MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 13 Desember 2018 06:39
Bersiap Tatap Bonus Demografi

Milenial Dituntut Kreatif

Muhammad Rizal Martua Damanik

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) terus mendorong kaum milenial untuk lebih kreatif. Pasalnya, daya saing di antara umur produktif akan meningkat. Apalagi saat ini,daya saing usia produktif di Kaltim atau secara nasional belum menggembirakan.

Deputi Lalitbang BKKBN Pusat, Muhammad Rizal Martua Damanik mengatakan, Indonesia telah memasuki fenomena kependudukan yang disebut bonus demografi. Di mana penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak dari pada usia non-produktif. “Diprediksi pada 2020-2030, 100 orang produktif menanggung 44 orang non-produktif,” tuturnya.

Dijelaskannya, bonus demografi apabila dimanfaatkan secara optimal dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan bangsa. Namun, jika tidak mampu memanfaatkannya dengan meningkatkan kualitas masyarakat, bonus demografi bisa menjadi bencana kependudukan yang membawa berbagai dampak terhadap kehidupan sosial, ekonomi, politik dan budaya.

Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi tugas berat bagi pemerintah. Khususnya agar dapat memaksimalkan pemanfaatan bonus demografi untuk kesejahteraan rakyat dan mencegah permasalahan kependudukan seperti tingginya angka pengangguran.

Rizal mengungkapkan, program di BKKBN sudah sejalan dengan apa yang terjadi saat ini, di mana fenomena bonus demografi sedang menunggu. "Ini (bonus demografi) terjadi tidak hanya di Indonesia, tetapi semua negara. Yang berbeda hanya masalah persentasenya. Mereka yang memiliki angkatan kerja yang lebih banyak dibanding angka yang tidak produktif tentunya menjadi lebih kecil,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini dari sisi kuantitas usia produktif sudah baik. Namun, yang kurang dari sisi kualitas. Dulu tantangan tidak terlalu berat. Saat ini, dengan kemajuan teknologi dan masyarakat ekonomi ASEAN, tantangan sudah ada di depan mata. “Kalau usia produktif ini gagal berkompetisi, siap-siap jadi penonton,” ujarnya.

Adapun yang cocok untuk masyarakat usia produktif berasal dari sektor ekonomi kreatif. Bisa dikatakan sektor ini dapat membuat satu inovasi untuk menciptakan masyarakat yang memiliki daya saing. Misalnya di Kalimantan Timur. Bisa dikatakan potensi wisatanya, terdapat salah satu kerajaan tertua, Kutai Kartanegara.

“Ini kalau misalnya ada ekonomi kreatif, seperti bagaimana membuka dan mengekspose Kutai Kartanegara tentu bisa mendatangkan turis mancanegara. Kemudian dibuatlah usaha-usaha produktif, seperti suvenir. Ini sebenarnya bisa membuka lapangan pekerjaan. Banyak anak muda yang melakukan itu semua, ekonomi kreatif,” terangnya. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 10:54

Perbankan Diminta Hidupkan Iklim Investasi

TANJUNG REDEB–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*