MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 06 Desember 2018 21:56
Energi Hijau Mulai Dibangun di Kaltim
Sekda Kaltim Meiliana menanam pohon aren dalam rangka Gerakan Hijau untuk Indonesia di desa Manunggal Jaya, Sebulu, Kukar.

PROKAL.CO, v class="adn ads" data-message-id="#msg-f:1619110793886731689" data-legacy-message-id="16783cb0499e8da9">

SAMARINDA - Gerakan Nasional Energi Hijau untuk Indonesia mulai dicanangkan dengan diluncurkannya penanaman 10.000 hektar aren sebagai bahan baku Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Santan, Desa Manunggal Jaya Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (6/12/2018).

Pencanangan ini langsung dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan diwakili Kepala Pusat Kajian Strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, R Sudirman. Hadir pula perwakilan dari Lembaga Adminitrasi Negara (LAN) RI dan perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim oleh Sekda Meiliana yang melakukan penanaman aren.

"Penanaman tanaman aren, karena tidak butuh waktu lama untuk memanfaatkannya sebagai bahan baku EBT. Pada tahun 2025, target bauran energi untuk EBT mencapai 23 persen," ujar Sudirman.

Upaya menanam kayu keras dan aren untuk EBT, agar bisa mengurangi ketergantungan penggunaan energi fosil saat ini. Dan secara bertahap digantikan EBT antara lain bio fuel, bio massa dan mikro hydro, angin serta surya. 

"Kebetulan ada dua KPHP di Kaltim mengembangkan energi hijau dengan mulai menyediakan bahan baku EBT di Kaltim," kata Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Kaltim Wilayah XI, Roni Saefullah.

Dua KPHP itu, KPHP di Kandilo Pasar menanam tanaman kayu keras seluas 45 hektar. Dan, KPHP Santan ini dengan luas 5000 hektar.

"Penanaman kayu keras di Kandilo dibiayai oleh APBN. Sedangkan, aren di KPHP Santan masih dibantu PT Surya Inhutani Jaya dan tahun depan akan dibiayai APBD," ujar Roni.

Roni menambahkan butuh waktu lima tahun penanaman kayu keras agar bisa dipanen. Kayu keras diolah dengan rekayasa teknologi, dihancurkan dan dipadatkan. Hasilnya, produk wood pelet ini memiliki kalori yang tinggi dibanding batubara.

Sementara itu, Kepala PKP2A III LAN, Mariman Darto mengatakan kampanye energi hijau untuk Indonesia dengan penyediaan bahan baku EBT ini merupakan hasil dari Diklat Reform Leader Academy (RLA) yang digagas oleh (LAN) RI untuk mendukung pelayanan publik yang berbasis lingkungan.

"Salah satu gagasan ini mendorong masa depan Indonesia untuk mdgs (millenium development goals) 2030. Kita tahu, bauran energi 23 persen EBT Indonesia bukan target muluk, karena hasilnya bisa dipastikan. Dan, LAN di Kalimantan yang mengkampanyekan ini karena hutan di Indonesia dua pertiganya ada di Kalimantan," kata Mariman. (*/ymn) 

 
loading...

BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 09:23

BISA DICEK..!! Formulir C1 Sudah Diumumkan di Setiap Kelurahan

SAMARINDA- Untuk transparansi serta melaksanakan amanat undang-undang, Komisi Pemilihan Umum…

Rabu, 24 April 2019 09:10

Sarang Sabu di Kota Samarinda Kembali Digerebek, 15 Orang Diangkut BNNP

SAMARINDA – Sarang 'narkotika' Samarinda berada di Jalan Kesejahteraan I…

Selasa, 23 April 2019 09:34
Kasus “Serangan Fajar” di Jalan Pramuka

Bukti Bertambah, Seorang Caleg Diperiksa

SAMARINDA–Desakan agar Bawaslu Samarinda menuntaskan dugaan “serangan fajar” di Jalan…

Selasa, 23 April 2019 09:33

Jarang Sosialisasi, Kerap Keluar Malam

SAMARINDA–Aktivitas, Senin (22/4) pagi, warga Jalan Lambung Mangkurat, Gang Syahdan…

Selasa, 23 April 2019 09:32

“Tambang, Bom Waktu yang Mengancam Lingkungan”

Hari Bumi Internasional bisa dimaknai dengan banyak cara. Salah satunya…

Selasa, 23 April 2019 09:31

Masih Menunggu Validasi di Kecamatan

SAMARINDA–Informasi perolehan suara dalam pemilu serentak terus diperbarui. Terbaru, dari…

Selasa, 23 April 2019 09:31

Pelaku di-SP I, Kasus Diserahkan ke Inspektorat

SAMARINDA–Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Kecamatan Samarinda Ulu…

Senin, 22 April 2019 21:41

Job Market Fair Digelar di Kantor Disnakertrans Kaltim, Terdapat 1.377 Lowongan Kerja

SAMARINDA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim menggelar…

Senin, 22 April 2019 09:18

Pulang Kerja, Rumah Tinggal Bara

NASIB malang menimpa Novi Diana Wati (32). Perempuan yang kesehariannya bekerja…

Senin, 22 April 2019 09:18

Sulit Harapkan APBD Perubahan

SAMARINDA–Renovasi SD 005 di Loa Janan Ilir jadi sorotan Panitia…

KIPP Kaltim Minta Penggelembungan Surat Suara di Samarinda Ilir Diusut

Hasil Perhitungan Suara Tidak Diumumkan di Kelurahan, KPU Samarinda di Ultimatum

SALAH INPUT LAGI..?? Suara Jokowi Ditambah 500, Prabowo Dikurangi 100 di TPS 18 Malakasari

Kotak Suara “Diculik” ke Hotel, Tanpa Segel, KPU Justru Sebut Sesuai Aturan

Dealer Honda Terluas Terlengkap se Kalimantan Beroperasi di Samarinda, Ini Kelebihannya

Jika Tak Merusak, Tak Menganggu, Kenapa Pabrik Semen Ditolak?

Job Market Fair Digelar di Kantor Disnakertrans Kaltim, Terdapat 1.377 Lowongan Kerja

Sementara Golkar Masih Berjaya, PDIP-PKS Mengekor

TRANSPARAN..!! Di Kecamatan Ini, Formulir C1 Dipajang

HALO BOS..!! Tiket Pesawat Masih Mahal Nih...
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*