MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 04 Desember 2018 10:49
KEJUTAN..!! Pelatih PSM Punya Bukti Pengaturan Skor di Liga 1
Robert Alberts mengaku punya bukti pengaturan skor. Namun, dia tak mau mengungkapkannya (Media Officer PSM for JawaPos.com)

PROKAL.CO,  Isu pengaturan skor yang melanda sepak bola Indonesia masih menjadi perdebatan hangat. Pasalnya permasalahan kasus tersebut diduga turut menyeret petinggi-petinggi PSSI. Usai laga PSM Makassar kontra Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Senin (3/12) malam WIB, Robert Rene Alberts turut bersuara terkait kasus tersebut.

Dari laman JawaPos.com, bahkan, pelatih PSM berkebangsaan Belanda itu mengatakan memiliki bukti terkait pengaturan skor. Menariknya itu disebutnya di Liga 1. Namun, Robert Alberts enggan mengungkapkan lebih jauh.

"Kalau Anda ingin bukti, saya punya. Tapi sayangnya saya tidak bisa memberitahukan kepada Anda," Sebut Robert Alberts.

PSM Makassar, Liga 1 2018, Robert Rene Alberts, Pengaturan SkorRobert Alberts meminta kasus pengaturan skor diinvestigasi secara mendalam (Media Officer PSMS for JawaPos.com)

Terlepas dari itu, Robert Alberts menilai kasus pengaturan skor seharusnya diinvestigasi lebih dalam. "Soal match fixing, wartawan harus melakukan pekerjaannya untuk menginvestigasi. Saya juga pernah mengalami hal itu di Malaysia dan Singapura," ungkapnya di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (3/12) malam.

Kendati demikian, Robert Alberts mengaku polemik pengaturan skor yang terjadi di Indonesia sangat berbeda dengan Malaysia dan Singapura. Pasalnya permasalahan yang terjadi di Indonesia berskala lebih besar.

"Struktur yang terjadi di Indonesia berbeda dengan di Malaysia dan Singapura. Karena di sini melibatkan banyak orang," imbuhnya. "Tapi, kalau saya seorang wartawan, maka akan saya korek betul-betul. Karena ini akan menjadi berita yang bagus. Semua orang pasti akan membacanya," sambungnya. 

Seperti diketahui, kasus pengaturan skor mencuat setelah manajer Madura FC, Januar Herwanto, mengungkapkannya di acara Mata Najwa, Rabu (28/11) lalu. Bahkan, dia menyebut salah satu anggota Exco PSSI terlibat. Dalam kasus yang dia ungkapkan, timnya Madura FC 'dipaksa' untuk mengalah saat menghadapi PSS Sleman di Liga 2 2018.(mat/JPC)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 11:26

Terancam Izinnya Dicabut, 50 Perusahaan di Kariangau Dievaluasi

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim berencana evaluasi sekitar 50 izin…

Minggu, 16 Desember 2018 08:26

Daftar Pemilih Tetap Naik 5,7 Juta

BUTUH 101 hari bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bolak-balik…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:05

Bisakah Tol Balikpapan-Samarinda Dipakai Fungsional Saat Natal?

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda saat ini tengah dalam proses pengerjaan. Tol…

Sabtu, 15 Desember 2018 17:20

DPK Kaltim dan Kaltara di Bank Terkumpul Rp 98,82 Triliun

SAMARINDA - Hasil penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:41

ALHAMDULILLAH..!! Proyek Jalan Menuju Jembatan Pulau Balang Boleh Dilanjutkan

SETELAH mencapai kesepakatan dengan pemilik lahan, Panitia Pengadaan Lahan Pulau…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:30

Tiket Pesawat via APT Pranoto Lebih Mahal

SAMARINDA  –  Harga tiket pesawat lewat Bandara APT Pranoto Samarinda…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:09

Kinerja Industri Non-migas Membaik

SAMARINDA  -   Kinerja industri pengolahan non-migas mulai menunjukkan perbaikan.…

Jumat, 14 Desember 2018 22:17

Pendirian Pabrik Semen di Kutai Timur Berlanjut

SAMARINDA - Tidak lama lagi, pabrik semen yang pertama di…

Jumat, 14 Desember 2018 22:14

Gubernur Tanya Isu Sawit ke Dubes Belgia, Begini Jawabannya...

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan pertemuan dengan Dubes…

Jumat, 14 Desember 2018 09:57

Bos Bank Indonesia Bilang, Harga Tiket Pesawat 2,1 Juta Masih Wajar

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor rapat bersama dengan Tim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .