MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 04 Desember 2018 08:03
Kenaikan Biaya Haji Bergantung Nilai Rupiah
PENYESUAIAN: Pelepasan jamaah haji asal Balikpapan dari Masjid Madinatul Iman. Tahun depan, ada wacana kenaikan biaya haji demi peningkatan pelayanan. (DOK/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah masih terusmengkaji terkait wacana kenaikan biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH) 2019. Kenaikan biaya ini selain penyesuaian terhadap nilai tukar rupiah, juga sebagai upaya meningkatkan fasilitas bagi para jamaah yang sedang menunaikan ibadah haji.

"Besaran pastinya belum. Kementerian Agama di pusat juga masih membahasnya dengan DPR RI," kata Kepala Kantor Agama Kaltim, Sofyan Noor.

Dalam hal ini, Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan kenaikan sebesar USD 43 atau sekitar Rp 622 ribu (kurs 1 dolar AS Rp 14.480) per jamaah. Nilai rupiah pun masih fluktuatif. Tahun ini, biaya haji dikenakan USD 2.638 atau Rp 35,2 juta. Tahun depan, diperkirakan biayanya akan mencapai Rp 37,7 juta.

Sofyan memahami kenaikan dikarenakan harga avtur di pasaran minyak dunia melonjak. Biaya perawatan atau peremajaan bus yang digunakan jamaah haji Indonesia untuk berpindah dari kota ke kota yang menjadi lokasi ibadah haji juga naik.

Selain itu, pemerintah berencana menyediakan air conditioner (AC) di tenda-tenda yang digunakan untuk wukuf di Arafah. "Ini baru usulan, tapi kan masih dibutuhkan lagi kajian hingga dapat nominal yang tepat. Belum lagi bila mengacu pada nilai dolar, semoga rupiah kembali menguat agar kenaikan biaya juga tidak terlalu tinggi," ucap Sofyan.

Dirinya juga menyebut, daftar tunggu haji di Kaltim saat ini mencapai 22-25 tahun. Jumlah calon jamaah yang telah mendaftar se-Kaltim mencapai 58.348 orang.

Sementara di Kota Minyak, Kepala Kemenag Balikpapan Hakimin menyebut jumlah calon jamaah haji telah mencapai 12.102 orang. Balikpapan merupakan salah satu kota terbanyak yang memiliki calon jamaah haji.

"Meski naik BPIH tidak akan berpengaruh pada jumlah pendaftar. Sebulan saja ada 50-200 orang mendaftarkan diri jadi calon jamaah haji. Tapi, memang sekarang mereka mesti antre cukup lama. 25 tahun baru bisa berangkat haji," tuturnya. (lil/rsh/k15)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Sepekan, Sudah Empat Tangkapan Narkoba

BALIKPAPAN – Memasuki pekan kedua 2019, kasus penyalahgunaan narkoba di…

Senin, 14 Januari 2019 07:35

Pelabuhan Somber Belum Masuk RIPN

BALIKPAPAN – Jalan bagi Pemkot Balikpapan untuk mengoperasikan kembali Pelabuhan…

Senin, 14 Januari 2019 07:32

Sepekan Hilang, Polisi Masih Cari Rika

BALIKPAPAN – Setelah menerima informasi seorang remaja 15 tahun bernama…

Minggu, 13 Januari 2019 06:53

Tahanan Perempuan Dipindah ke Kukar

BALIKPAPAN – Over kapasitas masih terjadi di Rutan Klas II…

Sabtu, 12 Januari 2019 07:05

Tak Direstui, Gadis Kabur Bersama Teman Perempuannya

BALIKPAPAN – Hadijah tak pernah menyangka. Anak gadisnya, Rika Kristina…

Jumat, 11 Januari 2019 10:00

Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan Ringan

BALIKPAPAN - Peredaran narkoba di Balikpapan masih merajalela. Polsek Balikpapan…

Senin, 07 Januari 2019 08:43

Gara-Gara Ini, Kunjungan ke KRB Meningkat

BALIKPAPAN - Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019 telah…

Senin, 07 Januari 2019 08:42

Tarik Minat Menikah di KUA

BALIKPAPAN - Tahun ini, Kementerian Agama Balikpapan melakukan beberapa renovasi…

Senin, 07 Januari 2019 08:39

Padam karena Gangguan Transmisi SUTT 150 kV

BALIKPAPAN - Sejumlah kota di Benua Etam harus mengalami pemadaman…

Senin, 07 Januari 2019 08:38

Awasi Restoran dengan Tapping Box

BALIKPAPAN – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengumpul pajak dan retribusi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*