vs Jerman

PEMBUKTIAN PEROMBAKAN

AMSTERDAM–Kualifikasi Euro 2020 akan menjadi babak baru bagi Jerman. Sejak…

Minggu, 24 Maret 2019 10:18

Tim SAR Temukan Anak Tenggelam di Tenggarong Seberang

TENGGARONG - Tim gabungan Search and Rescue (SAR) berhasil menemukan…

Sabtu, 23 Maret 2019 21:08

Terang-terangan Mau Jadi Istri Kedua Sandiaga, Ini Alasan Tiffani

Pernyataan terbuka yang disampaikan mahasiswi cantik Vincentia Tiffani bahwa dia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*