MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 09 Desember 2018 06:22
Balas Hinaan dengan Prestasi
MENDIDIK: Kemampuan Denny Saputra seperti paket komplet. Dia juga tak setengah-setengah dalam mendidik. (SAIPUL ANWAR/KP)

PROKAL.CO, PADA umumnya, setiap orang akan menyiapkan biaya sebelum merintis usaha. Hal itu dibantah Denny Saputra. Desainer kondang asal Kota Tepian itu justru mengaku untuk memulai segalanya hanya butuh tekad, doa restu, dan tubuh yang sehat.

Tidak pernah dia sangka akan melangkah sejauh ini. Namun, di balik nama baiknya yang cukup dikenal, rupanya pernah menyimpan kisah kelam. Tidak peduli seseorang itu cantik, tampan, pintar, kaya atau terkenal, sejatinya pasti akan selalu ada haters yang siap mengganggu.

Cerita kelam itu bermula ketika profesi pelatih model, dance, hingga desainer digeluti oleh pria. Sakit, tapi tidak berdarah. Kira-kira begitulah ungkapan yang bisa menggambarkan hati pria 25 tahun itu ketika dihujat sebagai pria setengah perempuan alias bencong.

Hal itu membuat pria yang kerap disapa Opi itu terpukul. Menurut dia, itu adalah titik terendah yang pernah dilalui. Namun, tak butuh waktu lama baginya untuk kembali bangkit sesaat setelah mengingat kembali apa yang dikorbankannya demi berada pada titik sekarang.

“Marah, sedih, dan kecewa itu manusiawi. Saya pernah mengalami itu semua, dan cukup mengikis rasa percaya diri. Ada beberapa orang yang mungkin masih belum terima tentang laki-laki terjun di bidang yang notabene didominasi perempuan. Namun, semua hinaan mereka selalu saya balas dengan prestasi,” ungkapnya tegas.

Terbukti, sertifikat yang menghias sisi rumahnya menjadi hasil kerja keras selama ini. Awal bulan lalu, Opi kembali mencetak prestasi. Dia berhasil mengantongi gelar juara pertama pada ajang Fashion Festival di BIGmall Samarinda.

Dengan tersenyum, Opi antusias menceritakan proses perjuangannya. Dia di luar kota saat mendengar berita tentang lomba. Sambil menggeleng, dia mengaku hanya butuh waktu tiga hari sebelum tenggat waktu yang ditentukan menyiapkan sketsa baju dan membuat filosofi sebagai persyaratan seleksi pertama sebelum grand final.

Khawatir, perasaan yang menghantui pikirannya sebelum pengumuman. Siapa sangka meski menyiapkan dalam waktu singkat, Opi mendapat kabar berhak lolos ke babak selanjutnya bersama 14 desainer lainnya.

Opi mendapat informasi bahwa Puji Wulandari yang akan memperagakan hasil karyanya pada malam grand final. Setelah itu, pria yang mengaku memiliki impian jadi pilot itu langsung membeli kain kualitas terbaik, serta menjahit pernak-pernik baju.

“Rutinitas selama seminggu itu hanya bangun pagi, menjahit, makan, lalu menjahit lagi. Selain menyiapkan baju, saya juga mempersiapkan modelnya. Jadi dalam waktu singkat itu, saya kembali memberi arahan ke Puji bagaimana gerakan yang tepat untuk membawakan busana ini agar filosofi yang diangkat bisa dilihat oleh para juri dan penonton,” ungkapnya.

Hasil desainnya diberi nama Sparkling of Ulap Doyo. Bukan tanpa alasan, anak ketiga di antara empat bersaudara itu ingin menampilkan kain ulap doyo terlihat mewah dan bersinar. Serta membuat si pemakainya tampak lebih elegan. Tidak hanya dipakai ketika pagelaran fashion show namun juga bisa dipakai untuk acara formal.

“Alhamdulillah, kerja keras bersama Puji membuahkan hasil. Saya mendapatkan juara pertama. Menangis terharu karena tidak menyangka bahwa nama saya yang disebut saat pengumuman juara,” tutupnya dengan mata berkaca-kaca. (*/nul*/rdm2/k16)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 30 Desember 2018 11:02

Maratua Istimewa

Komunitas gowes Kaltim Post, Samarinda Blue Bike Community (SBBC), kembali…

Minggu, 30 Desember 2018 10:47

Tubuh Ideal dan Pertahanan Diri

SALAH satu olahraga bela diri yang cukup populer berasal dari…

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…

Minggu, 09 Desember 2018 10:38

Sukses Butuh Proses

TANGANNYA terampil menari dengan kuas. Peralatan rias wajah sudah dia…

Minggu, 09 Desember 2018 10:37

Rangkul Murid Layaknya Keluarga

SAMBIL sesekali memainkan kacamata yang tengah dipegangnya, Denny Saputra begitu…

Minggu, 09 Desember 2018 10:35

Lincah Bergerak dengan Parkour

KEGIATAN olahraga yang membuat seluruh anggota tubuh bergerak, bahasa trennya…

Minggu, 09 Desember 2018 10:34

Melawan Rasa Takut dan Siap Cedera

PARKOUR bukan olahraga minim cedera.Namun, bukan berarti akan selalu cedera.…

Minggu, 09 Desember 2018 06:22

Balas Hinaan dengan Prestasi

PADA umumnya, setiap orang akan menyiapkan biaya sebelum merintis usaha.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*