MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 06 Desember 2018 06:59
Pengusaha Dituntut Manfaatkan Direct Call
TAMBAH PAD: Pengusaha Kaltim saat ini bisa melakukan ekspor langsung dari Kawasan Industri Kariangau ke berbagai negara seperti Tiongkok, namun layanan ini belum dimaksimalkan.(dok/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pengusaha di Kaltim dituntut memanfaatkan layanan direct call dari Kawasan Industri Kariangau (KIK) Balikpapan. Pasalnya selama ini layanan ekspor langsung masih belum maksimal. Padahal layanan ini diyakini mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD).

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, hadirnya direct call punya banyak manfaat untuk Bumi Etam. Makanya untuk mendorong kinerja, pada 1 Januari mendatang rencananya kembali dibuka untuk layanan ekspor komoditas perkayuan.

“Selama ini mereka (pengusaha) masih ekspor perkayuan melewati Surabaya, sehingga yang mencatatkan ekspor Surabaya. Begitu juga pajaknya yang dapat Surabaya, bukan Kaltim,” ungkapnya Rabu (5/12).

Dia membeberkan, layanan direct call dari Pelabuhan Kariangau Balikpapan bisa memangkas waktu dan biaya pengiriman barang dari Kaltim, ke sejumlah negara. Seperti Tiongkok yang biasanya memerlukan waktu 37 hari, kini cukup 17 hari. Artinya pengusaha Kaltim bisa memangkas 20 hari proses ekspor.

Namun sayang, direct call belum maksimal. Saat ini masih banyak komoditas-komoditas yang didata untuk bisa ekspor langsung dari pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan. “Kami meminta para pengusaha memanfaatkan fasilitas ini. Selain menghemat waktu, direct call juga turut memacu peningkatan PAD,” tuturnya.

Menurutnya, direct call tidak akan sukses tanpa dukungan para pengusaha. Oleh karena itu harus ada komitmen dari pengusaha. Keberlanjutan produk dan pasarnya harus terjamin. Diyakinkannya, direct call akan menjadi stimulus perkembangan kawasan industri Kaltim dan juga mempercepat transformasi ekonomi daerah.

“Para pengusaha di Kaltim bisa memanfaatkan keuntungan besar dari sistem direct call ini. Sebab, selain waktunya lebih singkat tentu biayanya juga lebih murah yang bisa menekan biaya logistik kita,” kata Hadi.

Terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim Slamet Brotosiswoyo menuturkan, program direct call sangat baik dan bisa menguntungkan para pengusaha. Karena, ekspor-impor langsung lewat Kaltim jadi lebih efisien dibanding daerah lain di Pulau Jawa. “Tapi para pengusaha memiliki perhitungannya masing-masing,” katanya.

Ketika memaksimalkan ekspor langsung ke luar negeri, pengusaha juga memikirkan kapal yang kembali ke dalam negeri harus mengangkut barang lain. Jangan sampai kapal pergi ke luar negeri membawa komoditas langsung, tapi kembalinya tidak memuat apa-apa.

“Memang sudah saatnya kita harus memanfaatkan ini dengan menggali potensi ekspor. Direct call itu bisa menjadi pintu besar bagi mereka yang bergelut di bidang ekspor-impor,” ujarnya.

Menurutnya, pengusaha mungkin masih memikirkan komoditas impor apa yang bisa diangkut langsung dari luar tanpa harus singgah di Jakarta atau Surabaya. Karena, untuk impor, skema rute internasional juga sangat bermanfaat. Karena, selama ini pasokan barang dari luar negeri masih melalui proses bongkar muat di Jakarta atau Surabaya.

“Kalau ekspornya direct, maka impornya juga direct ke Kaltim. Nah, ini untung karena biaya logistik menjadi lebih murah. Jangan sampai hanya ekspor saja, kembalinya kosong. Ruginya akan semakin besar. Lebih baik tidak direct,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k18)


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 11:09

Jalan Panjang Pabrik Semen, Dari SK Penetapan KBAK hingga Tunggu Revisi RTRW

Meski saat ini rencana pembangunan pabrik semen tengah menjadi pro…

Rabu, 24 April 2019 11:03

Ini Loh Alasan Warga Sekerat Dukung Pabrik Semen

SANGATTA-Rencana pembangunan pabrik semen di Karst Sangkulirang-Mangkalihat mendapat dukungan dari…

Rabu, 24 April 2019 10:57
Pemilu Serentak Dievaluasi Total

Timbulkan Korban Jiwa, Pemilu Nasional dan Lokal akan Dipecah

JAKARTA – Wacana meninjau ulang keserentakan pemilu makin mendapat dukungan.…

Rabu, 24 April 2019 10:20

ADA APA YA...?? Ribuan Brimob 11 Daerah Bergeser ke Jakarta

JAKARTA—Upaya pengamanan pemilu 2019 belum usai. Polri dipastikan menggeser ribuan…

Rabu, 24 April 2019 09:33

Cek Langsung Lokasi Pembangunan Pabrik Semen, Ini Kata Wagub Hadi Mulyadi

SANGATTA – Upaya evaluasi dini terhadap rencana pembangunan pabrik semen…

Rabu, 24 April 2019 09:12

Stok Beras Aman untuk 6 Bulan, Harga Bawang Putih Masih Tinggi

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor dan Direktur Jenderal Pengembangan…

Selasa, 23 April 2019 14:00

Partisipasi Pemilu Susulan di Tabang Hanya 35 Persen

TENGGARONG - Sebanyak 1.675 warga yang berdomisili di Kukar dari…

Selasa, 23 April 2019 13:36

Jika Tak Merusak, Tak Menganggu, Kenapa Pabrik Semen Ditolak?

Pemkab Kutai Timur (Kutim) menyambut baik rencana pembangunan pabrik semen…

Selasa, 23 April 2019 10:40

KIPP Kaltim Minta Penggelembungan Surat Suara di Samarinda Ilir Diusut

SAMARINDA - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaltim menduga terjadi…

Selasa, 23 April 2019 09:23

TRANSPARAN..!! Di Kecamatan Ini, Formulir C1 Dipajang

SANGATTA - Formulir C1 yang digunakan sebagai rujukan jumlah suara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*