MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 08 Desember 2018 10:00
Bernostalia dengan Era 1970-an

Garuda Indonesia Hadirkan Vintage Flight Experience

TAMPIL BEDA: Garuda Indonesia memanjakan pelanggan setia dengan menghadirkan Vintage Flight Experience dan mengajak costumer bernostalgia pada masa 1970-an.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Maskapai Garuda Indonesia (GA) memberikan pelayanan baru dan berbeda dalam dunia penerbangan. Melalui Garuda Indonesia Vintage Flight Experience, pengguna GA akan merasakan suasana pada masa 1970-an. Operasional penerbangan ala vintage ini resmi dimulai sejak Jumat (7/12) dengan rute pertama, yakni Jakarta–Surabaya. Kemudian rute Jakarta–Balikpapan.

Sebagai informasi, layanan penerbangan Garuda Indonesia Vintage Flight Experience dapat dinikmati pada periode dan rute tertentu. Penerbangan ini tersedia pada 7-17 Desember dan hanya mengudara di tiga rute. Di antaranya rute Jakarta–Balikpapan PP (GA 566 dan GA 569), Jakarta–Surabaya PP (GA 304 dan GA 309), dan Jakarta–Singapura PP (GA 846 dan GA 847).

Awak media mendapat kesempatan khusus untuk melihat penerbangan vintage saat mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan. Ada beberapa perubahan yang dilakukan GA untuk menghadirkan penerbangan vintage.

Misalnya yang terpenting, tampilan armada pesawat Boeing 737-800NG dengan tema classic livery. Jika biasanya warna pesawat identik dengan biru, kali ini justru dominasi cat warna putih, lalu lis bertuliskan Indonesia Airways berwarna merah bata dan oranye. Tak hanya itu, nuansa pengalaman tempo dulu semakin lengkap dengan atribut seragam pramugari, brand livery, hingga inflight meals.

Dalam mengadopsi seragam era tersebut, awak kabin mengenakan seragam klasik ciptaan perancang asal Jepang, Hanae Mori. Wajah terlihat sangat cantik dengan baju berwarna kuning, rok pendek oranye, topi, dan sepatu berukuran 3 sentimeter. Selanjutnya sensasi vintage juga terlihat pada pilihan snack. Di mana, GA menghadirkan kudapan bernama roti bluder. Jajanan khas Madiun yang terkenal sekitar tahun 1980-an.

Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah menjelaskan, layanan penerbangan vintage merupakan rangkaian peringatan HUT ke-70 GA pada 26 Januari. Dalam momen tersebut, manajemen GA ingin menghadirkan kembali suasana 70-an dengan cara dan tampilan baru. Sehingga layanan terasa lebih fresh dan dinamis.

“Tidak ada kesulitan, pesawat dengan classic livery ini memang sudah ada. Kemudian kami lengkapi dengan seragam kru dan makanan agar suasana 70-an semakin terasa,” katanya. Pikri menyebutkan, penerbangan vintage ini bisa membuat pengguna jasa bernostalgia. Bahkan untuk kaum muda juga bisa menambah wawasan tentang tampilan maskapai tempo dulu.

Dia menjelaskan, GA ingin terus menghadirkan inovasi dan kreativitas dari berbagai rasa. Misalnya pandangan, pendengaran, makanan, dan sentuhan. Semua itu untuk memberikan layanan terbaik untuk pengguna jasa GA. “Apalagi customer yang kita layani memiliki kelas bintang lima yang membutuhkan layanan baru dan lebih baik terus-menerus,” ucapnya.

Maka dari itu, GA perlu melakukan terobosan dan peningkatan layanan. Baik dari sisi inovasi, kreativitas, kualitasnya. Hal itu yang membuat customer terus setia terbang dengan GA. Secara umum, GA ingin terus menjadi market leader dalam industri penerbangan Indonesia.

Dia menyebutkan, GA ingin menjadi pemimpin dalam ekosistem. Termasuk memberikan contoh baik misalnya dalam hal pelayanan kepada maskapai lain. Dengan cara tersebut, dia dapat mendorong industri maskapai masuk pada level lebih baik, memenuhi standar internasional dan setara dengan negara lain.

“Kami akan mengajak semua maskapai berkembang, kami tidak ingin meninggalkan mereka. Kami ajak untuk masuk ekosistem baru di industri yang lebih sehat,” bebernya. Sementara itu, kabar baik dalam pengoperasian perdana layanan penerbangan vintage ini, GA berhasil mencatatkan tingkat keterisian penumpang hingga 100 persen. Hal ini menandakan respons masyarakat sangat baik atas konsep tersebut.

Melihat baiknya sambutan pengguna, pihaknya berencana untuk mengembangkan konsep vintage untuk rute lainnya. “Kami masih dalam rencana untuk mengembangkan penerbangan vintage ke Denpasar, Amsterdam, dan Jepang. Khusus ke Amsterdam, nanti ada training untuk kru pesawat. Mereka harus punya lisensi untuk terbang dengan Boeing 777,” ujarnya. (gel/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 10:54

Perbankan Diminta Hidupkan Iklim Investasi

TANJUNG REDEB–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 12:49

Program Direct Call “Hanya” Mempercepat Ekspor

SAMARINDA-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim mencatat, dalam sebulan…

Rabu, 20 Maret 2019 12:46

Triwulan II 2019, Ekonomi Kaltim Terakselerasi

SAMARINDA-Pada triwulan II 2019 diperkirakan ekonomi Kaltim mengalami akselerasi pertumbuhan.…

Rabu, 20 Maret 2019 12:45

Percepatan Populasi Sapi Terus Digenjot

SAMARINDA-Upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab)…

Jumat, 15 Maret 2019 13:45

Kargo Laut Belum Tumbuh Maksimal

SURABAYA – Pertumbuhan jasa pengiriman barang lewat jalur laut belum…

Jumat, 15 Maret 2019 13:43

Pertamina Perpanjang Masa Cicilan Garuda

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan tujuh BUMN (badan usaha…

Jumat, 15 Maret 2019 13:32

Target Ekspor RI Realistis

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 7,5 persen…

Kamis, 14 Maret 2019 15:16

Produksi Teh Turun, Harga Telur Rendah

JAKARTA – Pelaku usaha berharap Indonesia bisa meningkatkan lahan dan…

Rabu, 13 Maret 2019 12:51

Genjot Produksi Padi, Dituntut Maksimalkan Lahan Rawa

SAMARINDA – Tak hanya melakukan diversifikasi pangan, Pemprov Kaltim dituntut…

Rabu, 13 Maret 2019 12:47

SABAR..!! Pengelolaan APT Pranoto Masih di Tangan Kemenhub

SAMARINDA- Pemerintah Kaltim saat ini masih menunggu kepastian pembahasan draf…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*