MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Sabtu, 08 Desember 2018 06:49
Pemkot Dianggap Tak Punya Taji

Bertahun-tahun, Masalah Limbah di RT 66 Tak Tuntas

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Pemkot Balikpapan dianggap tak punya taji. Mengatasi masalah limbah di RT 66, Jalan MT Haryono, Gang Sekawan, Batu Ampar, sudah beberapa tahun tak kunjung tuntas. Setelah sejumlah pihak melakukan tinjauan lapangan, solusi yang disampaikan juga normatif. Belum ada tindakan nyata di lapangan.

Diketahui, warga di lokasi tersebut mengeluhkan bau tak sedap. Limbah tinja, limbah pembuatan keripik singkong dan pisang serta limbah dari kolam lele bercampur jadi satu. Membentuk kubangan yang dimanfaatkan untuk aktivitas mandi cuci kakus (MCK) oleh warga yang kurang mampu. Parahnya, kubangan itu meluber ketika hujan turun. 

Ratusan warga di RT 57 dan 48 turut merasakan dampaknya. Ketua RT 66, Andi Baspandi pun seperti sudah kehabisan akal. Sudah mengadu ke kelurahan dan kecamatan, namun hanya ditinjau saja. Pihaknya juga sudah melapor ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan dan sudah dilakukan peninjauan, Rabu (5/12).

Informasi dihimpun, pelaku usaha diberi tenggat waktu untuk melakukan perbaikan drainase. Sehingga air bekas rendaman singkong, pisang serta pengurasan kolam lele, tidak mengalir bebas, namun ada pembuangan khusus. Itu diungkapkan Lurah Batu Ampar, Mardinus. “Memang di lokasi tersebut, drainase tidak lancar,” ujarnya dikonfirmasi Kaltim Post, Jumat (7/12). Disinggung sampai kapan tenggat waktu diberikan, Mardinus tak bisa memastikan.

Saat musim hujan seperti ini, derita warga kian menjadi. Limbah kolam lele bercampur tinja meluber ke permukiman. Dugaan pencemaran berasal dari limbah peternakan lele. Namun, hanya bisa dilakukan pengurasan. “Kalau hujan, air dari atas bercampur limbah tadi, tidak ada pembuangan di kawasan MT Haryono,” kata Andi Baspandi.

Imbasnya, dibuang ke saluran hingga secara alamiah tercipta aliran air yang melewati lahan dan rumah warga. Air tergenang kemudian akhirnya digunakan warga yang tak mampu, untuk beraktivitas buang kotoran, mandi dan lainnya. Pernah ada upaya untuk membuang limbah ke saluran lain yang tidak berdekatan dengan permukiman, namun belum dilakukan pemilik usaha. (aim/rsh/k18)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 09:50

Warga Diteror Pria Pamer Alat Vital

BALIKPAPAN–Warga di RT 56, Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, dirundung…

Rabu, 20 Maret 2019 09:49

INSYA ALLAH LANCAR..!! 5.000 Personel Amankan Pemilu

BALIKPAPAN–Memaksimalkan pengamanan pemilu, kepolisian telah memetakan wilayah. Pasukan pun digelar…

Rabu, 20 Maret 2019 09:49

Info Hoaks untuk Kewaspadaan

BALIKPAPAN–Selasa (19/3) siang, beredar kabar di media sosial. Seseorang bernama…

Rabu, 20 Maret 2019 09:48

Teknik Tepat, Perkuat Hubungan Ibu-Anak

Menggendong bayi tidak bisa sembarangan. Setiap gerakan dalam menggendong bisa…

Rabu, 20 Maret 2019 09:47

TMMD Ke-104 Jelang Penutupan

BALIKPAPAN–Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berlanjut. Memasuki tahun kedua,…

Minggu, 17 Maret 2019 11:57

Upal Pandansari Diselidiki Polisi

BALIKPAPAN – Pedagang Pasar Pandansari, Balikpapan, akhir-akhir ini diresahkan dengan…

Sabtu, 16 Maret 2019 09:11

Antar Tukang Pijat, Bawa Sabu-Sabu

BALIKPAPAN–Tiga perempuan tukang pijat menumpangi perahu bermesin. Mereka menuju ke…

Sabtu, 16 Maret 2019 09:10

Dibuka dengan Pawai Keliling Kota

BALIKPAPAN–Hari ini rangkaian Millennial Road Safety Festival (MRSF) dimulai. Diawali…

Sabtu, 16 Maret 2019 09:08

Malam Ini, Sulle X Factor Siap Mengentak

BALIKPAPAN Fair 2019 tadi malam dimeriahkan dengan kehadiran Husein Idol.…

Jumat, 15 Maret 2019 12:07

“Pekerja Harus Selamat dan Sejahtera”

BALIKPAPAN – Setiap pekerja harus selamat dan sejahtera. Hal ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*