MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 04 Desember 2018 08:03
Kenaikan Biaya Haji Bergantung Nilai Rupiah
PENYESUAIAN: Pelepasan jamaah haji asal Balikpapan dari Masjid Madinatul Iman. Tahun depan, ada wacana kenaikan biaya haji demi peningkatan pelayanan. (DOK/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah masih terusmengkaji terkait wacana kenaikan biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH) 2019. Kenaikan biaya ini selain penyesuaian terhadap nilai tukar rupiah, juga sebagai upaya meningkatkan fasilitas bagi para jamaah yang sedang menunaikan ibadah haji.

"Besaran pastinya belum. Kementerian Agama di pusat juga masih membahasnya dengan DPR RI," kata Kepala Kantor Agama Kaltim, Sofyan Noor.

Dalam hal ini, Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan kenaikan sebesar USD 43 atau sekitar Rp 622 ribu (kurs 1 dolar AS Rp 14.480) per jamaah. Nilai rupiah pun masih fluktuatif. Tahun ini, biaya haji dikenakan USD 2.638 atau Rp 35,2 juta. Tahun depan, diperkirakan biayanya akan mencapai Rp 37,7 juta.

Sofyan memahami kenaikan dikarenakan harga avtur di pasaran minyak dunia melonjak. Biaya perawatan atau peremajaan bus yang digunakan jamaah haji Indonesia untuk berpindah dari kota ke kota yang menjadi lokasi ibadah haji juga naik.

Selain itu, pemerintah berencana menyediakan air conditioner (AC) di tenda-tenda yang digunakan untuk wukuf di Arafah. "Ini baru usulan, tapi kan masih dibutuhkan lagi kajian hingga dapat nominal yang tepat. Belum lagi bila mengacu pada nilai dolar, semoga rupiah kembali menguat agar kenaikan biaya juga tidak terlalu tinggi," ucap Sofyan.

Dirinya juga menyebut, daftar tunggu haji di Kaltim saat ini mencapai 22-25 tahun. Jumlah calon jamaah yang telah mendaftar se-Kaltim mencapai 58.348 orang.

Sementara di Kota Minyak, Kepala Kemenag Balikpapan Hakimin menyebut jumlah calon jamaah haji telah mencapai 12.102 orang. Balikpapan merupakan salah satu kota terbanyak yang memiliki calon jamaah haji.

"Meski naik BPIH tidak akan berpengaruh pada jumlah pendaftar. Sebulan saja ada 50-200 orang mendaftarkan diri jadi calon jamaah haji. Tapi, memang sekarang mereka mesti antre cukup lama. 25 tahun baru bisa berangkat haji," tuturnya. (lil/rsh/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:30

Personel TNI AU Harus Bisa Bahasa Inggris

PANGKALAN Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengadakan tes bahasa Inggris bagi…

Rabu, 17 Juli 2019 11:02

Kasihan...!! Rumah Veteran Hangus Terbakar

BALIKPAPAN–Warga RT 10, Gang Sampurna, Baru Ilir Balikpapan Barat dikejutkan…

Selasa, 16 Juli 2019 12:01

Balikpapan Tetap Larang Kantong Plastik

BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan memilih untuk menunggu arahan terkait kelanjutan harmonisasi…

Senin, 15 Juli 2019 13:04

Dianggap Tak Menguntungkan, Lelang SAUM Sepi

Banyak persoalan yang mesti diselesaikan pemkot agar SAUM maksimal. Di…

Senin, 15 Juli 2019 12:22

GREGET..!! Pacar Bermesraan dengan Ladies, Perempuan Ini Ngamuk, Tusuk Pacarnya

SEORANG pria berinisial HR (24), warga Jalan Gunung Balikpapan, Prapatan,…

Senin, 15 Juli 2019 12:20

DERITANYA..!! Air Hanya Mengalir Maksimal 12 Jam

Bocornya pipa akibat pergerakan tanah ditambah kondisi hujan yang sudah…

Senin, 15 Juli 2019 11:45
Klaim BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja untuk Pasien Kecelakaan

Sistem Informasi Sudah Terintegrasi

Sejak BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Jasa Raharja, korban kecelakaan…

Senin, 15 Juli 2019 11:44

Longsor, Rumah Warga Jebol

BALIKPAPAN - Hujan deras yang mengguyur Kota Beriman, Jumat (12/7)…

Senin, 15 Juli 2019 11:44

Rumah di Pesisir Banyak Tak Berizin

TERNYATA banyak rumah di sepanjang pesisir di Kecamatan Balikpapan Kota…

Senin, 15 Juli 2019 11:43

Bagaimana Memahami Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual..??

Tumbuhnya UMKM di Tanah Air menunjukkan kehadiran pelaku ekonomi kreatif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*