MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 09 Desember 2018 06:22
Balas Hinaan dengan Prestasi
MENDIDIK: Kemampuan Denny Saputra seperti paket komplet. Dia juga tak setengah-setengah dalam mendidik. (SAIPUL ANWAR/KP)

PROKAL.CO, PADA umumnya, setiap orang akan menyiapkan biaya sebelum merintis usaha. Hal itu dibantah Denny Saputra. Desainer kondang asal Kota Tepian itu justru mengaku untuk memulai segalanya hanya butuh tekad, doa restu, dan tubuh yang sehat.

Tidak pernah dia sangka akan melangkah sejauh ini. Namun, di balik nama baiknya yang cukup dikenal, rupanya pernah menyimpan kisah kelam. Tidak peduli seseorang itu cantik, tampan, pintar, kaya atau terkenal, sejatinya pasti akan selalu ada haters yang siap mengganggu.

Cerita kelam itu bermula ketika profesi pelatih model, dance, hingga desainer digeluti oleh pria. Sakit, tapi tidak berdarah. Kira-kira begitulah ungkapan yang bisa menggambarkan hati pria 25 tahun itu ketika dihujat sebagai pria setengah perempuan alias bencong.

Hal itu membuat pria yang kerap disapa Opi itu terpukul. Menurut dia, itu adalah titik terendah yang pernah dilalui. Namun, tak butuh waktu lama baginya untuk kembali bangkit sesaat setelah mengingat kembali apa yang dikorbankannya demi berada pada titik sekarang.

“Marah, sedih, dan kecewa itu manusiawi. Saya pernah mengalami itu semua, dan cukup mengikis rasa percaya diri. Ada beberapa orang yang mungkin masih belum terima tentang laki-laki terjun di bidang yang notabene didominasi perempuan. Namun, semua hinaan mereka selalu saya balas dengan prestasi,” ungkapnya tegas.

Terbukti, sertifikat yang menghias sisi rumahnya menjadi hasil kerja keras selama ini. Awal bulan lalu, Opi kembali mencetak prestasi. Dia berhasil mengantongi gelar juara pertama pada ajang Fashion Festival di BIGmall Samarinda.

Dengan tersenyum, Opi antusias menceritakan proses perjuangannya. Dia di luar kota saat mendengar berita tentang lomba. Sambil menggeleng, dia mengaku hanya butuh waktu tiga hari sebelum tenggat waktu yang ditentukan menyiapkan sketsa baju dan membuat filosofi sebagai persyaratan seleksi pertama sebelum grand final.

Khawatir, perasaan yang menghantui pikirannya sebelum pengumuman. Siapa sangka meski menyiapkan dalam waktu singkat, Opi mendapat kabar berhak lolos ke babak selanjutnya bersama 14 desainer lainnya.

Opi mendapat informasi bahwa Puji Wulandari yang akan memperagakan hasil karyanya pada malam grand final. Setelah itu, pria yang mengaku memiliki impian jadi pilot itu langsung membeli kain kualitas terbaik, serta menjahit pernak-pernik baju.

“Rutinitas selama seminggu itu hanya bangun pagi, menjahit, makan, lalu menjahit lagi. Selain menyiapkan baju, saya juga mempersiapkan modelnya. Jadi dalam waktu singkat itu, saya kembali memberi arahan ke Puji bagaimana gerakan yang tepat untuk membawakan busana ini agar filosofi yang diangkat bisa dilihat oleh para juri dan penonton,” ungkapnya.

Hasil desainnya diberi nama Sparkling of Ulap Doyo. Bukan tanpa alasan, anak ketiga di antara empat bersaudara itu ingin menampilkan kain ulap doyo terlihat mewah dan bersinar. Serta membuat si pemakainya tampak lebih elegan. Tidak hanya dipakai ketika pagelaran fashion show namun juga bisa dipakai untuk acara formal.

“Alhamdulillah, kerja keras bersama Puji membuahkan hasil. Saya mendapatkan juara pertama. Menangis terharu karena tidak menyangka bahwa nama saya yang disebut saat pengumuman juara,” tutupnya dengan mata berkaca-kaca. (*/nul*/rdm2/k16)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 17 Maret 2019 11:02

Iseng Berbuah Hasil

Tantangan terbesar dalam memulai usaha adalah diri sendiri. Termasuk melawan…

Minggu, 17 Maret 2019 11:01

Dulu Diremehkan, Kini Dibanggakan

JUMIATI Marcarolina Suhaime belajar banyak hal. Tak hanya teknik make-up…

Minggu, 17 Maret 2019 10:49

Fokus dan Profesional

HARI semakin sore. Jumiati Marcarolina Suhaime masih setia membagi kisah…

Minggu, 17 Maret 2019 10:47

Pesona Jelita

PARAS cantik perempuan, menjadi alasan banyak fotografer menyukai genre foto…

Senin, 11 Maret 2019 10:11
Xbootcamp Outdoor Workout Samarinda

Olahraga Sehat dan Bahagia

MESKI sudah diawali niat yang begitu kuat, tetap saja ada…

Senin, 11 Maret 2019 10:10

Antisipasi DOMS setelah Freeletics

SETIAP olahraga memiliki manfaat yang baik jika dilakukan berkala. Terlebih…

Senin, 11 Maret 2019 09:47

Harmoni Hitam Putih

Oleh: Fuad Muhammad, Fotografer Kaltim Post (fuadmuhammadhr) KETIKA mendengar foto…

Minggu, 03 Maret 2019 11:33

Dijuluki Pemburu Dollar

Jika sebagian remaja bingung memilih jurusan dan universitas idaman. Sandhy…

Minggu, 03 Maret 2019 11:31

Belajar Ikhlas dari Rugi Ratusan Juta

JIKA ada yang bilang bisnis adalah hal menantang, bisa jadi…

Minggu, 03 Maret 2019 11:24

Jujur dan Mengedukasi Klien

MENJALANI bisnis jasa, mengharuskan Sandhy Syahputra intens berkomunikasi dengan para…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*