MANAGED BY:
RABU
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 06 Desember 2018 10:44
Perbaikan, Distribusi Air Turun 25 Persen
TERKENDALA: Perbaikan proyek pipa jembatan milik PDAM di Desa Tepian Batang, bakal memengaruhi pendistribusian air bersih ke wilayah Tanah Grogot.

PROKAL.CO, TANA PASER – Belakangan beredar pengumuman dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kandilo Paser, menyatakan  bakal ada pengangkatan jembatan pipa PDAM di Desa Tepian Batang. Untuk itu, pendistribusian air bersih akan dihentikan sementara selama lima hari. Yakni dari 5–9 Desember 2019.

Direktur PDAM Tirta Kandilo Paser Muhammad Zam Zami membenarkan hal  tersebut. Zami menjelaskan, teknis pengerjaan pengangkatan jembatan pipa ini dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Paser selaku pengirim permohonan penghentian jaringan sementara.

“Tujuan dihentikan pendistribusian ini ialah untuk penyempurnaan jembatan pipa yang sudah miring dan rawan roboh. Berdampak pada pemotongan pipa, tepatnya di Jembatan Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot. Kondisi jembatan pipa tersebut memang sangat memprihatinkan sejak 2013. Setelah kami usulkan perbaikannya, disetujui melalui Bidang Cipta Karya di Dinas PU,” kata Zami, Rabu (5/12).

Pipa yang terganggu oleh perbaikan jembatan ialah pipa induk berukuran 500 milimeter (mm). Yakni saluran untuk distribusi ke pelanggan di Tanah Grogot. Sebelum dikeluarkan surat edaran ini, Zami menegaskan kepada pihak konsultan dan pelaksana di lapangan sudah diminta agar proyek Rp 400 juta ini bisa dikerjakan tepat waktu.

 “Jangan sampai hanya buang-buang waktu dan akhirnya masyarakat yang dirugikan,” tambahnya.

Selama lima hari itu, distribusi air tidak mati total. Melainkan berkurang, yakni sekitar 25 persen. Jalur yang bakal terkena dampaknya ialah di tengah kota, mulai Jalan Modang, Jalan RA Kartini, dan Jalan Cokroaminoto. Sementara itu, kawasan di jalur tinggi tidak akan terkena dampak.   

Untuk pelayanan kepada pelanggan, Zami meminta masyarakat yang airnya mati total segera melapor ke petugas agar ditindaklanjuti. Apabila diperlukan, mobil tangki bisa membantu. Jumlah pelanggan yang bakal terkena dampak perbaikan itu mencapai ribuan pelanggan.

Insyaallah hanya lima hari. Kami tidak ingin masyarakat sampai tidak memiliki air,” pungkasnya. (/jib/san/k16)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 10:37

Bupati Minta Budaya Leluhur Dijaga

BENGALON–Rustam Ependy dikukuhkan sebagai Pj kepala desa Persiapan Tepian Budaya,…

Selasa, 26 Maret 2019 10:36

Kutim Peringati Hari Jilbab Sedunia

SANGATTA–Hari Jilbab Sedunia diperingati oleh segenap hijaber di Kutai Timur…

Selasa, 26 Maret 2019 10:31

Penyelesaian Sengketa Lahan Dikeluhkan

SENDAWAR–Penguasaan lahan dan hutan di Kutai Barat (Kubar) oleh perusahaan…

Selasa, 26 Maret 2019 10:30

Ceko Apresiasi Pemkab Berau

TANJUNG REDEB – Republik Ceko melalui Kementerian Luar Negeri Ceko…

Selasa, 26 Maret 2019 10:30

Tingkatkan Ekspor dan Investasi Daerah

TANJUNG REDEB - Kabupaten Berau menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi…

Selasa, 26 Maret 2019 10:27

PHK 390 Karyawan Dinilai Cacat Hukum

SANGATTA - Rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kutai…

Selasa, 26 Maret 2019 10:25

Truk Tangki Dievakuasi ke Jenebora

PENAJAM – Truk tangki yang tercebur ke laut di Pelabuhan…

Selasa, 26 Maret 2019 10:24

Honor Minim, Jadi Petugas KPPS Kurang Diminati

PENAJAM – Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Penajam Paser…

Senin, 25 Maret 2019 11:05

Distribusi Kotak Suara jadi Atensi Polres PPU

PENAJAM-  Segala kerawanan pada pemilu tahun 2019, sudah mulai diantisipasi…

Senin, 25 Maret 2019 11:03

ALHAMDULILLAH..!! 6 Kecamatan Kembali Dapat Program PISEW 2019

TANA PASER – Sama di tahun sebelumnya, program Kementerian Pekerjaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*