MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 10 Desember 2018 11:20
LOH KENAPA? Proyek Gedung Kuta Adat Stop

Tahun Depan, Pemkab Fokus Bayar Utang

BUTUH RP 22 M: Maket pembangunan Kuta Adat Paser yang akan diusulkan untuk dirampungkan pada 2020.

PROKAL.CO, PENAJAM–Pembangunan Taman Budaya dan Kuta Adat Paser di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tampaknya tidak akan dilanjutkan tahun depan. Pasalnya, Pemkab PPU ingin fokus menuntaskan pembayaran utang.

Utang pemkab khususnya kegiatan tahun jamak (multiyears) menyisakan tunggakan sekira Rp 216 miliar. Sementara itu, anggaran keseluruhan pembangunan Kuta Adat membutuhkan sekira Rp 25 miliar.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten PPU Supardi mengungkapkan, pihaknya memang tidak menganggarkan lanjutan pembangunan Kuta Adat Paser pada tahun depan. Lantaran, kondisi keuangan daerah tidak mencukupi untuk memenuhi hal tersebut.

“Kemungkinan 2020 baru kami alokasikan lagi. Untuk anggaran lanjutan pembangunannya, nanti kami usulkan sisanya Rp 22 miliar. Syukur-syukur bisa diakomodasi, menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” katanya akhir pekan lalu.

Pria berkacamata itu menjelaskan, setelah pengerjaan untuk tahun ini selesai, pihaknya akan melakukan pengerjaan terhadap akses masuk dan halaman Kuta Adat Paser tersebut. Nantinya dilaksanakan UPT Kecamatan Penajam. Karena pada tahun depan, ada alokasi anggaran untuk pengadaan material jalan yang bisa digunakan, untuk pembangunan akses masuk dan halaman di rumah adat itu.

Pekerjaan itu menggunakan material agregat, yang diperkirakan bakal menghabiskan Rp 1 miliar. “Sambil menunggu ketersediaan anggaran pada tahun selanjutnya. Apakah mau dicor dulu atau diaspal, nanti kami lihat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Laskar Adat Paser (LAP) Kabupaten PPU Musa berharap, Pemkab PPU tetap bisa mengalokasikan lanjutan pembangunan Kuta Adat Paser itu. Pasalnya, pelaksanaan Pesta Belian Adat Paser Nondoi Tahun 2019, akan dipusatkan di sana. Sehingga memerlukan tambahan fasilitas penunjang agar pelaksanaan festival budaya itu, bisa berjalan dengan baik.

“Kami berharap setiap tahun bisa diprioritaskan, dan dianggarkan bertahap. Karena kami juga tahu, kondisi keuangan daerah seperti apa,” ucapnya.

Tahun ini baru dianggarkan untuk bangunan tengah beserta atap Kuta Adat Paser, yang telah menghabiskan anggaran sekira Rp 3 miliar. Sementara total kebutuhan pembangunan rumah adat itu, beserta fasilitas pendukungnya sekitar Rp 25 miliar.

Musa menambahkan, jika anggaran pembangunan lanjutan Kuta Adat Paser tidak mendapat alokasi pada tahun depan, pekerjaan bisa difokuskan pada pembenahan akses masuk ke arah rumah adat itu. Termasuk areal halamannya. Saat ini, masih terhampar tanah berlumpur.

“Kami berharap diperhatikan dulu. Paling tidak di-paving block. Kalau memang enggak bisa, dihamparkan batu saja dulu. Paling tidak, bisa digunakan pada tahun depan,” pintanya.

Untuk diketahui, Pembangunan rumah adat Paser ini berlokasi di Jalan Coastal Road, Kilometer 1, Kelurahan Nipahnipah, Kecamatan Penajam. Tak jauh dari Gelanggang Olah Raga (GOR) atau Dome Anden Oko. Pada tahap awal, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 2,79 miliar dalam ABPD PPU 2018. Dengan waktu pengerjaan selama 180 hari, dimulai 3 Juli 2018. Dikerjakan oleh PT Borneo Putra Mandiri. (*/kip/kri/k8)

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 11:47

Gara-Gara Ini, Sembilan Bangunan Disegel

Membangun harus tertib, terutama dari aspek perizinan. Jika tidak, pemerintah…

Rabu, 19 Juni 2019 11:45

Tunggakan Listrik PLN Capai Rp 6 Miliar

TANJUNG REDEB–Jumlah tagihan rekening listrik pelanggan PLN hingga kini mulai…

Rabu, 19 Juni 2019 11:42

MHU Persilakan Warga Tempuh Jalur Hukum

Komisi I DPRD Kaltim telah menindaklanjuti laporan warga, terkait dugaan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:39

Pembersihan Drainase Perlu Sebulan

TENGGARONG–Tingginya intensitas hujan ditambah potensi banjir kiriman dari hulu Kukar…

Selasa, 18 Juni 2019 10:57

“Jangan Foto-Foto,Mas, Nanti Viral di Media”

Keberadaan pengetap bahan bakar minyak (BBM) terus menjadi sorotan, baik…

Selasa, 18 Juni 2019 10:55

Leher Ditikam, Remaja Kritis

TENGGARONG – Kasus penganiayaan berat terjadi di Pantai Pelangi, Kelurahan…

Selasa, 18 Juni 2019 10:51

Jabatan Direktur PDAM Danum Taka Berakhir, Seleksi Terbuka Bakal Dilaksanakan

PENAJAM- Ahmad Usman resmi dilantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur…

Selasa, 18 Juni 2019 10:49

Butuh 725 Formasi, Klaim Tak Bebani APBD

PENAJAM- Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) segera mengusulkan formasi penerimaan…

Senin, 17 Juni 2019 22:13

Cekcok, Aldi Tikam Leher Ompi Pakai Badik di Pantai Pelangi Samboja

KUTAI KARTANEGARA- Hanya gara-gara persoalan sepele, seorang pemuda ditikam di…

Senin, 17 Juni 2019 12:29

Padahal Sangat Potensi, Pertanian Baru Tergarap 100 Hektare

TABALAR-Potensi pertanian di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, disebut cukup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*