MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 08 Desember 2018 10:53
JENGKEL BANGET..!! Emak-Emak Turun, Langsung Tutup Jalan

Rusak Parah, Akses Sempat Lumpuh Selama 8 Jam

AKSI SPONTANITAS: Inilah jalan provinsi di Kilometer 25, Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, yang ditutup puluhan ibu-ibu, Jumat (7/12).

PROKAL.CO, PENAJAM – Jalan yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam, ditutup oleh warga yang terdiri dari puluhan emak-emak, Jumat (7/12). Aksi itu mereka lakukan lantaran kesal, jalan provinsi yang setiap hari dilalui kendaraan bertonase besar tak kunjung dapat perhatian.

 Akibat banyak kendaraan berat yang melintasi, menjadikan jalan rusak dan berlubang pada beberapa titik. Kenyataan itulah yang menjadikan warga yang kebanyakan kalangan ibu-ibu rumah tangga, kerap terjatuh saat melintasi jalan tersebut.

Aksi penutupan akhirnya dilakukan oleh puluhan emak-emak yang tinggal di RT 01 hingga RT 07 Kelurahan Sepan. Dimulai pukul 08.00 Wita, para ibu tersebut memasang batang pohon di atas badan jalan. Mereka didampingi para pria dan tokoh masyarakat setempat.  Akibat penutupan itu, kendaraan besar tidak dapat melintas. Akhirnya terjadi kemacetan cukup panjang lebih 1 kilometer pada akses jalan provinsi tersebut.

 “Sebetulnya penutupan jalan itu adalah aksi spontanitas dari kaum ibu atau emak-emaksetempat. Karena banyak di antara yang menjadi korban, terjatuh saat lewat di salah satu titik jalan rusak itu,” ungkap Lurah Sepan Harianto yang dihubungi Kaltim Post, Jumat (7/12).

Kondisi jalan rusak itu berada di Km 25, Kelurahan Sepan hingga perbatasan Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam. Pada ruas jalan sepanjang 2 kilometer tersebut ada sembilan titik yang mengalami kerusakan parah. Bahkan lubang tersebut dapat menjadikan kendaraan kecil yang melintas kandas.

“Yang dikhawatirkan emak-emak, kalau dibiarkan terus, bisa menambah kecelakaan yang lebih parah. Dari sekadar mereka jatuh dari motor,” lanjutnya.

Kondisi jalan rusak parah tersebut, diakui Harianto, sudah bertahun-tahun terjadi. Penanganan melalui bantuan Pemprov Kaltim belum menyentuh akses jalan yang rusak parah. Padahal sejak 2017, Pemprov Kaltim rutin mengucurkan bantuan peningkatan jalan, dengan membangun rigid beton pada titik yang mengalami kerusakan di jalan provinsi itu. Namun, akibat curah hujan cukup tinggi beberapa hari terakhir, ditambah banyak kendaraan besar yang melintas setiap hari, menjadikan kerusakan kian parah. Lantaran  aspal pecah dan terkelupas. Selanjutnya memunculkan lubang yang berubah menjadi kubangan saat hujan. “Hampir tiap hari emak-emak jatuh pas lewat situ. Karena jalannya licin. Jalan tanah liat. Sudah tidak ada batu lagi,” tutur Lurah Sepan. 

Penutupan jalan itu berakhir sekira pukul 15.00 Wita. Pembukaan jalan tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari pertemuan antara Camat Penajam, Kapolsek Penajam, serta Danramil 01/Penajam dengan ibu-ibu yang menutup akses jalan. Disepakati penanganan perbaikan jalan sementara, akan ditanggung dulu oleh camat Penajam.

 “Sementara ini, warga masih memesan batu gunung untuk menutup sementara kubangan di jalan tersebut,” terang Harianto.

Dia menyebutkan, peningkatan jalan di titik yang rusak parah tersebut sudah pernah diusulkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten PPU. Dijanjikan bakal dilakukan perbaikan pada 2019. Titik jalan yang rusak itu saling berdekatan satu sama lain.

“Jarak lubang satu dengan yang lain cuma 20 meteran. Spot-spot aja begitu. Kami berharap Dinas PU kabupaten maupun Dinas PU provinsi, bisa segera memperbaiki jalan provinsi ini. Sebab, menjadi satu-satunya akses utama, penghubung Samboja dengan Petung,” harapnya. (*/kip/san/k16)  

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 11:03

ALHAMDULILLAH..!! 6 Kecamatan Kembali Dapat Program PISEW 2019

TANA PASER – Sama di tahun sebelumnya, program Kementerian Pekerjaan…

Senin, 25 Maret 2019 11:02

Utang Multiyears Lunas, DPRD Minta Proyek Dievaluasi

PENAJAM- Utang proyek yang dibiayai skema tahun jamak atau multiyears…

Senin, 25 Maret 2019 10:59

Korban Tenggelam Sangkut di Bawah Keramba

TENGGARONG- Seorang bocah bernama Nurzaki Hasan (12) yang dilaporkan tenggelam…

Senin, 25 Maret 2019 10:58

Tindaklanjuti Jalur Hauling yang Diduga untuk Tambang Ilegal, Balai Gakkum Turun Tangan

TENGARONG- Informasi penggunaan jalan hauling milik perusahaan yang dilintasi truk…

Senin, 25 Maret 2019 10:56

Penerimaan Calon Polri, Jangan Percaya Calo

  BALIKPAPAN-Penerimaan terpadu (Taruna Akpol, Bintara Polri dan Tamtama Polri)…

Senin, 25 Maret 2019 10:52

Ada Perusahaan Sawit Beroperasi di Luar HGU

  SANGATTA–Beberapa perusahaan perkebunan sawit di Kutai Timur (Kutim) didapati…

Senin, 25 Maret 2019 10:50

Pengedar Rantau Pulung Diamankan

RANTAU PULUNG–Kepolisian kembali mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:56

Punya 465 Data Jenis Zat, Beri “Vonis” Kurang dari Semenit

SEBUAH bungkusan didekatkan ke perangkat berwarna biru. Perangkat berbentuk kotak…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:53

Perusahaan Sawit PHK 390 Karyawan

SANGATTA – Perusahaan kelapa sawit PT Anugerah Energitama (AE) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:52

Masa Kampanye Rawan, Aparat Kerja Keras

SANGATTA – Rawannya pesta demokrasi di Kutai Timur mulai terlihat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*