MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Senin, 10 Desember 2018 07:12
Bulls di Titik Nadir
KELUHKAN DAYA JUANG: Pelatih Cichago Bulls Jim Boylen (kanan) ketika memberi instruksi kepada dua pemainnya, Zach La Vine (#8) dan Justin Holiday (#7). (Jonathan Daniel/Getty Images/AFP)

PROKAL.CO, DALLAS – Dalam sejarah 52 tahun tim Chicago Bulls, hasil pertandingan kemarin menjadi yang paling menyakitkan. Tampil di kandang sendiri, United Center, mereka takluk di tangan Boston Celtics dengan margin 56 poin 77-133. Itu menjadi kekalahan terbesar dalam sejarah franchise yang pernah merasakan enam kali juara NBA tersebut.

Bulls memang sedang berada di titik nadir. Kekalahan itu membuat mereka kini bertengger di posisi paling dasar wilayah timur dengan rekor 6-21. Persentase kemenangannya hanya 22,2 persen. “Kami memalukan,” ucap Zach LaVine, point guard Bulls dilansir Associated Press.

Hasil ini mematahkan rekor kekalahan terburuk mereka sebelumnya dengan margin 53 poin pada 2001 silam. Saat itu, mereka takluk di tangan Minnesota Timberwolves 74-127.

Khusus musim ini, hasil kemarin lebih buruk dari kekalahan terbesar mereka sebelumnya dengan margin 39 poin (83-122) atas Toronto Raptors para November lalu.

Kini Bulls sudah menelan kekalahan delapan kali dari sembilan laga terakhir yang mereka jalani. “Daya juang para pemain mengecewakan,” ucap Jim Boylen, head coach Bulls.

Hasil ini membuat Boylen memiliki rekor sekali menang dan dua kali kalah sejak menggantikan posisi Fred Hoiberg yang dilengeserkan dari posisi pelatih utama Bulls pada awal pekan lalu (4/12). Sebelumnya Boylen berposisi sebagai asisten pelatih.

Di lain sisi, kemenangan dengan margin 56 poin menjadi victory terbesar dalam sejarah franchise Celtics. Mengalahkan kemenangan terbesar mereka sebelumnya dengan margin 51 poin atas Philadelphia Warriors pada 1962 silam.

Raihan poin ini juga tercatat sebagai kemenangan terbesar sebuah tim di kandang lawan dalam sejarah NBA. Menyamai raihan Seattle SuperSonics di kandang Houston Rockets pada 1986. “Offense kami terus membaik. Tapi kami masih harus terus tumbuh,” ucap Brad Stevens, head coach Celtics.

Dari laga lain yakni Houston Rockets kontra Dallas Mavericks, small forward rookie Mavericks Luka Doncic kembali unjuk kebolehan. Pemain 19 tahun itu tampil beringas di tiga menit terakhir pertandingan dengan mengemas sebelas poin beruntun untuk mengantar Mavericks menang 107-104 atas Rockets.

Hasil ini menjadi kemenangan kandang kali kesembilan beruntun bagi Mavericks musim ini. Pertandingan berlangsung sangat seru lantaran sempat terjadi 26 kali perpindahan pimpinan poin laga.

“Dia tidak mengenal takut sama sekali,” ucap head coach Mavericks, Rick Carlisle mengenai Doncic dilansir ESPN. “Di empat-tiga menit terakhir dia menakjubkan. Apapun yang dia lakukan terus berbuah poin,” tambah pelatih 59 tahun tersebut.

Doncic musim ini sudah menjelma sebagai pemain penting untuk Mavericks. Pemain yang matang bersama Real Madrid di liga basket Spanyol dan EuroLeague itu kini tercatat menjadi pemain paling subur di skuat Mavericks dengan donasi 18,2 poin per game.

Meski jadi kunci kemenangan Doncic belum puas. Pasalnya dia membuat field goal buruk 7-17 kemarin. “Permainan berjalan tidak terlalu baik. Saya baru mendapat kepercayaan diri dan merasa nyaman di akhir pertandingan,” ucap pemain asal Slovenia tersebut. (irr/jpg/tom/k18)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 07:04

Waktunya yang Muda Bicara

MELBOURNE – Daniil Medvedev percaya diri akan mengamankan tiket perempat…

Minggu, 20 Januari 2019 10:57

SIASAT TERBATAS

LONDON–Situasi sulit mendera Tottenham Hotspur. Kehilangan beberapa pemain pilar untuk…

Minggu, 20 Januari 2019 10:56

Potensi Dua Gelar

KUALA LUMPUR–Delapan turnamen, tujuh semifinal, dan satu perempat final. Itulah…

Minggu, 20 Januari 2019 10:55

Mudah Lupakan Pipita

MILAN–Serie A giornata ke-20 pekan ini bakal emosional bagi striker…

Minggu, 20 Januari 2019 10:54

Reuni di Derby

Ashley Cole berkesempatan reuni dengan mantan rekan setimnya di Chelsea…

Minggu, 20 Januari 2019 10:53

Panggung Pembuktian Pacman

LAS VEGAS–Sudah 26 bulan atau dua tahun lebih bagi Manny…

Minggu, 20 Januari 2019 10:52

Adangan Williams Bersaudara

MELBOURNE–Pekan kedua grand slam Australia Terbuka baru dimulai. Masih 16…

Minggu, 20 Januari 2019 10:51

Protes karena Lampu

RANKING satu dunia Novak Djokovic menang meyakinkan atas petenis Kanada…

Minggu, 20 Januari 2019 10:49

Ambisi Rebut Banyak Podium

ALEX RINS, pebalap kelahiran Spanyol tahun 1995 itu tercatat jadi…

Minggu, 20 Januari 2019 10:48

Kongres Tahunan Hasil Patungan

NUSA DUA–Di tengah karut-marut sepak bola Indonesia karena isu pengaturan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*