MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 07 Desember 2018 07:57
Korban Jiwa Pembakaran Rumah Bertambah

Anak Tunggal Garini Sebut Tersangka Orang Jahat

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Setelah bertahan hidup selama tiga hari, Garini (55), korban luka berat dalam kasus pembakaran di Jalan Prapatan Dalam, Telaga Sari, Balikpapan Kota, Rabu (5/12) sore pukul 16.46 Wita, mengembuskan napas terakhir.

“Lukanya 100 persen. Hampir seluruh tubuh menderita luka bakar,” kata anak Garini, Sulis (38) saat ditemui di kediamannya di kawasan Gunung IV, Margomulyo, Balikpapan Barat, Kamis (6/12).

Sejak dirawat intensif di ICU RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Senin (3/12) lalu, kondisi Garini disebut sempat membaik sehari kemudian. Namun, asa Sulis pupus saat mendengar kabar dari dokter, kesehatan ibunya terus memburuk sebelum dinyatakan meninggal. “Dua hari sebelumnya (3/12) sempat saya ajak bicara. Bisa aja bicara, tapi tak lancar. Setelah itu menurun lagi (kondisinya),” ungkap Sulis.

Setelah disemayamkan, menjelang siang, jenazah Garini pun dimakamkan. Dengan ditandu tetangga dan warga sekitar, keranda yang terbungkus kain hijau itu dibawa ke tempat pemakaman umum (TPU) Telindung, Muara Rapak, Balikpapan Utara. “Saya sakit hati,” ujarnya saat ditanya wartawan.

Sakit hati itu ditujukan kepada tersangka pembunuh ibunya. Yang tak lain adalah pamannya sendiri, Hasto Purnomo alias Ipong (47). Yang tega melakukan tindakan yang biadab kepada keluarganya sendiri. Meski sejak lama, Sulis menyebut Ipong merupakan pribadi yang bermasalah. “Dia orang jahat. Tak pernah senang dengan ibu saya,” ujar Sulis.

Ipong di matanya merupakan sosok temperamental. Bahkan, karena sifatnya itu, Ipong disebutnya pernah dikeluarkan dari pekerjaan karena berani melawan atasannya. Hal tersebut membuatnya tak pernah terlalu dekat dengan sang paman. Namun dengan segala perilakunya, Ipong yang menganggur selalu mendapat bantuan dari ibunya. “Setiap hari dibelikan kue dan sayur sama ibu. Tetapi kok tega sampai peristiwa itu terjadi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, empat hari lalu, sekira pukul 03.00 Wita, terjadi peristiwa kebakaran di Telaga Sari. Menghanguskan dua rumah. Di mana asal api berasal dari rumah Nomor 11 yang dihuni Sumarji. Kemudian merembet ke rumah nomor 15 milik Taufik Rahman.

Si jago merah mengamuk setelah Ipong menyalakan api dengan bensin. Diduga karena kecewa tak dipinjamkan motor oleh kakak iparnya, Sumarji. Namun, di balik itu ada dendam lama soal perebutan warisan. "Saya dimusuhi. Sejak 2003, saya pinjam motor saja tak diberikan," ujar Ipong setelah diamankan di Mapolres Balikpapan dari amuk massa.

Korban yang tewas di tempat dalam peristiwa ini adalah Gatri (58) dan Sumarto Pujihartono alias Tono (18). Kakak kandung dan keponakannya sendiri. Sementara itu dengan meninggalnya Garini, maka korban kebakaran menjadi tiga orang. Sumarji pun terluka bakar di bagian lengan dan kaki. Sementara keluarga lainnya bernama Guntur menderita luka ringan di tangan kanan. (*/rdh/rsh/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:30

Personel TNI AU Harus Bisa Bahasa Inggris

PANGKALAN Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengadakan tes bahasa Inggris bagi…

Rabu, 17 Juli 2019 11:02

Kasihan...!! Rumah Veteran Hangus Terbakar

BALIKPAPAN–Warga RT 10, Gang Sampurna, Baru Ilir Balikpapan Barat dikejutkan…

Selasa, 16 Juli 2019 12:01

Balikpapan Tetap Larang Kantong Plastik

BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan memilih untuk menunggu arahan terkait kelanjutan harmonisasi…

Selasa, 16 Juli 2019 08:58
Orangtua Keberatan, Pelajar Pilih Mengurung Diri

Puluhan Anak Balikpapan Terancam Putus Sekolah

Di antara keceriaan hari pertama masuk sekolah, kemarin (15/7), puluhan…

Senin, 15 Juli 2019 13:04

Dianggap Tak Menguntungkan, Lelang SAUM Sepi

Banyak persoalan yang mesti diselesaikan pemkot agar SAUM maksimal. Di…

Senin, 15 Juli 2019 12:22

GREGET..!! Pacar Bermesraan dengan Ladies, Perempuan Ini Ngamuk, Tusuk Pacarnya

SEORANG pria berinisial HR (24), warga Jalan Gunung Balikpapan, Prapatan,…

Senin, 15 Juli 2019 12:20

DERITANYA..!! Air Hanya Mengalir Maksimal 12 Jam

Bocornya pipa akibat pergerakan tanah ditambah kondisi hujan yang sudah…

Senin, 15 Juli 2019 12:19

Di RS Ini, Tak Ada Dokter Anestesi dan Ruang Jenasah

BALIKPAPAN–Rumah Sakit Sayang Ibu berdiri pada 2004. Bangunan dua lantai…

Senin, 15 Juli 2019 11:45
Klaim BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja untuk Pasien Kecelakaan

Sistem Informasi Sudah Terintegrasi

Sejak BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Jasa Raharja, korban kecelakaan…

Senin, 15 Juli 2019 11:44

Longsor, Rumah Warga Jebol

BALIKPAPAN - Hujan deras yang mengguyur Kota Beriman, Jumat (12/7)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*