MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 05 Desember 2018 06:43
Optimistis Inflasi Desember Terkendali
GENCARKAN SIDAK: Tingginya kebutuhan pokok masyarakat seperti daging sapi, ayam, dan telur diprediksi membuat Kaltim mengalami inflasi pada Desember. Namun tetap terkendali.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Meski mencatatkan deflasi sebesar minus 0,06 persen pada November lalu, Kaltim diprediksi mengalami inflasi pada Desember akibat tingginya kebutuhan pokok pada periode hari besar keagamaan nasional (HBKN). Kendati demikian, inflasi tersebut tidak akan mengubah sasaran inflasi akhir tahun, yakni sebesar 3,5 plus minus 1 persen (year on year/yoy).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Muhamad Nur mengatakan, risiko inflasi bulan Desember 2018 bersumber dari tingginya permintaan kebutuhan pokok masyarakat pada periode HBKN dan akhir tahun. Baik berupa bahan makanan ataupun transportasi.

“Periode libur sekolah yang akan dimulai pada pertengahan Desember 2018 juga berisiko mendorong tingginya konsumsi untuk barang yang bersifat hiburan,” ungkapnya kepada Kaltim Post, Selasa (4/12).

Bank Indonesia dan segenap stakeholder terkait yang tergabung dalam tim pengendalian inflasi daerah (TPID), senantiasa memantau perkembangan pergerakan inflasi secara khusus dan perekonomian secara umum baik domestik maupun eksternal.

“Untuk menekan inflasi pada Desember sejumlah kegiatan telah dilakukan. Seperti operasi pasar maupun inspeksi mendadak ke pasar tradisional maupun modern. Serta memantau ketersediaan stok di pasar induk dan distributor utama,” ujarnya.

Dia menjelaskan, hal tersebut dimaksudkan untuk memantau pergerakan harga secara langsung dan memastikan ketersediaan stok di masyarakat. Bank Indonesia secara konsisten akan terus melakukan asesmen terkait perkembangan perekonomian, dan inflasi Kaltim terkini guna menuju sasaran inflasi akhir tahun sebesar 3,5 plus minus 1 persen (yoy).

“Pada November kemarin, Kaltim tercatat mengalami deflasi sebesar minus 0,06 persen, tidak sedalam deflasi bulan sebelumnya,” katanya.

Pada tingkat nasional, inflasi November 2018 tercatat sebesar 0,27 persen. Deflasi Kaltim bersumber dari kelompok bahan makanan, sebesar minus 1,75 persen dan kesehatan minus 0,17 persen (month to month/mtm). Namun demikian, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami inflasi sebesar 1,34 persen setelah deflasi cukup dalam pada bulan lalu.

“Deflasi Kaltim bersumber dari komoditas daging ayam ras yang tercatat sebesar minus 9,47 persen,” ungkapnya. Deflasi daging ayam ras, tambahnya, merupakan respons dari tingginya harga komoditas tersebut pada bulan lalu. Mulai bergeraknya penjualan daging ayam beku oleh perusahaan daerah Samarinda juga diperkirakan memberikan alternatif masyarakat dalam berkonsumsi.

Komoditas lain yang juga mencatatkan deflasi adalah kacang panjang, telur ayam ras, dan tomat sayur yang masing-masing tercatat mengalami deflasi sebesar minus 15,58 persen, minus 5,33 persen, dan minus 8,97 persen. Sebagian besar komoditas kelompok bahan makanan masih mengalami deflasi karena konsumsi masyarakat bulan November 2018 yang masih relatif normal.

“Namun demikian, beberapa komoditas telah menunjukkan tren peningkatan harga di antaranya angkutan udara. Sehingga Desember pasti terjadi inflasi namun masih  terkendali,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 10:18

Peminat dari Luar Negeri Banyak, Buah Naga Butuh Hilirisasi

SAMARINDA- Bumi Etam memiliki banyak potensi dari bisnis pertanian. Salah…

Rabu, 20 Februari 2019 12:51

Okupansi Hotel Kaltim Belum Terpengaruh Tiket Mahal

SAMARINDA- Tingginya harga tiket angkutan udara dan pemberlakuan bagasi berbayar…

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*