MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 08 Desember 2018 10:52
APBD Rp 1,5 T, Usulkan Lima Proyek Baru

Bangun Gedung hingga Rumah Jabatan Bupati

GEDUNG BARU: Di lokasi ini rencananya dibangun Kantor Badan Keuangan (BK) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun depan.

PROKAL.CO, PENAJAM – Sejumlah proyek baru masuk usulan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019. Meliputi pembangunan gedung organisasi perangkat daerah (OPD), rehabilitasi eks Kantor Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), hingga rumah jabatan untuk bupati dan wakil bupati PPU. Semua itu bakal menelan anggaran hingga puluhan miliar.

Berdasar pendataan yang dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), masih ada sejumlah OPD yang belum memiliki gedung operasional layak. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menumpang bangunan di kawasan Graha Pangeran Singa Negara (Graha Pemuda). Lantas, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menumpang gedung lama di Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. Berikut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) juga menumpang ruko di Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. Termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang meminjam ruang di Stadion Panglima Sentik dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang menumpang di Gelanggang Olah Raga (GOR) atau Dome Anden Oko.

 “Untuk sementara ini, baru pembangunan gedung untuk BK yang kami usulkan tahun depan. Karena BK membuat ribuan berkas dalam sehari. Sementara masih menumpang di Perpustakaan Sekolah Terpadu,” kata Ketua TAPD PPU Tohar kepada harian ini, beberapa waktu lalu.

Direncanakan lokasi pembangunan gedung BK itu akan dilaksanakan di belakang Kantor DPRD PPU. Dekat lapangan tenis, tak jauh dari Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PPU. Lahan seluas ribuan meter persegi, itu akan dibangunkan gedung perkantoran dengan skema tahun tunggal. Yakni, mencicil dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran daerah.

 “Sementara ini, kami tidak membuka ruang untuk pembangunan dengan pendekatan multiyears (tahun jamak, Red). Karena masih ada utang sekitar Rp 216 miliar untuk proyek multiyears yang harus dilunasi hingga tahun depan,” ungkap pria yang juga menjabat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU ini. 

Mengenai besaran alokasi anggarannya, pihaknya masih belum menyampaikan hal tersebut. Karena masih menunggu hasil evaluasi Peraturan Daerah (Perda) APBD PPU Tahun 2019, yang kini berada di Biro Hukum Setprov Kaltim. Selain usulan anggaran pembangunan gedung OPD baru, usulan lainnya adalah pembangunan rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati PPU, serta rehabilitasi eks Kantor Pemkab PPU, dan pembangunan aula untuk Kantor Kecamatan Sepaku.

      Rencana pembangunan rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati PPU, pada tahun depan masih difokuskan pada pembebasan lahan. Ada lahan sekitar 1 hektare yang akan dibebaskan di wilayah Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam. Yang akan dibangunkan dua rumah jabatan yang berdampingan. Masing-masing rumah jabatan Bupati maupun Wakil Bupati akan mendapat jatah lahan sekira setengah hektare. 

“Rumah jabatan perlu halaman yang luas. Untuk parkir dan kegiatan yang akan dilaksanakan di rumah jabatan,” kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten PPU, Supardi, kemarin (6/12).

Sedangkan rehabilitasi eks Kantor Pemkab PPU yang ada di Jalan Provinsi, Kilometer 1, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, akan difungsikan sebagai Kantor Kelurahan Penajam. Saat ini, kantor operasional Kelurahan Penajam yang jaraknya tak jauh dari eks Kantor Pemkab PPU itu, kondisinya cukup memprihatinkan, karena menggunakan gedung lama. “Mengenai anggarannya masih menunggu evaluasi dari provinsi,” tegasnya.

Sebagai informasi, munculnya usulan proyek fisik baru pada tahun depan, karena adanya kenaikan pada APBD 2019. Target pendapatan yang dicanangkan Rp 1,5 triliun. Naik Rp 209,23 miliar dari APBD perubahan 2018, yang dipatok Rp 1,29 triliun. Bahkan, jumlahnya melebihi dari target pendapatan pada APBD Murni 2018 yang ditetapkan Rp 1,102 triliun. (*/kip/san/k8)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:35

Kebut Bayar Utang lewat Satgas

SANGATTA–Utang kepada pihak ketiga menjadi persoalan yang berlarut-larut dihadapi Pemkab…

Rabu, 16 Januari 2019 10:31

ASTAGA..!! Curiga 22.612 Peserta Penerima Bantuan Iuran Tak Layak Dapat Bantuan

PENAJAM–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 16 Januari 2019 10:27

INGAT BRO..!! Medsos Kerap Jadi Pemicu Perceraian

TANA PASER–Bahtera rumah tangga yang dibangun pasangan suami-istri, ternyata tidak…

Rabu, 16 Januari 2019 10:11

Gaji Petugas Kebersihan Naik 10 Persen

BUKAN hanya bonus yang dikucurkan Pemkot Bontang terhadap pasukan kuning…

Selasa, 15 Januari 2019 10:29

Kantor Disegel Warga, Upacara di Jalan

SANGATTA–Akibat lahan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim…

Selasa, 15 Januari 2019 10:27

Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB–Keindahan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata di…

Selasa, 15 Januari 2019 08:05

Inginkan Masalah Kemitraan Sawit Segera Rampung

TANA PASER – Gabungan komisi DPRD Paser yang dipimpin Ketua…

Selasa, 15 Januari 2019 08:02

THL Diskes Positif Narkoba Lagi

PENAJAM - Kontrak satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas…

Selasa, 15 Januari 2019 07:44

Dua Kampung Tanpa Listrik

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…

Selasa, 15 Januari 2019 07:35

PLN Butuh Surat Rekomendasi

BERDASARKAN keputusan rapat dengar pendapat tersebut, Unit Layanan Pelanggan (ULP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*