MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 13 Desember 2018 11:17
Hafiz/Gloria Ciptakan Kejutan
POSITIF: Gloria Emanuelle Widjaja/Hafiz Faizal membuka BWF Tour Finals 2018 dengan kemenangan atas Yuta Watanabe/Arisa Higashino, kemarin.

PROKAL.CO, GUANGZHOU–Dominasi Yuta Watanabe/Arisa Higashino atas Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja akhir rontok pada laga pertama mereka di BWF Tour Finals 2018, tadi malam. Sebagai catatan, dua laga pertemuan ganda campuran itu berakhir untuk kemenangan Yuta/Arisa.

Tetapi, situasi di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, tadi malam berbeda. Hafiz/Gloria begitu percaya diri saat memulai laga tersebut. Gloria juga mampu memaksimalkan shuttlecock yang sedikit berat di Guangzhou kali ini.

Gloria memaksimalkan drive di depan net yang tampak membuat kesulitan Arisa. Di sisi lain, power pukulan Yuta juga sedikit berkurang. Maklum, enam jam sebelumnya, dia harus berjibaku bersama Hiroyuki Endo saat mengalahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, 21-4, 21-18.

“Sejak pertama, kami berusaha tenang, juga memperbaiki komunikasi dengan Gloria,” kata Hafiz. Mereka juga berusaha mempelajari kemampuan lawan via tayangan video. Bermodal usaha itu, Hafiz/Gloria cukup mantap menerapkan strategi dengan bagus.

Mereka kehilangan momentum pada set kedua. Padahal, mereka sudah leading 16-10 saat itu. “Hilang fokus aja, bingung gitu,” kata Gloria. Namun, Hafiz/Gloria mampu menyelesaikan set ketiga dengan skor ketat 21-18.

Ganda campuran penerus kejayaan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir itu punya modal bagus untuk berjuang kembali memastikan satu tempat mereka di semifinal. “Kuncinya tenang, dan yakin sama pola main kami,” sambung Hafiz.

Selanjutnya, mereka akan menghadapi pasangan Malaysia, Chang Pen Soon/Goh Liu Ying. Kemenangan di laga kedua tersebut sudah cukup menggaransi tiket semifinal bagi mereka. Kedua pasangan belum sekalipun berjumpa. Tetapi, status non unggulan bisa menjadi modal besar bagi Hafiz/Gloria untuk tampil lebih lepas.

Sementara itu, start kurang mulus malah diperlihatkan dua wakil ganda Indonesia. Selain Hendra/Ahsan, ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus menelan kekalahan serupa. Mereka tidak berdaya menghadapi pasangan Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.

Greysia/Apri dipaksa kalah, stright set, 11-21, 16-21. Kekalahan tersebut memperpanjang rekor buruk Greysia/Apriyani dari ganda putri Jepang. Sepanjang tahun ini, mereka sudah kalah 11 kali, dari 12 kali kesempatan menghadapi pasangan Jepang.

“Kami enggak mau mikir banyak hasil tadi, masih ada dua laga. Kami mau main maksimal, tadi kurang konsisten saja,” ujar Greysia. Terkait pola pertahanan mereka yang sedikit terbuka, Greysia menyebut, serangan pasangan Jepang memang cukup matang.

“Set pertama kami belum siap, kedua gak konsisten. Dapat bola juga gak bisa maksimalkan,” beber Apriyani. Hari ini, Greysia/Apriyani bakal menghadapi lawan tangguh lainnya, Chen Qingchen/Jia Yifan (Tiongkok). Kemenangan, bakal memperpanjang napas mereka di BWF Tour Finals tahun ini. 

Pada laga lainnya, Tommy Sugiarto mampu mengamankan laga pembuka Grup B tunggal putra. Menghadapi Kantaphon Wangcharoen, Tommy unggul dalam rubber set, 21-18, 18-21, 21-11. (nap/jpg/ndy/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 08:04

Demokrat Belum Buat Laporan 2 Tahun

<div> <strong>PENAJAM</strong> - Partai Demokrat Penajam Paser Utara belum menyampaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*