MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 06 Desember 2018 21:56
Energi Hijau Mulai Dibangun di Kaltim
Sekda Kaltim Meiliana menanam pohon aren dalam rangka Gerakan Hijau untuk Indonesia di desa Manunggal Jaya, Sebulu, Kukar.

PROKAL.CO, v class="adn ads" data-message-id="#msg-f:1619110793886731689" data-legacy-message-id="16783cb0499e8da9">

SAMARINDA - Gerakan Nasional Energi Hijau untuk Indonesia mulai dicanangkan dengan diluncurkannya penanaman 10.000 hektar aren sebagai bahan baku Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Santan, Desa Manunggal Jaya Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (6/12/2018).

Pencanangan ini langsung dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan diwakili Kepala Pusat Kajian Strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, R Sudirman. Hadir pula perwakilan dari Lembaga Adminitrasi Negara (LAN) RI dan perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim oleh Sekda Meiliana yang melakukan penanaman aren.

"Penanaman tanaman aren, karena tidak butuh waktu lama untuk memanfaatkannya sebagai bahan baku EBT. Pada tahun 2025, target bauran energi untuk EBT mencapai 23 persen," ujar Sudirman.

Upaya menanam kayu keras dan aren untuk EBT, agar bisa mengurangi ketergantungan penggunaan energi fosil saat ini. Dan secara bertahap digantikan EBT antara lain bio fuel, bio massa dan mikro hydro, angin serta surya. 

"Kebetulan ada dua KPHP di Kaltim mengembangkan energi hijau dengan mulai menyediakan bahan baku EBT di Kaltim," kata Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Kaltim Wilayah XI, Roni Saefullah.

Dua KPHP itu, KPHP di Kandilo Pasar menanam tanaman kayu keras seluas 45 hektar. Dan, KPHP Santan ini dengan luas 5000 hektar.

"Penanaman kayu keras di Kandilo dibiayai oleh APBN. Sedangkan, aren di KPHP Santan masih dibantu PT Surya Inhutani Jaya dan tahun depan akan dibiayai APBD," ujar Roni.

Roni menambahkan butuh waktu lima tahun penanaman kayu keras agar bisa dipanen. Kayu keras diolah dengan rekayasa teknologi, dihancurkan dan dipadatkan. Hasilnya, produk wood pelet ini memiliki kalori yang tinggi dibanding batubara.

Sementara itu, Kepala PKP2A III LAN, Mariman Darto mengatakan kampanye energi hijau untuk Indonesia dengan penyediaan bahan baku EBT ini merupakan hasil dari Diklat Reform Leader Academy (RLA) yang digagas oleh (LAN) RI untuk mendukung pelayanan publik yang berbasis lingkungan.

"Salah satu gagasan ini mendorong masa depan Indonesia untuk mdgs (millenium development goals) 2030. Kita tahu, bauran energi 23 persen EBT Indonesia bukan target muluk, karena hasilnya bisa dipastikan. Dan, LAN di Kalimantan yang mengkampanyekan ini karena hutan di Indonesia dua pertiganya ada di Kalimantan," kata Mariman. (*/ymn) 

 
loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 06:00

KENAPA SIH..?? Lima Anggota DPRD Samarinda Itu Kukuh Ngga Mau di PAW

SAMARINDA – Pergantian antarwaktu (PAW) lima penghuni Basuki Rahmat, sebutan…

Minggu, 16 Desember 2018 22:15

Berawal dari Gugatan Konstituen yang Ngaku Ngga Rela karena Wakilnya Mengundurkan Diri

SAMARINDA – Kisruh pergantian antarwaktu (PAW) lima anggota DPRD Samarinda…

Sabtu, 15 Desember 2018 17:22

Dilelang Bank, Bangunan Hotel Mercure dan Ibis Samarinda Terjual

SAMARINDA - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur Dwi…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:14

HAAWWW, KENAPA NI...??? Gubernur dan Wakil Kota Dipolisikan

SAMARINDA  –  Surat pemberhentian lima anggota dewan yang dikeluarkan Senin…

Jumat, 14 Desember 2018 12:53

Sambut Natal dan Tahun Baru, Dishub Kaltim Pasang 12 Plang Jalan Alternatif

SAMARINDA - Sebanyak 12 plang petunjuk jalan alternatif menuju Bandara…

Jumat, 14 Desember 2018 11:00

SUDAH DIDUGA..!! Target Jembatan Kembar Diprediksi Meleset

SAMARINDA - Target penyelesaian Jembatan IV Mahakam atau jembatan kembar…

Jumat, 14 Desember 2018 10:16
Untuk Pertama Kalinya, Penumpukan Penumpang Terjadi di Bandara APT Pranoto

Lengkapi Dong Fasilitas Penerbangan Malam di Bandara APT Pranoto, Biar Ngga Kayak Gini....

SAMARINDA- Untuk pertama kalinya, penumpukan penumpang terjadi di Bandara APT…

Jumat, 14 Desember 2018 08:10

Batik Air Gagal Terbang di APT Pranoto

SAMARINDA – Penumpukan penumpang terjadi di Bandara APT Pranoto. Meski…

Jumat, 14 Desember 2018 08:06

Kalah Judi, Curi Cincin Nikah Sepupu

SAMARINDA - Berselancar di dunia maya, hampir setiap hari dilakukan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:23

Lebihi Batas Tarif, Sanksi Menanti

SAMARINDA – Memasuki akhir 2018, tim pengendalian inflasi daerah (TPID)…

Kapten TNI AL Dikeroyok Tukang Parkir, Gini Dah Jadinya...BONYOKKK..!!

Pria Ini Tulis Komentar Ngawur soal Ciracas, Gini Dah Jadinya...

FAKTA KOK..!! Sri Mulyani: Banyak Pemda Dinas ke Jakarta Hanya Buat Cari Uang SPJ

NGANGGUR DAH..!! Kontrak Ribuan Honorer Bakal Dihapus

KERAS..!! TNI Ultimatum Separatis Papua: Menyerah atau Kami Selesaikan!

Polsek Diserang dan Dibakar, Ini Kata TNI AL

Hafiz/Gloria Ciptakan Kejutan

Istri Bos "Kuda-Kudaan" di Gudang dengan Karyawan

Bos Bank Indonesia Bilang, Harga Tiket Pesawat 2,1 Juta Masih Wajar

SUDAH DIDUGA..!! Target Jembatan Kembar Diprediksi Meleset
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .