MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 10 Desember 2018 11:20
LOH KENAPA? Proyek Gedung Kuta Adat Stop

Tahun Depan, Pemkab Fokus Bayar Utang

BUTUH RP 22 M: Maket pembangunan Kuta Adat Paser yang akan diusulkan untuk dirampungkan pada 2020.

PROKAL.CO, PENAJAM–Pembangunan Taman Budaya dan Kuta Adat Paser di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tampaknya tidak akan dilanjutkan tahun depan. Pasalnya, Pemkab PPU ingin fokus menuntaskan pembayaran utang.

Utang pemkab khususnya kegiatan tahun jamak (multiyears) menyisakan tunggakan sekira Rp 216 miliar. Sementara itu, anggaran keseluruhan pembangunan Kuta Adat membutuhkan sekira Rp 25 miliar.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten PPU Supardi mengungkapkan, pihaknya memang tidak menganggarkan lanjutan pembangunan Kuta Adat Paser pada tahun depan. Lantaran, kondisi keuangan daerah tidak mencukupi untuk memenuhi hal tersebut.

“Kemungkinan 2020 baru kami alokasikan lagi. Untuk anggaran lanjutan pembangunannya, nanti kami usulkan sisanya Rp 22 miliar. Syukur-syukur bisa diakomodasi, menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” katanya akhir pekan lalu.

Pria berkacamata itu menjelaskan, setelah pengerjaan untuk tahun ini selesai, pihaknya akan melakukan pengerjaan terhadap akses masuk dan halaman Kuta Adat Paser tersebut. Nantinya dilaksanakan UPT Kecamatan Penajam. Karena pada tahun depan, ada alokasi anggaran untuk pengadaan material jalan yang bisa digunakan, untuk pembangunan akses masuk dan halaman di rumah adat itu.

Pekerjaan itu menggunakan material agregat, yang diperkirakan bakal menghabiskan Rp 1 miliar. “Sambil menunggu ketersediaan anggaran pada tahun selanjutnya. Apakah mau dicor dulu atau diaspal, nanti kami lihat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Laskar Adat Paser (LAP) Kabupaten PPU Musa berharap, Pemkab PPU tetap bisa mengalokasikan lanjutan pembangunan Kuta Adat Paser itu. Pasalnya, pelaksanaan Pesta Belian Adat Paser Nondoi Tahun 2019, akan dipusatkan di sana. Sehingga memerlukan tambahan fasilitas penunjang agar pelaksanaan festival budaya itu, bisa berjalan dengan baik.

“Kami berharap setiap tahun bisa diprioritaskan, dan dianggarkan bertahap. Karena kami juga tahu, kondisi keuangan daerah seperti apa,” ucapnya.

Tahun ini baru dianggarkan untuk bangunan tengah beserta atap Kuta Adat Paser, yang telah menghabiskan anggaran sekira Rp 3 miliar. Sementara total kebutuhan pembangunan rumah adat itu, beserta fasilitas pendukungnya sekitar Rp 25 miliar.

Musa menambahkan, jika anggaran pembangunan lanjutan Kuta Adat Paser tidak mendapat alokasi pada tahun depan, pekerjaan bisa difokuskan pada pembenahan akses masuk ke arah rumah adat itu. Termasuk areal halamannya. Saat ini, masih terhampar tanah berlumpur.

“Kami berharap diperhatikan dulu. Paling tidak di-paving block. Kalau memang enggak bisa, dihamparkan batu saja dulu. Paling tidak, bisa digunakan pada tahun depan,” pintanya.

Untuk diketahui, Pembangunan rumah adat Paser ini berlokasi di Jalan Coastal Road, Kilometer 1, Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam. Tak jauh dari Gelanggang Olah Raga (GOR) atau Dome Anden Oko. Pada tahap awal, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 2,79 miliar dalam ABPD PPU 2018. Dengan waktu pengerjaan selama 180 hari, dimulai 3 Juli 2018. Dikerjakan oleh PT Borneo Putra Mandiri. (*/kip/kri/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 11:05

Distribusi Kotak Suara jadi Atensi Polres PPU

PENAJAM-  Segala kerawanan pada pemilu tahun 2019, sudah mulai diantisipasi…

Senin, 25 Maret 2019 11:03

ALHAMDULILLAH..!! 6 Kecamatan Kembali Dapat Program PISEW 2019

TANA PASER – Sama di tahun sebelumnya, program Kementerian Pekerjaan…

Senin, 25 Maret 2019 11:02

Utang Multiyears Lunas, DPRD Minta Proyek Dievaluasi

PENAJAM- Utang proyek yang dibiayai skema tahun jamak atau multiyears…

Senin, 25 Maret 2019 10:59

Korban Tenggelam Sangkut di Bawah Keramba

TENGGARONG- Seorang bocah bernama Nurzaki Hasan (12) yang dilaporkan tenggelam…

Senin, 25 Maret 2019 10:58

Tindaklanjuti Jalur Hauling yang Diduga untuk Tambang Ilegal, Balai Gakkum Turun Tangan

TENGARONG- Informasi penggunaan jalan hauling milik perusahaan yang dilintasi truk…

Senin, 25 Maret 2019 10:56

Penerimaan Calon Polri, Jangan Percaya Calo

  BALIKPAPAN-Penerimaan terpadu (Taruna Akpol, Bintara Polri dan Tamtama Polri)…

Senin, 25 Maret 2019 10:52

Ada Perusahaan Sawit Beroperasi di Luar HGU

  SANGATTA–Beberapa perusahaan perkebunan sawit di Kutai Timur (Kutim) didapati…

Senin, 25 Maret 2019 10:50

Pengedar Rantau Pulung Diamankan

RANTAU PULUNG–Kepolisian kembali mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:56

Punya 465 Data Jenis Zat, Beri “Vonis” Kurang dari Semenit

SEBUAH bungkusan didekatkan ke perangkat berwarna biru. Perangkat berbentuk kotak…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:53

Perusahaan Sawit PHK 390 Karyawan

SANGATTA – Perusahaan kelapa sawit PT Anugerah Energitama (AE) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*